PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
Politikus PDIP Guntur Romli. (Suara.com)
baca 10 detik
  • Joko Widodo berencana melakukan safari politik ke berbagai daerah untuk mendongkrak elektabilitas PSI agar lolos parlemen tahun 2029.
  • Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli menyatakan pergerakan Jokowi tidak akan memengaruhi perolehan suara partainya di masa mendatang.
  • Peneliti BRIN menilai safari tersebut menjadi uji loyalitas pendukung sekaligus ancaman bagi basis suara partai politik petahana.

Suara.com - Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli menegaskan bahwa partainya tak khawatir dengan gebrakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang siap berkeliling Indonesia.

Menurutnya, langkah Jokowi tersebut tak berpengaruh terhadap ceruk suara PDIP, sekalipun dilakukan untuk mendongkrak elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar lolos ke parlemen pada 2029.

"Tidak ada pengaruh sama sekali," kata Guntur kepada Suara.com, Kamis (28/5/2026).

Ia menyinggung saat Jokowi masih menjabat sebagai kepala negara. Menurutnya, posisi tersebut saja tak mampu memberikan efek signifikan bagi PSI.

"Secara logika sederhana saja, waktu Jokowi jadi Presiden tidak mampu meloloskan PSI ke Parlemen, apalagi sekarang tidak jadi apa-apa," katanya.

Guntur kemudian menyindir bahwa upaya Jokowi berkeliling Indonesia hanya sekadar untuk membagikan sembako.

"Paling dia cuma bagi-bagi sembako dan amplop saja," pungkasnya.

Sebelumnya, rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk kembali turun gunung dan berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia memicu sorotan tajam.

Peneliti senior bidang politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, menilai langkah ini merupakan strategi besar untuk meloloskan PSI ke Senayan.

baca juga

Lili menegaskan bahwa safari politik tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya terukur untuk mendongkrak elektabilitas PSI agar mampu melewati ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

"Saya kira, safari politik tersebut dalam rangka untuk mendongkrak elektabilitas PSI agar lolos di parlemen. Dengan safari politik tersebut, para pendukung Jokowi tidak hanya disambangi, tetapi juga diarahkan agar memberikan dukungan dan suaranya bagi PSI," kata Lili saat dihubungi Suara.com, Kamis (28/5/2026).

Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui di kediamannya. (Suara.com/Ari Welianto)
Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui di kediamannya. (Suara.com/Ari Welianto)

Selama ini, PSI identik dengan basis massa di wilayah tertentu. Namun, Lili melihat ada upaya dari Jokowi untuk memperluas jangkauan partai tersebut.

Safari ini dianggap sebagai misi untuk memecah dominasi suara di luar "kandang" tradisional mereka.

"Tampaknya safari politik yang dilakukan tersebut untuk mencoba melebarkan basis PSI agar juga kuat di luar Jawa Tengah, yang selama ini dianggap sebagai basis suaranya," lanjutnya.

Langkah Jokowi ini juga disebut sebagai ajang pembuktian apakah pengaruh sang mantan presiden masih kuat di mata rakyat. Safari ini akan menjadi parameter sejauh mana para pendukung setia Jokowi tetap tegak lurus mengikuti arahan politiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:04 WIB

Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot

Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:51 WIB

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:14 WIB

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB

Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Gerindra: Sejak Era SBY dan Jokowi Sudah Begitu!

Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Gerindra: Sejak Era SBY dan Jokowi Sudah Begitu!

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:32 WIB

Kurban Pakai APBN Dikritik Guntur Romli, Singgung Teladan Nabi Muhammad SAW

Kurban Pakai APBN Dikritik Guntur Romli, Singgung Teladan Nabi Muhammad SAW

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:13 WIB

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:02 WIB

Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi

Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:11 WIB

PDIP Usul Gibran Rakabuming Berkantor di IKN, PSI: Harusnya yang Didesak Itu Prabowo!

PDIP Usul Gibran Rakabuming Berkantor di IKN, PSI: Harusnya yang Didesak Itu Prabowo!

Video | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:33 WIB

WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir

WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:23 WIB

Terkini

Berkaca dari Gunung Kelud, Sri Sultan Sebut Abu Vulkanik Anak Krakatau Bukan Diusir Pakai Kipas

Berkaca dari Gunung Kelud, Sri Sultan Sebut Abu Vulkanik Anak Krakatau Bukan Diusir Pakai Kipas

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 13:53 WIB

KPK Dalami Kasus Suap di Rejang Lebong, Ketua dan Wakil DPRD Kota Bengkulu Diperiksa

KPK Dalami Kasus Suap di Rejang Lebong, Ketua dan Wakil DPRD Kota Bengkulu Diperiksa

News | Senin, 07 September 2026 | 13:52 WIB

Bitcoin cs Turun, Indeks CFX10 Meloyo 0,12 Persen

Bitcoin cs Turun, Indeks CFX10 Meloyo 0,12 Persen

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:50 WIB

Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik

Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 13:50 WIB

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB

Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!

Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!

News | Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB

6 Wilayah Jabar Terapkan PJJ Imbas Abu Anak Krakatau, Operasional MBG Ikut Berhenti

6 Wilayah Jabar Terapkan PJJ Imbas Abu Anak Krakatau, Operasional MBG Ikut Berhenti

News | Senin, 07 September 2026 | 13:47 WIB

Pesawat Kargo Amazon Jatuh Hingga Tabrak Kendaraan di Bandara Miami, 5 Orang Tewas

Pesawat Kargo Amazon Jatuh Hingga Tabrak Kendaraan di Bandara Miami, 5 Orang Tewas

News | Senin, 07 September 2026 | 13:47 WIB

Inalum Amankan Operasional Smelter Alumina dari Ancaman Karhutla Mempawah

Inalum Amankan Operasional Smelter Alumina dari Ancaman Karhutla Mempawah

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:45 WIB

Malaysia Terdampak Karhutla Indonesia Sampai Harus Bikin Hujan Buatan

Malaysia Terdampak Karhutla Indonesia Sampai Harus Bikin Hujan Buatan

News | Senin, 07 September 2026 | 13:42 WIB

×