Epidemiolog Peringatkan Bahaya Tahun Ketiga Pandemi karena Penurunan Testing COVID-19

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 07 Juni 2022 | 10:29 WIB
Epidemiolog Peringatkan Bahaya Tahun Ketiga Pandemi karena Penurunan Testing COVID-19
Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto makin dikenal publik. Tak tanggung-tanggung, vaksin tersebut diulas oleh jurnal Internasional. (pixabay/ilustrasi vaksin)

Suara.com - Epidemiolog peringatkan bahaya tahun ketiga pandemi COVID-19 karena penurunan testing COVID-19. Sebab kondisi melemahnya tes COVID-19 sebagai salah satu upaya melacak kasus penularan sangat berbahaya karena terjadi pada saat banyak orang nampak seperti tidak bergejala ataupun hanya bergejala ringan.

Hal itu dijelaskan Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman.

Menurutnya kemampuan tes dan pelacakan di seluruh dunia mengalami penurunan di tahun ketiga Pandemi COVID-19.

Padahal masih terdapat kemungkinan wabah dan varian lain berkembang.

“Masalah klasik di negara dunia saat memasuki tahun ketiga pandemi, itu semakin menurunnya kemampuan testing COVID-19. Entah itu karena fokusnya sudah berkurang, kemampuan testingnya sudah tidak sekuat dulu atau keinginannya mencari tahu kasus-kasus infeksi,” kata Dicky, Senin.

Selain itu selama masa gelombang varian Omicron yang angka reproduksinya hampir mendekati 10 beserta lahirnya varian lain seperti BA.4 dan BA.5.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan infeksi penularan di dalam masyarakat jauh lebih banyak dibandingkan dengan gelombang-gelombang COVID-19 sebelumnya.

Kini hanya sedikit negara yang masih kemampuan deteksi baik secara tes maupun pelacakan yang memadai.

Antara lain Amerika yang masih bisa menemukan sekitar 200 ribu kasus dan Australia di atas 2.000 kasus per harinya.

baca juga

“Kita lihat saat ini di kasus rawatan rumah sakit, keparahan, kematian dan karakter si virus dalam hal ini dilihat dari surveillance genomicnya, itu yang penting pada tahun ketiga. Sebetulnya bukan tidak penting, tapi fokus esensialnya bukan lagi ke tes positivity rate, kasus infeksi, karena itu akan tinggi dengan sub varian Omicron,” kata Dicky.

Dengan urgensi tersebut, Dicky menekankan kepada pemerintah untuk tidak lengah dan terus meningkatkan testing sembari memantau kondisi pandemi.

Pemerintah juga perlu gencar mengingatkan masyarakat bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum mencabut status pandemi secara global sehingga potensi terjadinya sikap abai pada setiap individu ataupun keparahan seperti long covid dapat ditekan.

Dirinya juga menyarankan agar setiap karakter dan strain dari sebuah virus terus dipantau.

Begitu pula dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang harus terus dijalankan untuk mencegah lahirnya varian baru yang semakin merugikan dan menurunkan efikasi anti bodi baik yang berasal dari vaksinasi ataupun infeksi.

Negara juga tidak boleh lengah hanya karena imunitas masyarakat dari vaksin dosis lengkap atau booster sudah mulai terbentuk dan memberikan sisi baik bagi fasilitas kesehatan.

Dicky meminta setiap pihak untuk menjadikan ini permasalahan yang serius dalam menghadapi COVID-19.

Tak lupa dirinya menekankan agar protokol kesehatan harus terus diterapkan dalam setiap kegiatan.

“Cara kita adalah dengan tidak menjadi abai. Tetap jaga masker, tetap ada pembatasan walaupun tidak seperti dulu, ini yang harus diingatkan termasuk akselerasi vaksinasi dua dosis dan booster,” ujar Dicky. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Cara Melindungi Area Bibir dan Garis Rambut dari Bahaya Sinar UV agar Tidak Menghitam?

Bagaimana Cara Melindungi Area Bibir dan Garis Rambut dari Bahaya Sinar UV agar Tidak Menghitam?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:05 WIB

IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Berisiko Picu Infeksi hingga Dehidrasi

IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Berisiko Picu Infeksi hingga Dehidrasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Kenapa Bisa Cegukan? Ini Penjelasan Medis dan Tanda Bahaya yang Wajib Diwaspadai

Kenapa Bisa Cegukan? Ini Penjelasan Medis dan Tanda Bahaya yang Wajib Diwaspadai

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Panci Rice Cooker Terkelupas, Apakah Berbahaya Bagi Kesehatan?

Panci Rice Cooker Terkelupas, Apakah Berbahaya Bagi Kesehatan?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Fatal Pakai Hotspot HP Sambil Dicas

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Fatal Pakai Hotspot HP Sambil Dicas

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

×