Tak Terima Ditegur karena Mencuri Bambu, Pemuda di Sumba Barat Daya Bacok Anak Pemilik Tanaman hingga Tewas

Chandra Iswinarno

Rabu, 06 Juli 2022 | 16:55 WIB
Tak Terima Ditegur karena Mencuri Bambu, Pemuda di Sumba Barat Daya Bacok Anak Pemilik Tanaman hingga Tewas
Ilustrasi mayat. [Antara]

Suara.com - Peristiwa pembunuhan sadis gemparkan Warga Kampung Gallu Dawa Desa Nanggamutu, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pemuda setempat, Adereas Ra Mone (17) tewas dengan kondisi mengenaskan akibat dibacok di bagian leher. Peristiwa tersebut bermula dari tanaman bambu milik keluarga korban yang dicuri.

Pembacokan juga dialami kedua orang tua Andereas, Dengi Karadu (72) dan Winyo Pati (58) hingga mengalami luka serius. Aksi sadis tersebut diketahui dilakukan Agustinus Rendi Kaka alias Rendi Baleha (32).

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya Iptu Yohanes R Bala pun membenarkan adanya peristiwa sadis tersebut saat dikonfirmasi Digtara.com-jaringan Suara.com pada Rabu (6/7/2022).

Dalam keterangannya, ia mengemukakan, kejadian tersebut bermula saat pelaku memotong bambu milik Dengi Karadu.

Lantaran itu, Dengi kemudian mendatangi pelaku untuk menegur dan menanyakan alasan pelaku memotong bambu. Namun, pelaku kemudian menjawab, jika Dengi Karadu tidak memiliki hak untuk menegur pelaku.

Tak lama, Dengi Karadu kemudian berangkat ke Dusun Handabata, Desa Nanggamutu, Kabupaten Sumba Barat Daya untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya. Namun saat Dengi ke kampung kerabat yang lain, ternyata korban Andereas Ra Mone datang ke kebun dan bertemu pelaku.

Diduga saat itu, Andereas Ra Mone dan pelaku bertengkar. Andereas diduga tidak terima atas sikap pelaku terhadap ayahnya, Dengi Karadu.

Ketika Dengi Karadu dan kerabat yang lain kembali dari Dusun Handabata, Dengi Karadu melihat korban Andereas Ra Mone sudah terkapar bersimbah darah dan meninggal dunia.

Usai melakukan pembacokan terhadap korban hingga meninggal dunia, Rendi Baleha langsung mengejar dan membacok Dengi Karadu dan isterinya Winyo Pati hingga mengalami luka serius.

Pelaku penganiayaan hingga korbannya tewas di Sumba Barat Daya ditangkap petugas. [Digtara.com/Ist]
Pelaku penganiayaan hingga korbannya tewas di Sumba Barat Daya ditangkap petugas. [Digtara.com/Ist]

Dengi Karadu dan Winyo Pati meminta pertolongan warga dan dilarikan ke Puskesmas Kori Kabupaten Sumba Barat Daya untuk mendapatkan perawatan medis.

baca juga

Korban Dengi Karadu mengalami luka di bagian siku dan jari tangan kiri, sementara korban Winyo Pati mengalami luka di bagian lengan tangan kanan.

“Atas kejadian tersebut kerabat korban melaporkan kejadian tersebut ke piket Polsek Kodi Utara, Polres Sumba Barat Daya,” ujar Yohanes.

Kemudian tim gabungan dari Anggota Satreskrim dan Sat Intelkam Polres Sumba Barat Daya yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya Iptu Yohanes R Bala melakukan penyelidikan dan penyidikan. Mulanya pelaku kabur dan dinyatakan DPO.

Akhirnya, polisi membekuk pelaku di Kampung Loro, Desa Kori, Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Pelaku sudah kita amankan dan kita tahan sambil diproses lebih lanjut,” ujarnya.

Kini, pelaku ditahan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan dijerat Pasal 338 KUHP.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemulung Tergeletak Bersimbah Darah di Trotoar Jalan Gatot Subroto, Diduga Dihantam Rekan Seprofesi

Pemulung Tergeletak Bersimbah Darah di Trotoar Jalan Gatot Subroto, Diduga Dihantam Rekan Seprofesi

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 15:13 WIB

Dalami Motif Dugaan Pembunuhan Pria di Krendang Tambora, Polisi Periksa 10 Saksi

Dalami Motif Dugaan Pembunuhan Pria di Krendang Tambora, Polisi Periksa 10 Saksi

Jakarta | Rabu, 06 Juli 2022 | 14:54 WIB

Terungkap, Ini Identitas Pria Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah di Tambora

Terungkap, Ini Identitas Pria Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah di Tambora

Jakarta | Rabu, 06 Juli 2022 | 14:47 WIB

Terkini

Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar

Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:22 WIB

Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis

Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:21 WIB

Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina

Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:21 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Menarik Kekayaan Besok 22 Juli 2026, Pintu Rezeki Terbuka

3 Zodiak yang Diprediksi Menarik Kekayaan Besok 22 Juli 2026, Pintu Rezeki Terbuka

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:19 WIB

Pindar Samir Tumbuh 84% di Semester Pertama 2026

Pindar Samir Tumbuh 84% di Semester Pertama 2026

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:18 WIB

Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM

Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:17 WIB

Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara

Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:15 WIB

BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif

BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:14 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia

Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:12 WIB

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:08 WIB

×