Wilayah-Wilayah yang Ditinggali Ras Melanesia, Bukan Cuma Indonesia

Farah Nabilla

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:31 WIB
Wilayah-Wilayah yang Ditinggali Ras Melanesia, Bukan Cuma Indonesia
Potret Ras Melanesia [Pinterest]

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keberagaman suku, ras, dan agama. Salah satunya adalah ras Melanesia yang menempati bagian timur Indonesia. Lantas mana saja wilayah yang ditinggali ras Melanesia?

Ras Melanesia di Indonesia tinggal di wilayah bagian timur, terbentang dari daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) sampai Papua bagian perbatasan dengan Papua Nugini.

Tidak hanya di Indonesia, ras Melanesia juga tinggal di sekitar wilayah di dekat Papua, khususnya di negara-negara Pasifik.

Sebutan Melanesia sebenarnya merupakan penyebutan untuk sub wilayah dari Oseania di barat daya Samudra Pasifik. Melanesia membentang dari pulau New Guinea di barat hingga Tonga di timur, dan mencakup Laut Arafura. 

Wilayah-wilayah tersebut ditempati oleh orang-orang yang tergolong ras Melanesia mencakup ke dalam enam negara. Diantaranya, Fiji, Vanuatu, Kepulauan Solomon, Papua Nugini, Kaledonia Baru, Indonesia, dan juga Timor Leste.

Di wilayah Indonesia sendiri yang termasuk ke dalam golongan ras Melanesia adalah NTT, Kepulauan Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Melanesia terletak di Samudra Pasifik Selatan. Terdiri dari 2.000 pulau yang terbentang dari Laut Arafura di perairan Indonesia hingga sisi timur Samudra Pasifik bagian barat, dan dari pulau New Guinea di utara hingga Kaledonia Baru dan perairan sekitarnya di selatan.

Diketahui, sekitar 12 juta orang menyebut Melanesia sebagai rumah. Padahal, wilayah tersebut telah dihuni manusia selama puluhan ribu tahun.

Dalam pembagian politik, wilayah tersebut dibagi antara enam negara merdeka dan satu ketergantungan kolonial, yaitu:

baca juga
  • Fiji
  • Kaledonia Baru 
  • Papua Nugini
  • Papua Barat dan Kepulauan Maluku (Bagian dari Indonesia)
  • Pulau Solomon
  • Kepulauan Selat Torres (Bagian dari Australia)
  • Vanuatu

Suara.com - Istilah Melanesia pertama kali diungkapkan oleh navigator asal Perancis bernama Jules Dumont d’Urville pada tahun 1932. Istilah tersebut terbuat dari bahasa Yunani, yaitu Melas (hitam) dan nesoi (kepulauan), secara etimologis berarti “kepulauan yang ditinggali orang berkulit hitam”.

Setiap wilayah yang termasuk ke dalam wilayah Melanesia, memiliki persamaan yang tidak terhindarkan. Tidak hanya dari bentuk wajah atau warna kulit, tetapi juga dalam hal lainnya. Hal lain yang menjadi kebanggaan bagi wilayah yang termasuk ke dalam Melanesia adalah kekayaan akan bahasa. 

Contohnya seperti Papua Nugini yang memiliki jumlah bahasa daerah paling banyak di dunia dengan hampir 850 bahasa daerah. Papua di wilayah Indonesia juga serupa dengan memiliki sebanyak 326 bahasa daerah.

Itulah deretan wilayah yang ditinggali ras Melanesia sebelum akhirnya banyak yang merantau di berbagai penjuru Indonesia dan dunia.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Melanesia dan Perkembangan Rasnya di Indonesia

Arti Melanesia dan Perkembangan Rasnya di Indonesia

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 17:04 WIB

Apa Itu Ras Melanesia? Mengenal Lebih Jauh Budaya Melanesia

Apa Itu Ras Melanesia? Mengenal Lebih Jauh Budaya Melanesia

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 15:34 WIB

Asal Usul Masyarakat Indonesia dari Ras Melanesia, Hingga Berubah Jadi NKRI

Asal Usul Masyarakat Indonesia dari Ras Melanesia, Hingga Berubah Jadi NKRI

Lifestyle | Selasa, 05 Juli 2022 | 13:00 WIB

Indonesia Dan Negara Anggota MSG Dinilai Punya Ancaman Kejahatan Lintas Batas

Indonesia Dan Negara Anggota MSG Dinilai Punya Ancaman Kejahatan Lintas Batas

Bali | Kamis, 09 Juni 2022 | 14:15 WIB

Akan Datangi Markas Brimob Polda Bali, Delegasi MSG Ingin Lihat Kesiapan Hadapi Ancaman Dalam Negeri

Akan Datangi Markas Brimob Polda Bali, Delegasi MSG Ingin Lihat Kesiapan Hadapi Ancaman Dalam Negeri

Bali | Rabu, 08 Juni 2022 | 10:07 WIB

Studi: Orang Melanesia Miliki Gen Manusia Purba Misterius

Studi: Orang Melanesia Miliki Gen Manusia Purba Misterius

Tekno | Jum'at, 04 November 2016 | 07:17 WIB

Indonesia Endus Gerakan Separatis di Pertemuan Rumpun Melanesia

Indonesia Endus Gerakan Separatis di Pertemuan Rumpun Melanesia

News | Sabtu, 02 Juli 2016 | 05:59 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×