Nyesek! Rambut Mahasiswa Gondrong Dipangkas Dosen Sebagai Syarat Ikut Ujian, Tuai Pro Kontra

Dany Garjito, Fita Nofiana

Rabu, 13 Juli 2022 | 14:24 WIB
Nyesek! Rambut Mahasiswa Gondrong Dipangkas Dosen Sebagai Syarat Ikut Ujian, Tuai Pro Kontra
Rambut gondrong dipotong dosen (Instagram/makassar_info)

Suara.com - Siswa sekolah memang sering kali dicukur ketika rambutnya sudah gondrong.

Berbeda dengan mahasiswa yang biasanya diizinkan memanjangkan rambut.

Sayangnya tak semua kampus membolehkan rambut gondrong pada mahasiswa. Seperti pada video yang viral di media sosial ini.

Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @makassar_info, terlihat seorang mahasiswa berambut gondrong yang tengah dicukur paksa oleh dosennya.

"Saya selaku dosen Ilkom saya setuju bahwa contoh mahasiswa yang sadar adalah yang memotong rambutnya," ujar seorang dosen.

Rambut gondrong dipotong dosen (Instagram/makassar_info)
Rambut gondrong dipotong dosen (Instagram/makassar_info)

"Semua mahasiswa yang gondrong, ini salah satu syarat memasuki ujian," imbuhnya.

Di belakang dosen yang tengah berbicara tersebut, seorang mahasiwa yang berambut gondrong tengah dihabisi rambutnya. Hanya tersisa rambut sepanjang telinganya.

"Ini buat kenang-kenangan," ujar seorang dosen memberikan potongan rambut mahasiswanya.

Sementara itu, mahasiswa yang dipotong rambutnya hanya menatapi potongan rambut tersebut.

baca juga

"Gimana, kalian setuju?" tulis akun Instagram @makassar_info.

Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet, ada yang pro ada pula yang kontra.

Rambut gondrong dipotong dosen (Instagram/makassar_info)
Rambut gondrong dipotong dosen (Instagram/makassar_info)

"Mungkin takutnya nanti selip contekan dirambutnya," komentar warganet.

"Kalau sudah aturan dan disepakati ya tak apa," imbuh warganet lain.

"Kalau saya jadi dosennya, selama mahasiswa itu mau ngerapihin rambutnya, dikuncir enggak awut-awutanan engak papa sih kalau gondring," tambah lainnya.

"Contoh mahasiswa sadar? Selama dia panjangin rambut emang dia pingsan?" tulis warganet di kolom komentar.

"Setuju aja sih. Biasanya kan sebelum mendaftar masuk kampus kita ada tuh perjanjian menaati peraturan kampus. Kalau di kampus itu melarang berambut gondrong yah itu kewajiban dong untuk ditaati," timpal lainnya.

"Tidak setuju, rambut tidak mempengaruhi isi otak seseorang apalagi kecerdasan masing-masing," balas warganet lain.

Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton ribuan dan bisa disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BRIN Sebut Biaya Riset Murah, Warganet: In Your Dream

Kepala BRIN Sebut Biaya Riset Murah, Warganet: In Your Dream

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 13:27 WIB

Rambut Gondrong Mahasiswa Ini Dipotong Dosen Agar Ikut Ujian, Publik: Guru SD Apa Dosen Nih

Rambut Gondrong Mahasiswa Ini Dipotong Dosen Agar Ikut Ujian, Publik: Guru SD Apa Dosen Nih

Sumut | Rabu, 13 Juli 2022 | 13:18 WIB

Presiden Sri Lanka Kabur Setelah Menyatakan Mundur dari Jabatannya

Presiden Sri Lanka Kabur Setelah Menyatakan Mundur dari Jabatannya

Poptren | Rabu, 13 Juli 2022 | 13:17 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×