facebook

Fraksi PDIP Minta Formula E Jakarta Diaudit, Begini Respon Wagub DKI

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh
Fraksi PDIP Minta Formula E Jakarta Diaudit, Begini Respon Wagub DKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]

"Silahkan itu hak dari teman-teman di DPRD," ujar Riza.

Suara.com - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong audit penyelenggaraan Formula E Jakarta.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tak masalah dengan usulan DPRD tersebut. Bahkan Riza mempersilahkan jika dilakukan audit terkait Formula E Jakarta.

"Silahkan itu hak dari teman-teman di DPRD," ujar Riza di Balai Kota, Jakarta, Kamis (16/6/2022).

Menurutnya audit dilakukan tak cuma pada ajang Formula E, melainkan semua kegiatan yang melalui proses dan evaluasi. "Nggak cuma Formula E tapi semua kegiatan juga melalui proses dan evaluasi dan tugas BPK," katanya.

Baca Juga: Gunakan Banyak Uang, Fraksi PDIP Desak Pelaksanaan Formula E Jakarta Diaudit BPKP

Sebelumnya, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mendorong adanya audit penyelenggaraan Formula E Jakarta. Sebab, menurut Gilbert, besarnya anggaran yang digunakan untuk menggelar Formula E Jakarta juga harus dijawab dengan catatan tertulis yang valid.

"Besarnya anggaran yang keluar, dan sesumbar pihak yang mengatakan untung, dan kritik yang dialamatkan ke Gubernur dan jajarannya sepatutnya dijawab dengan data yang valid," kata Gilbert kepada wartawan, Kamis (16/6).

Gilbert kemudian menilai kalau anggaran Formula E sepatutnya diaudit khusus oleh auditor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan atau BPKP. Hal tersebut diinginkannya supaya penggunaan anggaran untuk Formula E Jakarta bisa secara transparan diketahui oleh publik.

"Data itu sangat tepat dan baik bila dilakukan audit oleh pihak ketiga, dengan auditor 5 star atau oleh BPKP dengan audit khusus. Kejujuran atau kebohongan gubernur dan jajarannya dalam hal ini akan nyata demikian juga kejujuran atau kebohongan para kritikus," jelasnya.

Bukan sekedar polesan atau kata-kata bila bersedia diaudit menyeluruh/khusus. Kita butuh pemimpin yang sesuai perbuatan dan kata-kata," sambung Gilbert.

Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Buruk, Wagub DKI Duga Penyebabnya karena Ini

Lebih lanjut, mantan Wakil Rektor Akademik UKI itu juga menilai kalau masalah anggaran yang luar biasa besar untuk perhelatan seakan ditutup-tutupi. Hal tersebut ia curigai karena perhelatan Formula E sudah selesai.

Komentar