Kemenkes Ungkap 5 Penyakit yang Paling Banyak Serang Jemaah Haji Indonesia

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 14 Juli 2022 | 15:46 WIB
Kemenkes Ungkap 5 Penyakit yang Paling Banyak Serang Jemaah Haji Indonesia
Ilustrasi jemaah haji Indonesia (Dok. MCG 2022)

Suara.com - Kmenterian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap lima penyakit yang paling sering dialami jemaah haji Indonesia saat ibadah di Tanah Suci. Batuk dan pilek menjadi penyakit yang paling mendominasi.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Budi Sylvana menjelaskan adanya pergeseran penyakit sepanjang pengamatan kesehatan haji di Arab Saudi. Mulai dari hipertensi dan jantung, hingga menjadi batuk dan pilek.

"Sepanjang pengamatan kesehatan haji di Tanah Suci, ada pergeseran penyakit yang awalnya hipertensi dan jantung, sekarang batuk dan pilek yang mendominasi," kata Budi Sylvana saat menyampaikan keterangan pers secara virtual di Jakarta, Kamis (14/7/2022).

Berdasarkan laporan Kemenkes, ada lima jenis penyakit yang mendominasi jemaah haji. Penyakit pertama adalah batuk dan pilek yang dialami 15.953 orang jemaah haji.

Kedua ada penyakit hipertensi yang menyerang 14.118 orang dan saluran napas akut 7.357 orang. Lalu nyeri otot dialami 5.492 orang dengan kondisi normal. Terakhir dalam proses pemeriksaan lanjutan sebanyak 5.354 orang.

"Penyebab batuk pilek karena kelelahan. Ibadah haji didominasi aktivitas fisik sehingga banyak yang kelelahan, lalu mereka jatuh sakit, atau ada juga yang komorbid kambuh," jelas Budi.

"Dehidrasi melanda jamaah. Warga Indonesia yang tidak biasa dengan cuaca panas mempengaruhi kondisi kesehatan," sambungnya.

Budi memaparkan jemaah haji yang terkena penyakit gagal jantung kongesif sebanyak 79 orang, pneumonia 36 orang, hipertensi 33 orang, demam dan penyebab yang belum diketahui 27 orang serta diabetes melitus 26 orang.

Puluhan jemaah haji juga terpaksa dibawa pulang setelah mengalami penyakit yang membahayakan. Mulai dari penyakit jantung hingga psikiatrik.

baca juga

"Ada 51 haji yang istilahnya di-tanazul awal atau dipulangkan lebih awal, karena pertimbangan medis. Terbanyak kasus cardiovaskukar (jantung) dan pasien psikiatrik (gangguan jiwa)," ujar Budi.

Budi mengatakan belum ditemukan penyakit infeksi yang membahayakan bagi jamaah haji. Namun, pihaknya tetap akan memantau jemaah haji yang sudah pulang ke Indonesia.

"Hasil diagnosa belum ada ditemukan penyakit berbahaya," ucap Budi.

Jemaah haji nantinya bakal dibekali Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah haji (K3JH) untuk memantau kesehatan selama 21 hari setelah pulang ke Tanah Air.

"Tentunya selama 21 hari jika timbul gejala sakit, jamaah harus segera lapor dan berobat ke fasilitas kesehatan terdekat dengan membawa K3JH," imbuhnya.

Apabila terdapat demam atau gejala sakit lainnya, maka jemaah yang sakit segera ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat dengan membawa K3JH. Mereka akan mendapatkan proses observasi kesehatan lebih lanjut.

Begitu juga dengan jemaah haji yang dinyatakan sehat saat kedatangan di Indonesia. Mereka tetap akan dipantau kesehatannya di daerah masing-masing, selama 21 hari oleh dinas kesehatan masing-masing.

Apabila selama pemantauan ada gangguan kesehatan,diharapkan agar segera melapor ke fasilitas kesehatan setempat.

"Pengawasan secara mandiri oleh jamaah untuk mengantisipasi penyakit menular seperti polio, meningitis dan lainnya yang dapat menyebabkan berpotensi wabah," pungkas Budi. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jemaah Haji Indonesia Dilarang Bawa Air Zamzam di Bagasi, Ini Penjelasannya

Jemaah Haji Indonesia Dilarang Bawa Air Zamzam di Bagasi, Ini Penjelasannya

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:45 WIB

Kata-kata Bijak Gus Miftah soal Kunci Hidup Bahagia, Penuh Makna

Kata-kata Bijak Gus Miftah soal Kunci Hidup Bahagia, Penuh Makna

Sumut | Kamis, 14 Juli 2022 | 09:57 WIB

Meski Proses Haji Telah Selesai, Jemaah Haji Tetap Dapat Pelayanan Kesehatan Hingga Tiba di Tanah Air

Meski Proses Haji Telah Selesai, Jemaah Haji Tetap Dapat Pelayanan Kesehatan Hingga Tiba di Tanah Air

Poptren | Kamis, 14 Juli 2022 | 08:21 WIB

Indonesia Masih Kekurangan Dokter Sebanyak 130 Ribu, Kemenkes Gandeng Kemendikbudristek

Indonesia Masih Kekurangan Dokter Sebanyak 130 Ribu, Kemenkes Gandeng Kemendikbudristek

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 23:15 WIB

Jemaah Haji Positif Covid-19 Setibanya dari Arab Saudi, Bagaimana Langkah Penanganannya?

Jemaah Haji Positif Covid-19 Setibanya dari Arab Saudi, Bagaimana Langkah Penanganannya?

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 22:46 WIB

Puncak Haji Selesai, Jemaah Haji Tetap Dapat Pelayanan Kesehatan Hingga Sampai ke Tanah Air

Puncak Haji Selesai, Jemaah Haji Tetap Dapat Pelayanan Kesehatan Hingga Sampai ke Tanah Air

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 22:11 WIB

Terkini

Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang

Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos

Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra

Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam

Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang

Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara

Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:47 WIB

3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat

3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?

Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:30 WIB

5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas

5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas

Tekno | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:10 WIB

×