Wabah PMK Terdeteksi di Bali, Peternak Australia Dapat Kompensasi Bila Sapinya Terjangkit

Siswanto, ABC

Kamis, 07 Juli 2022 | 01:00 WIB
Wabah PMK Terdeteksi di Bali, Peternak Australia Dapat Kompensasi Bila Sapinya Terjangkit
Pencanangan vaksinasi PMK (Dokumentasi: Pemkab Kulon Progo).

Suara.com - Kepala Petugas Dokter HewanAustralia, Dr Mark Schipp, mengatakan para peternak negara itu akan diberikan kompensasi jika hewan mereka terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) setelah wabah ini menyebar ke Bali pekan lalu.

Bali merupakan destinasi populer bagi wisatawan Australia, sehingga muncul kekhawatiran PMK nantinya akan menyebar ke Australia.

"Menghadapi kondisi seperti ini kami telah mempersiapkan diri dan berlatih selama lebih dari 30 tahun. Termasukadanyakompensasi bagi produsen ternak yang mengalami kerugian akibat penyakit ini," kata Mark Schipp kepada ABC.

"Terutama jika para peternak melaporkan lebih dini tentang gejala penyakit ini dan memiliki sistem penanganan biosekuriti yang baik," tambahnya.

Pejabat Tertinggi Bidang Kedokteran Hewan ini menyampaikan komentar dalam ABC Radio Canberra Selasa (06/07) malam setelah ditanya apakah produsen ternak harus mengambil asuransi dalam menghadapi PMK.

Dr Schipp mengatakan peternak dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang kriteria untuk mendapatkan kompensasi dengan menghubungi badan industri peternakan setempat.

"Masing-masing badan industri peternakan itu adalah anggota Animal Health Australia yang merupakan pelaksana akta tentang kompensasi itu,"jelasnya.

Ternak yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku dapat diidentifikasi mengalami pelepuhan di sekitar hidung, mulut, dan kukunya.

Bila penyakit PMK terdeteksi di Australia,ekspor ternak akan terhenti dan pihak berwenang Australia akan dihadapkan pada upaya memvaksinasi atau memusnahkan ternak tersebut.

baca juga

Dr Schipp mengatakan wabah ini dapat merugikan industri peternakan sebesar A$80 miliar (sekitar Rp800 triliun) selama beberapa tahun.

"Itu mencakup biaya penanganan,biaya kerugian, serta biaya untuk membangun kembali perdagangan ekspor," katanya.

Australia saat ini belum memvaksinasi hewan ternak terhadap PMK karena di bawah aturan perdagangan yang ada, ternak yang divaksinasi akan dianggap sebagai hewan yang memiliki penyakit. Artinya, hewan tersebut tidak dapatdiekspor.

Ketua Federasi Peternak dan Petani Australia Barat Geoff Pearson secara terpisah meminta pemerintah federal untuk mengubah aturan ini.

"Ada negara-negara yang menerima perdagangan ternak dengan penyakit ini, misalnya Indonesia, Malaysia dan India," kata Geoff Pearson.

"Merekamelakukan perdagangan ternak keluar masuk dari negara mereka dengan penyakit itu, sedangkan protokol kesehatan ternak kita tidak mengizinkan untuk melakukan hal itu," katanya.

Dr Schipp mengatakan terbuka kemungkinan Australia akan mengubah aturannya tentang vaksinasi ternak tapi hal itu membutuhkan waktu lama.

"Kami sedang mencari vaksin alternatif di luar vaksin yang tersedia saat ini," katanya.

"Lebih baik memiliki vaksin yang aman dan dapat dibedakan dengan jelas dari infeksi penyakit apa pun," jelasnya.

Dia mengatakan perlu perubahan mendasar dalam pola pikir perdagangan internasional karena ada kecurigaan tinggi jika suatu negara melakukan vaksinasi ternak terhadap penyakit tertentu sembari mengklaim penyakit itu tidak ada di negaranya.

Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

Bri | Senin, 28 September 2026 | 22:04 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×