facebook

Sosok yang Bantu Kelancaran Petugas dan Jemaah Haji dalam Transportasi

Rifan Aditya | Rendy Adrikni Sadikin
Sosok yang Bantu Kelancaran Petugas dan Jemaah Haji dalam Transportasi
Nur Hasan, anggota MCH PPIH Arab Saudi dalam transportasi. (Photo credit: MCH 2022)

Mari berkenalan dengan sopir asal Indonesia yang bantu kelancaran petugas dan jemaah haji 2022 berikut ini.

Suara.com - Orang yang pegang kemudi mobil tidak hanya harus hafal jalan, terlebih jika tugasnya membantu petugas dan jemaah haji 2022. Sopir yang menjadi anggota Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga perlu tahu hal lainnya.

Kemampuan itu dimiliki oleh Nur Hasan, anggota PPIH Arab Saudi di bidang trasportasi. Mari berkenalan dengan sopir asal Indonesia yang bantu kelancaran petugas dan jemaah haji Indonesia 2022 berikut ini.

Pak San, panggilannya, sudah hafal dengan setiap jalan di Makkah, Madinah, dan Jeddah, serta beberapa kota lainnya. Bahkan gang-gang kecil sekalipun, ia tahu.

Tidak hanya itu, Pak San juga paham dimana restoran, wisata kuliner dan pusat perbelanjaan yang bisa dijadikan tempat sejenak melepas penat para petugas haji.

Baca Juga: 5 Rukun Haji yang Tidak Boleh Ditinggalkan Tanpa Alasan yang Syar'i

Pertemuan Pak San dengan rekan-rekan MCH cukup sering. Pasalnya beliau tidak hanya membantu kami mengantarkan ke tempat tugas, namun juga mengantarkan kami ke tempat-tempat peliputan lainnya.

Bagaimana bisa pria asal Madura ini tahu banyak tempat di Arab Saudi?

Perlu diketahui, Nur Hasan sudah puluhan tahun tinggal di Makkah. Ia dan keluarganya tinggal di Arab sudah sejak lama.

Kemampuannya mengetahui berbagai tempat strategis di Arab ini diperoleh tak lain karena profesinya sebagai sopir. Pak San biasanya bekerja menjadi sopir untuk sejumlah keluarga warga negara Arab.

Sehingga ia pun tahu berbagai adat istiadat di masyarakat Arab Saudi yang harus dipatuhi. Pak San tak segan mengajarkannya kepada rekan-rekannya yang baru pertama kali ke Makkah.

Baca Juga: 5 Cara Mencapai Haji Mabrur, Ketahui dan Ikuti Agar Ibadah Tidak Sia-Sia

Pak San pun tidak grogi ketika menghadapi petugas (askar) saat kami harus melewati pos jaga. Kemampuan komunikasinya dengan otoritas setempat layak diajungi jempol.

Komentar