Demokrat Dekati Gerindra dan NasDem Sambil "Pacaran" dengan PKB dan PKS

Stefanus Aranditio, Novian Ardiansyah

Senin, 20 Juni 2022 | 10:21 WIB
Demokrat Dekati Gerindra dan NasDem Sambil "Pacaran" dengan PKB dan PKS
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Partai Demokrat memperluas komunikasi dengan partai lain selain dengan Partai Kebangkitan Banga (PKB) dan Partai Keadilan Sejahter (PKS) dalam rangka penjajakan awal membangun koalisi.

Demokrat kini mencoba komunikasi dengan dua partai, yakni Gerindra dan NasDem serta partai yang sudah berkoalisi sekalipun, seperti Golkar, PAN dan PPP.

"Agenda kedua memperluasnya dengan partai-partai lain termasuk dengan Gerindra dan Nasdem misalnya. Bahkan terbuka buat KIB yang beberapa pimpinan partainya sudah menjalin komunikasi dan terbangun kesepahaman," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, Senin (20/6/2022).

Tetapi sebelum masuk lebih jauh dengan partai lain, Demokrat masih fokus untuk menuntaskan komunikasi dengan PKB dan PKS.

"Untuk itu, ikhtiar politik yang dilakukan sebagai agenda pertama adalah menuntaskan pertemuan 3 Sekjen yaitu PKS, Demokrat, PKB," kata Kamhar.

Demokrat, PKB dan PKS Masih Sebatas "Pacaran"

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid angkat bicara soal kabar PKB yang tengah menjalin komunikasi dengan Demokrat dan PKS untuk berkoalisi.

Menurut Jazilul saat ini antara PKB-PKS-Demokrat masih sebatas menjalin penjajakan, belum resmi membentuk koalisi.

"Ini kan baru komunikasi ya, pacaran," kata Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

baca juga

Karena itu PKB tidak mau terburu-buru mendeklarasikan pembentukan koalisi.

"Soal deklarasi, soal pengumuman itu kan soal teknis aja, nggak ada yang terburu-buru. Tentu kalau kita mau deklarasi nyari hari yang baik, nyari yang cuacanya terang, ya gak mendung-mendung begini," tutur Jazilul.

Sebelumnya Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra itu mengakui bahwa Partai Demokrat tengah membuka komunikasi dengan PKB dan PKS seiring dengan rencana membangun koalisi bersama.

Diakui Demokrat, mereka harus memiliki koalisi untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.

"Akhir-akhir ini, komunikasi dengan PKS dan PKB makin intens," kata Herzaky.

Herzaku mengatakan Demokrat memiliki kesamaan platform dengan PKB dan PKS. Kesamaan itu tampak dari visi dan cara pandang partai dalam memperjuangkan hak-hak dan program-program pro rakyat.

"Apalagi PD-PKS-PKB pernah sama-sama dalam pemerintahan pada periode 2004-2014," ujar Herzaky.

Sejauh ini Demokrat terus membangun komunikasi berlandaskan egalitarian atau kesetaraan.

"Tanpa saling mendominasi satu sama lain, membangun kepercayaan dan soliditas, serta menjunjung tinggi kedaulatan partai masing-masing," kata Herzaky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Surya Paloh Sebut Ada Partai Sombong, Politisi PDI P: Gak Usah Sindir, Pesan Keluarga Bobotoh yang Meninggal

Terpopuler: Surya Paloh Sebut Ada Partai Sombong, Politisi PDI P: Gak Usah Sindir, Pesan Keluarga Bobotoh yang Meninggal

Bekaci | Senin, 20 Juni 2022 | 09:41 WIB

Terpopuler: Viral TKW Habiskan Rp 450 Juta untuk Renovasi Rumah, Puan Komentari Nasdem Usung Ganjar

Terpopuler: Viral TKW Habiskan Rp 450 Juta untuk Renovasi Rumah, Puan Komentari Nasdem Usung Ganjar

Bogor | Senin, 20 Juni 2022 | 09:36 WIB

Respon NasDem Lihat Cak Imin dan Prabowo Subianto Salaman Jelang Pemilu 2024

Respon NasDem Lihat Cak Imin dan Prabowo Subianto Salaman Jelang Pemilu 2024

News | Senin, 20 Juni 2022 | 09:34 WIB

Usung Ganjar Pranowo Jadi Bacapres, Nasdem Buka Peluang Koalisi Dengan PDIP: Bukan Hal Yang Asing

Usung Ganjar Pranowo Jadi Bacapres, Nasdem Buka Peluang Koalisi Dengan PDIP: Bukan Hal Yang Asing

News | Senin, 20 Juni 2022 | 09:13 WIB

Pengurus Partai Gerindra Bakal Datangi KPK Hari Ini, Ada Apa?

Pengurus Partai Gerindra Bakal Datangi KPK Hari Ini, Ada Apa?

Bogor | Senin, 20 Juni 2022 | 08:36 WIB

Terkini

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

×