Belasan WNI Meninggal di Tahanan Malaysia, Begini Respon Kemlu RI

Erick Tanjung

Selasa, 28 Juni 2022 | 17:33 WIB
Belasan WNI Meninggal di Tahanan Malaysia, Begini Respon Kemlu RI
Ilustrasi mayat. [Antara]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri RI telah mempelajari laporan dari Koalisi Buruh Migran Berdaulat atau KBMB mengenai belasan warga negara Indonesia/WNI yang meninggal dunia di rumah tahanan Malaysia.

Menilai serius laporan berjudul “Seperti di Neraka: Kondisi di Pusat Tahanan Imigrasi di Sabah, Malaysia", Kemlu segera menghubungi KBMB untuk memperoleh data rinci WNI atau pekerja migran Indonesia yang dinyatakan meninggal serta data para deportan yang mengalami penganiayaan selama berada di Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Sabah.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha dalam keterangan tertulisnya, Selasa, menjelaskan bahwa seluruh data tersebut akan ditelusuri dan dimintakan penjelasan dari otoritas di Malaysia.

“Perwakilan RI di Sabah yaitu KJRI Kota Kinabalu dan KRI Tawau akan bertemu Pengarah Jabatan Imigresen Negeri Sabah pada hari ini. Pertemuan dimaksudkan untuk meminta keterangan dan kejelasan atas temuan KBMB, sebagai upaya Pemerintah Indonesia dalam melindungi WNI atau pekerja migran Indonesia di wilayah Sabah," ujar Judha.

Ia mengatakan Pemerintah Indonesia juga akan mengambil langkah lanjutan secara bilateral jika data tersebut terkonfirmasi.

Sebelumnya, KBMB melaporkan 18 WNI meninggal dunia di Depot Tahanan Imigrasi Tawau, Sabah, Malaysia sejak Januari 2021 hingga Maret 2022.

Laporan KBMB mengungkap para WNI itu meninggal dunia antara lain karena diduga mengalami penganiayaan. Sejumlah deportan WNI juga diduga menerima bentuk hukuman yang tidak manusiawi serta penyiksaan.

Menanggapi laporan tersebut, Koordinator Fungsi Konsuler KJRI Kota Kinabalu Yusuf Suryanegara mengatakan pihak KJRI selalu memantau keadaan WNI di tiga Rumah Tahanan Imigrasi (Depot Imigresen) yang berada di wilayah kerjanya, yaitu di Kota Kinabalu, Papar, dan Sandakan.

"KJRI Kota Kinabalu mengupayakan pemulangan WNI segera setelah proses hukum dan masa hukuman selesai," ujar Yusuf.

baca juga

Saat ini, ia mengatakan tercatat sekitar 230 WNI yang berada di tiga Depot Imigresen yang keberadaannya akan terus dalam pantauan KJRI dan akan difasilitasi proses pemulangannya, termasuk pelaksanaan verifikasi dan pemberian dokumen perjalanan.

KJRI Kota Kinabalu juga melakukan pendampingan pada setiap pemulangan yang dilakukan melalui Pelabuhan Tawau, Sabah.

Berdasarkan data KJRI Kota Kinabalu, selama 2022 tercatat satu orang WNI meninggal di Depot Imigresen Papar. Sementara pada 2021 tercatat enam orang meninggal di Depot Imigresen Sandakan, satu orang meninggal di Depot Imigresen Papar, dan satu orang meninggal di Depot Imigresen Kota Kinabalu.

Penyebab kematian tercatat dikarenakan sakit dan terpapar Covid-19. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Laporan Belasan WNI Meninggal di Tahanan Malaysia, Ini Kata Kemlu RI

Ada Laporan Belasan WNI Meninggal di Tahanan Malaysia, Ini Kata Kemlu RI

News | Selasa, 28 Juni 2022 | 17:17 WIB

Kemenlu RI Pastikan Tak Ada WNI Yang Jadi Korban Gempa di Afghanistan

Kemenlu RI Pastikan Tak Ada WNI Yang Jadi Korban Gempa di Afghanistan

News | Rabu, 22 Juni 2022 | 22:30 WIB

Kemlu Ungkap Ada Kemajuan Pencarian Eril Tapi Tunggu Informasi Resmi Kepolisian Bern

Kemlu Ungkap Ada Kemajuan Pencarian Eril Tapi Tunggu Informasi Resmi Kepolisian Bern

Sumsel | Kamis, 09 Juni 2022 | 18:46 WIB

Terkini

Nasabah BRI Belanja Puas di SOGO Hingga Akhir Tahun Karena Ada Diskon Ini

Nasabah BRI Belanja Puas di SOGO Hingga Akhir Tahun Karena Ada Diskon Ini

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:19 WIB

PELOPOR BRI 2026 Jadi Wadah Penguatan Integritas dan Antikorupsi

PELOPOR BRI 2026 Jadi Wadah Penguatan Integritas dan Antikorupsi

Bogor | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Sindikat Copet Emak-emak Penggasak Duit Nasabah di Pasar Bukit Kemuning Dibekuk di Balam

Sindikat Copet Emak-emak Penggasak Duit Nasabah di Pasar Bukit Kemuning Dibekuk di Balam

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:18 WIB

8 Tahun Menanti, Gloria Jessica Akhirnya Rilis Album Perdana Bertajuk Blue

8 Tahun Menanti, Gloria Jessica Akhirnya Rilis Album Perdana Bertajuk Blue

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kritik Pernyataan Denny Indrayana Soal Pendidikan Gibran, Grace Natalie: Jangan Bodohi Publik!

Kritik Pernyataan Denny Indrayana Soal Pendidikan Gibran, Grace Natalie: Jangan Bodohi Publik!

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:17 WIB

9 Sunscreen untuk Usia 50 Tahun ke Atas yang Bisa Mencerahkan Wajah

9 Sunscreen untuk Usia 50 Tahun ke Atas yang Bisa Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:15 WIB

BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja

BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja

Bekaci | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat

Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bersama KPK, BRI Perkuat Barisan Penyuluh Antikorupsi

Bersama KPK, BRI Perkuat Barisan Penyuluh Antikorupsi

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×