Arti Melanesia dan Perkembangan Rasnya di Indonesia

Farah Nabilla Suara.Com
Selasa, 05 Juli 2022 | 17:04 WIB
Arti Melanesia dan Perkembangan Rasnya di Indonesia
Anak-anak ras Melanesia di Papua Nugini (Shutterstock).

Istilah Melanesia belakangan ramai diperbincangkan setelah meledaknya kasus di kawasan Babarsari, Sleman, DIY. Lantas apa itu arti Melanesia dan perkembangannya di Indonesia?

Masyarakat Indonesia sudah terkenal dengan berbagai macam keberagaman. Tidak hanya beragam daerah, suku bangsa, agama, budaya, tetapi juga adat istiadat. Perbedaan tersebut merupakan keberagaman Indonesia yang bisa dirangkai dalam bingkai semboyan Pancasila. Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu.

Sebagai negara kepulauan, adanya faktor hadirnya negara lain yang datang ke wilayah Nusantara di zaman dahulu, maka terjadilah perbedaan ras yang sampai saat ini diwariskan.

Pengelompokan ras sendiri bermacam-macam, setiap ras dibedakan dengan ciri-ciri fisik seperti misalnya warna kulit, warna dan bentuk rambut, bentuk muka, ukuran badan, bentuk badan, bentuk dan warna mata, dan ciri fisik lainnya.

Salah satu macam ras yang berada di Indonesia adalah Ras Melanesia. Ras Melanesia ini merupakan ras yang mendominasi Papua dan Papua Nugini.

Arti Melanesia

Arti Melanesia sendiri merupakan gugus kepulauan, bangsa, dan bahasa di bagian barat daya Lautan Teduh, di sebelah timur laut Australia.

Ras ini tersebar dari barat laut ke tenggara, pulau-pulau membentuk busur yang dimulai dengan New Guinea. New Guinea bagian barat tersebut disebut dengan Papua dan merupakan bagian dari Indonesia, dan bagian timur yang terdiri dari negara merdeka Papua Nugini.

Melanesia sendiri berasal dari bahasa Yunani, melas yang artinya hitam, dan nesoi yang artinya pulau karena kulit penduduknya  yang gelap.

Baca Juga: Apa Itu Ras Melanesia? Mengenal Lebih Jauh Budaya Melanesia

Pada awal abad ke-21, populasi Melanesia sekitar 10 juta. Meskipun diketahui zaman prasejarah sebagian besar pulau Melanesia belum sepenuhnya didokumentasikan, bukti menunjukkan fragmentasi budaya, bahasa, dan politik yang berlaku pada saat kedatangan Eropa.

Saat Eropa datang ke wilayah Melanesia, mereka sudah memiliki setelah lusin bahasa, dialek, dan budaya yang ditemui di satu pulau.

Sebagai informasi, perkembangan ras Melanesia mulai dari bahasa dan budaya telah terjadi selama 2.000 tahun sebelumnya. Penyebab dari transformasi ini, mungkin termasuk peperangan antarnegara dan penyebaran penyakit (khususnya malaria) yang masih belum jelas.

Mulanya, kawasan ras Melanesia merupakan tempat pertemuan dua tradisi budaya dan populasi, yaitu Papua dan Austronesia. Keturunan modern dari populasi awal ini berbicara bahasa yang dimiliki oleh sejumlah keluarga berbeda yang bersama-sama dikategorikan sebagai bahasa Papua.

Demikian penjelasan soal arti Melanesia yang semakin memperkaya keberagaman di Indonesia.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI