facebook

Mahasiswi Tewas Setengah Telanjang Terima 15 Kali Suntik Silikon, Tarif Transpuan Lisa Rp2,5 Juta Tapi Tak Berizin

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Mahasiswi Tewas Setengah Telanjang Terima 15 Kali Suntik Silikon, Tarif Transpuan Lisa Rp2,5 Juta Tapi Tak Berizin
Mahasiswi Tewas Setengah Telanjang Terima 15 Kali Suntik Silikon, Tarif Transpuan Lisa Rp2,5 Juta Tapi Tak Berizin. (Suara.com/Arga)

"Kemudian Bela menerima upah dari upaya perantaraan dengan korban dengan tersangka tersebut," jelas dia.

Suara.com - Lisa (29) dan Bela (41) resmi berstatus tersangka terkait tewasnya seorang mahasiswi berinisial I (31) di sebuah kamar apartemen di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Dua transpuan itu terbukti melakukan tindak pidana lantaran praktik suntik silikon yang menyebabkan tewasnya korban.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto menyampaikan, jasa suntik silikon yang dikerjakan Lisa -- yang juga pemilik salon -- bertarif Rp. 2,5 juta. Dalam sekali praktik, korban I menerima sebanyak 15 suntikan silikon.

"Adapun dalam sekali proses suntikan ada 15 suntikan itu, itu sekali pengerjaan tarifnya Rp2,5 juta," kata Budhi di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).

Tidak hanya itu, tersangka Bela turut mendapat upah lantaran merekomendasikan jasa suntik silikon Lisa kepada korban I. Pasalnya, Bela juga merupakan pasien Lisa yang pernah menerima suntik silikon.

Baca Juga: Mahasiswi Tewas Usai Suntik Filler di Bokong, Pemilik Salon Kecantikan Jadi Tersangka

"Kemudian Bela menerima upah dari upaya perantaraan dengan korban dengan tersangka tersebut," jelas dia.

Kepada polisi, Bela mengakui jika I kerap bercerita menginginkan tubuh yang indah. Maka, Bela menyarankan I untuk melakukan suntik silikon yang dilakukan Lisa.

"Bahkan pengakuan tersangka Bela, korban ingin memiliki tubuh seperti saudara Bela sehingga direkomendasikan untuk disuntik silikon kepada terangka Lisa," papar Budhi.

Budhi mengatakan, praktik silikon yang dilakukan Lisa masuk dalam sebuah peristiwa pidana. Pasalnya, praktik ini ada unsur kelalaian yang membikin nyawa orang melayang.

"Di sini dapat kami buktikan bahwa Lisa tidak memiliki keahlian bahkan juga obat-obatan yang diedarkan oleh yang bersangkutan juga tidak memiliki izin edar bahkan juga mendapatkan obat-obatan tersebut dengan membeli melalui online," beber Budhi.

Baca Juga: Kasus Mahasiswi Tewas Setengah Telanjang di Apartemen Cipulir, Polisi: Transpuan L Sudah Lama Kenal Korban

Hasil autopsi yang dilakukan pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur menyatakan korban I mengalami hambatan jaringan pada bagian pantat. Dari hasil pemeriksaan, kematian korban disebabkan oleh suntikan silikon yang dilakukan Lisa.

Komentar