Di Rakernas NasDem, Mahathir Mohamad Singgung Pemimpin Tak Berani Buat Keputusan Hanya Cari Jalan Pintas

Jum'at, 17 Juni 2022 | 18:39 WIB
Di Rakernas NasDem, Mahathir Mohamad Singgung Pemimpin Tak Berani Buat Keputusan Hanya Cari Jalan Pintas
Eks perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, di Rakernas Partai Nasdem mengatakan bahwa seorang pemimpin harus berani membuat keputusan dan tindakan. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Eks perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mengatakan bahwa seorang pemimpin harus berani membuat keputusan dan tindakan. Mahathir menceritakan bagaimana pengalamannya kala memimpin Malaysia.

Hal itu disampaikan Mahathir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NasDem di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Awalnya ia menyampaikan bahwa seorang pemimpin dalam membuat keputusan harus didasari kepentingan rakyat. Bukan justru hanya demi kepentingan kelompok tertentu.

Jika pemimpin hanya mementingkan segelintir kelompok saja, menurutnya pemimpin akan kehilangan dukungan dan malah berubah menjadi pendukung elitis.

"Karena itu ke pimpinan nasional memerlukan keberanian membuat keputusan dan tindakan. Walau Bagaimana pahit sekalipun jika dirinya dilakukan untuk kepentingan majority rakyat dan negara," kata Mahathir dihadapan kader NasDem.

Ia kemudian menceritakan bagaiamana dirinya kala menjadi PM Malaysia banyak membuat keputusan yang kurang populer tapi tetap dilakukan demi rakyat.

Menurutnya, ia membuat keputusan dengan menggunakan metode pengobatan layaknya seorang dokter.

"Pertamanya kita perlu diagnose ataupun mengkaji apakah penyakit yang menjangkiti ataupun diidap oleh rakyat dan negara. Setelah kita paham Apakah penyakitnya kita perlu mencari remedi ataupun obatnya, supaya penyakit itu dapat kita obati," ungkapnya.

Ia mengatakan, dalam mendiagnosis, kadang kala menemukan penyakit yang akut dan sudah lama diidap. Ia pun terpaksa melakukan keputusan yang pahit seperti melakukan amputasi bagian tubuh yang terdapat penyakit tersebut.

Baca Juga: Mahathir Mohamad Nilai Kepemimpinan Presiden Jokowi Sudah di Jalur yang Benar

"Begitulah juga kedudukan seseorang pemimpin yang memegang tampok kepemimpinan nasional," tuturnya.

Untuk itu, dari ceritanya, kata Mahathir, seorang pemimpin harus berani mengambil dan membuat keputusan. Menurutnya, banyak pemimpin tak berani ambil keputusan dan akhirnya justru negara menjadi hancur.

"Namun kita tahu terdapat ramai pemimpin yang tidak mempunyai keberanian yang hanya akan mencari jalan mudah yang populis dan hasilnya rakyat akan terlena buat seketika tanpa segan negara sedang rusak dan akhirnya akan binasa ketika itu rakyat lah yang akan membayar harga yang amat mahal," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI