facebook

Keutamaan Puasa Tarwiyah, Salah Satunya Menghapus Dosa Setahun

Rifan Aditya
Keutamaan Puasa Tarwiyah, Salah Satunya Menghapus Dosa Setahun
keutamaan puasa Tarwiyah - Ilustrasi puasa. (Pixabay/ambroo)

Apa saja dasar keutamaan puasa tarwiyah?

Suara.com - Dalam 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, ada dua waktu yang diistimewakan, yaitu hari ke-8 yang disebut Tarwiyah dan hari ke-9 yang disebut dengan Arafah. Simak dasar keutamaan puasa Tarwiyah berikut ini.

Merangkum Nu Online, ada hadis yang  menjadi rujukan, mengapa puasa di kedua hari itu menjadi sangat istimewa, utamanya puasa Tarwiyah. Berikut penjelasan tentang keutamaan puasa Tarwiyah.

"Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun." (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar).

Sebagian ahli hadis berpendapat, riwayat di atas tak cukup kuat untuk dijadikan patokan atau hujjah syariyah. Meski begitu, masih ada dalil umum dari sejumlah hadis yang isinya ajakan umat Islam untuk beramal shalih pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Baca Juga: Sejarah Hari Tarwiyah dan Arafah, Momen Penting Ibadah Haji dan Keutamaannya Bagi Umat Islam

"Rasulullah SAW bersabda: Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk diisi dengan ibadah sebagaimana (kesukaan-Nya pada) sepuluh hari ini." (HR At-Tirmidzi).

Hadis lain yang memperkuat anjuran amal shalih pada 10 hari pertama Dzulhijjah adalah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. 

"Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadits marfu': Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih disukai Allah pada hari itu dari pada hari-hari ini, maksudnya sepuluh hari Dzulhijjah. Kemudian para sahabat bertanya: Bukan pula jihad, ya Rasulullah? Rasul menjawab: Tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tanpa membawa apa-apa lagi. (HR Bukhari)."

Dari berbagai keterangan ini, ulama dari Mazhab Syafi’i menganjurkan umat Islam untuk mengisi 10 hari pertama Dzulhijjah dengan amal shalih, termasuk puasa sunah Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah.

Sesuai keterangan Syekh M Nawawi Banten: (Kedelapan) puasa delapan hari sebelum hari Arafah (dianjurkan) bagi mereka yang sedang melaksanakan ibadah haji maupun mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji. (Syekh M Nawawi Banten, kitab Nihayatuz Zain, [Bandung, Al-Maarif: tanpa tahun], halaman: 197).

Baca Juga: Apa Saja Amalan 10 Hari Pertama Dzulhijjah? Ini Daftarnya

Itulah dasar-dasar keutamaan puasa tarwiyah yang dirangkum dari NU Online. Apakah kalian siap memperbanyak ibadah dengan puasa tarwiyah dan arafah di bulan Dzulhijjah ini? Semoga informasinya bermanfaat bagi kalian ya dan selamat menjalani ibadah puasa.

Komentar