Kematiannya Tak Diketahui, Mayat Perempuan Dimakan 20 Kucing Peliharaannya, Polisi Investigasi Dibikin Merinding

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 20 Juni 2022 | 16:38 WIB
Kematiannya Tak Diketahui, Mayat Perempuan Dimakan 20 Kucing Peliharaannya, Polisi Investigasi Dibikin Merinding
Kucing di rumah perempuan yang meninggal (newyorkpost)

Suara.com - Seorang perempuan dimakan oleh 20 kucingnya setelah dia meninggal di rumahnya. Jenazahnya tidak ditemukan oleh polisi selama dua minggu.

Melansir dari New York Post, polisi sampai merasa ngeri ketika mereka menemukan sisa-sisa yang dimakan sebagian dari tubuh perempuan tersebut.

Perempuan tersebut adalah seorang peternak kucing jenis Maine Coon yang memelihara 20 kucing di rumahnya.

Polisi diberitahu oleh salah satu karyawan perempuan tersebut yang mengatakan dia tidak bisa menghubungi bosnya.

Di dalam rumahnya, polisi menemukan tubuhnya yang sudah dimakan sebagian dikelilingi oleh kucing-kucing lapar.

Kucing di rumah perempuan yang meninggal (newyorkpost)
Kucing di rumah perempuan yang meninggal (newyorkpost)

Polisi yakin perempuan tersebut telah meninggal selama dua minggu saat mereka menyelidiki jenazahnya yang membusuk.

Jenazah perempuan tersebut ditemukan di Bataysk, wilayah Rostov, Rusia.

“Kucing-kucing itu dibiarkan sendiri selama dua minggu, tidak ada makanan, jadi apa lagi yang harus dimakan?” kata seorang ahli penyelamat hewan yang merawat beberapa kucing yang masih hidup.

“Itu bisa dimengerti kan? Mereka makan apa yang ada,” tambahnya.

Beberapa kucing yang lebih sehat kini telah diadopsi ke pemilik baru hanya dengan £29 atau sekitar Rp 452 ribu per ekor.

Kucing Maine Coon terkenal karena ukurannya yang besar dan berasal dari negara bagian Maine di Amerika Serikat.

Ilustrasi kucing (Unsplash.com/Kari Shea)
Ilustrasi kucing (Unsplash.com/Kari Shea)

Kucing ini adalah ras kucing silsilah yang sangat populer yang saat ini menempati urutan ketiga dalam daftar popularitas kucing peliharaan.

Biasanya kucing ini dikenal karena sifatnya yang pasif.

Namun studi telah menemukan bahwa pemilik kucing yang mati di rumah berisiko dimakan hidup-hidup oleh peliharaan mereka yang lapar.

“Teori utamanya kucing adalah pemakan pilih-pilih,” kata ilmuwan Sara Garcia, seorang penulis studi baru tentang kasus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Geram! Lagi Dimakan, Nasi Bungkus Pemuda Ini Tiba-tiba Dilempari Tanah oleh Teman, Diduga Cuma Demi Konten

Bikin Geram! Lagi Dimakan, Nasi Bungkus Pemuda Ini Tiba-tiba Dilempari Tanah oleh Teman, Diduga Cuma Demi Konten

News | Senin, 20 Juni 2022 | 16:22 WIB

Menyayat Hati, Seorang Ibu Datang Gantikan Anak Wisuda karena Meninggal, Semua Siswa Tahan Tangis

Menyayat Hati, Seorang Ibu Datang Gantikan Anak Wisuda karena Meninggal, Semua Siswa Tahan Tangis

Hits | Senin, 20 Juni 2022 | 16:13 WIB

Momen Pengajian Terakhir Eril Putra Sulung Ridwan Kamil

Momen Pengajian Terakhir Eril Putra Sulung Ridwan Kamil

News | Senin, 20 Juni 2022 | 16:16 WIB

Terkini

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:34 WIB

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:10 WIB

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:45 WIB