Dua Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Jepang, WNI Diminta Hati-hati dan Cermati Lingkungan

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 01 Agustus 2022 | 12:40 WIB
Dua Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Jepang, WNI Diminta Hati-hati dan Cermati Lingkungan
Ilustrasi pemeriksaan cacar monyet [iStockphoto/atakan]

Suara.com - Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang diimbau untuk mencermati lingkungan sekitar terkair penemuan dua kasus cacar monyet atau monkeypox di Tokyo, Jepang. Imbauan itu diberikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi.

Dubes Heri mengatakan bahwa masyarakat Indonesia di Jepang harus lebih cermat untuk menyikapi lingkungannya karena cacar monyet akibatnya lebih parah.

“Menurut saya itu (cacar monyet) lebih parah akibatnya, saya kira masyarakat kita harus lebih cermat menyikapi lingkungannya,” kata Dubes pada Senin (1/8/2022).

Meski penyebaran cacar monyet berbeda dengan Covid-19, Dubes tetap meminta WNI untuk berhati-hati karena cacar monyet tergolong penyakit berat.

“Itu lebih berat akibatnya, tetapi cara penyebarannya berbeda tidak seperti flu atau COVID-19,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Kamis (28/7/2022) Jepang mencatat dua kasus cacar monyet yang ditemukan di Tokyo.

Kasus pertama ditemukan pada Senin (24/7) pada seseorang berusia sekitar 30 tahun setelah melancong ke satu negara di Eropa.

Selang beberapa hari kemudian, pada Kamis (28/7), kasus tersebut juga ditemukan pada seseorang di rentang usia yang sama setelah bepergian ke negara di Amerika Tengah dan Utara.

Namun, Pemerintah Metropolitan Tokyo membantah bahwa keduanya memiliki kontak erat.

baca juga

Gejala yang diderita, meliputi radang mulut, sakit kepala dan nyeri otot, namun keduanya saat ini dalam kondisi stabil.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memutuskan cacar monyet global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Gebreyesus merilis data bulan lalu terdapat 3.040 kasus cacar monyet dari 47 negara.

Hingga kini, wabah terus berkembang hingga mencapai 16.000 kasus dilaporkan dari 75 negara dan terdapat lima orang meninggal dunia. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota BTS dan Twice Dominasi Artis Paling Banyak Dicari di Jepang

Anggota BTS dan Twice Dominasi Artis Paling Banyak Dicari di Jepang

Tantrum | Senin, 01 Agustus 2022 | 10:34 WIB

Viral! Pasien Cacar Monyet Keliaran Naik Kereta Desak-desakan, Enggak Takut Menular?

Viral! Pasien Cacar Monyet Keliaran Naik Kereta Desak-desakan, Enggak Takut Menular?

Health | Senin, 01 Agustus 2022 | 09:49 WIB

Honda Pangkas Volume Produksi Gegara Chip Langka

Honda Pangkas Volume Produksi Gegara Chip Langka

Tantrum | Senin, 01 Agustus 2022 | 09:33 WIB

Hebat! Personel BTS dan TWICE, Idol Kpop Paling Banyak Dicari di Google Jepang

Hebat! Personel BTS dan TWICE, Idol Kpop Paling Banyak Dicari di Google Jepang

Depok | Minggu, 31 Juli 2022 | 21:05 WIB

Siapa Idol Kpop Paling Banyak Dicari di Google Jepang Paruh Pertama 2022?

Siapa Idol Kpop Paling Banyak Dicari di Google Jepang Paruh Pertama 2022?

Selebtek | Minggu, 31 Juli 2022 | 21:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×