facebook

Bulan Sabit Merah Indonesia Sebut FIFA Standar Ganda, Minta Pemerintah Tolak Israel Berlaga di Piala Dunia U-20

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Bulan Sabit Merah Indonesia Sebut FIFA Standar Ganda, Minta Pemerintah Tolak Israel Berlaga di Piala Dunia U-20
Sejumlah lembaga kemanusiaan yang fokus terhadap konflik di Palestina menolak keras kedatangan Timnas Israel U-20 di Indonesia. (Suara.com/Yaumal)

Bulan Sabit Merah menyatakan FIFA membuat standar ganda dengan membolehkan Israel boleh mengikuti ajang sepakbola internasional.

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut FIFA meminta Indonesia untuk mengizinkan semua negara yang lolos ke ke Piala Dunia U-20 untuk dapat bertanding, sebab olahraga dinilai tidak memiliki keterkaitan dengan politik.

Pernyataan tersebut dilontarkan Menpora, ketika Tim Nasional (Timnas) Israel berpeluang lolos ke Piala Dunia U-20 yang digelar di Indonesia pada 2023 mendatang. Kekinian, Timnas Israel berhak bertanding pada Piala Dunia U-20 di Indonesia setelah berhasil pada Euro U-19 2022.

Menanggapi pernyataan hal itu, lembaga kemanusiaan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) menilai terdapat standar ganda yang dilakukan federasi sepakbola dunia itu. Mereka menyinggung sikap FIFA terhadap Timnas Rusia, ketika negara tersebut menginvasi serangan militer ke Ukraina.

Pada saat itu, FIFA dan UEFA secara bersamaan memutuskan semua tim Rusia, baik timnas sepakbola maupun klub, ditangguhkan keikutsertaan dalam kompetisi-kompetisi FIFA dan UEFA sampai pemberitahuan lebih lanjut. Atas dasar tersebut, Ketua Bidang Hukum BSMI Bayu Erlangga meminta FIFA untuk adil.

Baca Juga: Soal Gelombang Penolakan Israel di Piala Dunia U-20 2023, Begini Sikap PSSI

"Saat terjadi konflik Rusia-Ukraina, FIFA dan UEFA langsung memberikan sanksi kepada salah satu negara yang terlibat konflik. Sementara FIFA menutup mata terhadap penjajahan yang dilakukan Israel terhdap Palestina," kata Bayu kepada wartawan di Senen, Jakarta Pusar, Rabu (29/6/2022).

Mereka pun mendesak FIFA melakukan hal sama ke Israel seperti yang diperbuat ke Rusia.

"Memberikan sanksi dan menangguhkan keikutsertaan Israel di berbagai ajang kompetisi dunia sebagaimana FIFA dengan cepat memberikan sanski kepada Rusia," tegas Bayu.

Kepada pemerintah, BSMI meminta agar menunjukkan sikap tegas, menolak kedatangan Timnas Israel ke Tanah Air, sesuai dengan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, menghapuskan penjajahan di atas dunia.

"Hendaknya konsistensi Indonesia tetap mendukung negara yang masih dijajah yakni Palestina dan menolak segala kerja sama dengan negara agresor zionis Israel," kata Bayu.

Baca Juga: NGO Pro-Palestina Kritisi Menpora Soal Jaminan Timnas Israel Bisa Bertanding di Piala Dunia U-20

Sebelumnya Menpora Zainudin Amali menegaskan sudah ada jaminan bagi Israel untuk bisa tampil di Piala Dunia U-20 di Indonesia. Kepastian ini disampaikan sebelum Israel lolos.

Komentar