NTT Dilanda Suhu Dingin dalam Dua Pekan Terakhir, BMKG Sebut Suhu Terendah Capai 10 Derajat Celcius

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 26 Juli 2022 | 14:33 WIB
NTT Dilanda Suhu Dingin dalam Dua Pekan Terakhir, BMKG Sebut Suhu Terendah Capai 10 Derajat Celcius
Pejabat BMKG memberikan keterangan terkait cuaca di Kantor BMKG, Jakarta, Selasa (7/1/2020). (ANTARA/Katriana)

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang mengungkapkan sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda suhu dingin dalam dua minggu terakhir.

Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Nanik Tresnawati mengemukakan, suhu paling dingin terjadi di Kabupaten Manggarai pada Minggu (24/7/2022).

“Suhu paling dingin di wilayah Kabupaten Manggarai yakni 10 derajat celcius,” ujarnya seperti dikutip Digtara.com-jaringan Suara.com.

Ia mengemukakan, suhu dingin sudah terjadi di sebagian wilayah NTT sejak dua minggu terakhir.

“Itu catatan kita dalam dua pekan terakhir. Yang paling terendah itu kemarin,” ujarnya.

Ia mengemukakan, rata-rata suhu tersebut berkisar antara 17-20 derajat celcius dan merata di hampir seluruh wilayah NTT.

Selain itu, ia memprakirakan, suhu di NTT bisa lebih dingin pada Agustus 2022 mendatang atau saat musim kemarau tiba.

Ia mengemukakan, kabupaten yang terdampak suhu dingin tersebut meliputi Ruteng, kemudian di daerah Bajawa, Kabupaten Ngada yang suhunya mencapai 14 derajat celcius dan Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dengan suhu 16 derajat celcius.

Sementara untuk Kota Kupang dan kabupaten lainnya berkisar 17-22 derajat celcius.

"Suhu dingin masing-masing wilayah berbeda. Tergantung dari kondisi topografi masing-masing wilayah itu sendiri," katanya.

Suhu dingin di NTT tersebut, menurut Nani, karena kurangnya tutupan awan hingga mengakibatkan tidak tertahannya radiasi matahari yang diterima pada siang hari.

Tak hanya itu, musim dingin yang sedang melanda Australia juga berdampak di wilayah NTT yang berdekatan dengan Negeri Kangguru tersebut.

“Wilayah NTT saat ini mengalami angin timuran yang bersifat dingin dan kering,” katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Hujan Lebat di Wilayah Sumut Pada Siang dan Malam Hari

Waspada Hujan Lebat di Wilayah Sumut Pada Siang dan Malam Hari

| Selasa, 26 Juli 2022 | 13:07 WIB

Peringatan Dini BMKG: Potensi Terjadi Banjir Rob dan Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Jawa 26 hingga 27 Juli 2022

Peringatan Dini BMKG: Potensi Terjadi Banjir Rob dan Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Jawa 26 hingga 27 Juli 2022

| Selasa, 26 Juli 2022 | 11:38 WIB

Jogja Mulai Alami Fenomena Hawa Dingin, BMKG: Diprakirakan Sampai Agustus

Jogja Mulai Alami Fenomena Hawa Dingin, BMKG: Diprakirakan Sampai Agustus

Jogja | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:25 WIB

Terkini

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:45 WIB

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB