Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

Erick Tanjung, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:12 WIB
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Ilustrasi-- Bangunan yang ambruk akibat gempa bumi. [Antara/Budi Candra Setya/bar]
baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 4,2 guncang Pacitan dan terasa kuat hingga wilayah Yogyakarta.
  • Sebanyak tujuh warga Bantul terluka serta empat bangunan mengalami kerusakan fisik.
  • BMKG mencatat 19 kali gempa susulan pascainsiden utama hingga Jumat pagi.

Suara.com - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB. Guncangan gempa tersebut dilaporkan terasa cukup kuat hingga ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa terletak di laut pada koordinat 8,99° Lintang Selatan dan 111,18° Bujur Timur. Lokasi tersebut berjarak sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan parameter terbaru, gempa ini memiliki magnitudo 4,2 dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Dampak gempa mulai terdata di wilayah Bantul, DIY. Berdasarkan Laporan Situasi (SITREP) dari Pusdalops PB BPBD Bantul hingga pukul 03.45 WIB, tercatat empat titik lokasi mengalami dampak kerusakan. Kerusakan fisik bangunan meliputi tiga unit rumah dan satu tempat ibadah yang tersebar di Kapanewon Imogiri, Jetis, Pundong, dan Kasihan.

Selain kerusakan materiil, gempa ini juga mengakibatkan jatuhnya korban luka.

"Terdapat tujuh orang korban luka," tulis laporan tersebut sebagaimana dikutip pada Jumat (6/2/2026).

Ketujuh korban yang mengalami luka-luka telah mendapatkan penanganan medis. Rinciannya, tiga orang dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Bantul, tiga orang di RSUD Panembahan Senopati, dan satu orang lainnya dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

Koordinator Tim Observasi Stasiun Geofisika BMKG DIY, Budiarta, menambahkan bahwa aktivitas seismik terus terpantau pascagempa utama. Hingga pagi hari pukul 06.58 WIB, instrumen BMKG telah merekam sebanyak 19 kali gempa susulan.

"Tercatat 19 kali gempa susulan dengan rentang magnitudo antara 1,9 hingga 4,0," ujar Budiarta.

Hingga saat ini, petugas di lapangan masih terus melakukan pendataan terkait dampak gempa secara menyeluruh. Seluruh data kerusakan dan jumlah korban yang tercatat saat ini masih bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?

11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:48 WIB

Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara

Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara

Tekno | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:12 WIB

Persis Solo Siap Tempur Lawan PSIM Yogyakarta, Milomir Seslija Optimis Keluar dari Zona Merah

Persis Solo Siap Tempur Lawan PSIM Yogyakarta, Milomir Seslija Optimis Keluar dari Zona Merah

Bola | Jum'at, 06 Februari 2026 | 06:21 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×