5 Perkembangan Terkini Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 07 Agustus 2022 | 15:56 WIB
5 Perkembangan Terkini Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo
Siapa Istri Ferdy Sambo, Istri Kadiv Propam (YouTube/Mixproduction29)

Kasus penembakan polisi dengan polisi yang menyebabkan Brigadir J tewas sampai saat ini masih terus bergulir. Kasus yang berawal dari adanya dugaan pelecehan seksual istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC)

Kini, baik kasus penembakan Brigadir J maupun kasus dugaan pelecehan seksual istri Ferdy Sambo masih terus dalam proses penyidikan pihak kepolisian.

Berikut 5 perkembangan terkini kasus dugaan pelecehan seksual istri Ferdy Sambo.

1. Istri Ferdy Sambo Masih Terguncang dan Trauma

Ketua Koordinator Tim Kuasa Hukum PC, Arman Hanis mengatakan bahwa istri Inspektur Jenderal Polisi, Ferdy Sambo yang berinisial PC saat ini kondisinya masih terguncang dan mengalami trauma berat.

Pihaknya menyebut bahwa ibu PC selalu didampingi psikolog klinis yang ditunjuk Polda Metro Jaya untuk melakukan komunikasi dengan PC. Hal tersebut dikarenakan PC hanya bisa berkomunikasi dengan psikolog klinis.

2. Pengacara Istri Ferdy Sambo Desak Polisi Tetapkan Brigadir J Sebagai Tersangka 

Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi berharap kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa klien mereka segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

Pihaknya meminta kasus tersebut segera diproses menggunakan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) yang baru disahkan dengan berorientasi terhadap perlindungan korban.

Status laporan PC saat ini sudah naik ke penyidikan. Pihak PC menilai Brigadir J yang menjadi terlapor dugaan pelecehan seksual sudah dapat ditetapkan sebagai tersangka.

Hal tersebut karena keterangan korban merupakan alat bukti yang sah yang kemudian akan ditambah dengan keterangan ahli dan saksi lainnya.

3. Komnas Perempuan Minta Ibu dan Kekasih Brigadir J Diperhatikan

Sejumlah spekulasi terkait motif yang menewaskan Brigadir J bukan hanya berdampak terhadap PC. Komnas Perempuan menyebut dalam konteks perempuan, Ibu dari Brigadir J dan kekasihnya Vera juga turut terdampak.

"Yang harus dilihat bahwa kasus ini konteks perempuan ya, itu tidak hanya ibu P tapi ada pacar dari (Brigadir) J, kemudian ada ibu dari (Brigadir) J, yang juga harus kita lihat bahwa mereka pun sebagai perempuan terdampak dari kasus ini," ucap Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi.

Siti meminta agar masyarakat berempati dan tidak terjebak dengan sejumlah spekulasi yang beredar.

Suara.com - 4. Ferdy Sambo Kini Ditempatkan di Tempat Khusus

Irjen Ferdy Sambo saat ini telah ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob Polri. Keputusan itu setelah Inspektorat Khusus (Irsus) Polri menetapkan Ferdy Sambo melanggar aturan tidak profesional dalam menangani olah tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Penempatan tersebut dalam rangka untuk proses pembuktian, kemudian dilakukan sidang etik karena tidak profesional dalam melaksanakan olah TKP.

5. Komnas HAM Minta Semua Pihak Hindari Spekulasi

Diketahui, adanya berbagai macam perdebatan mengenai kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo membuat Komnas HAM menegaskan bahwa semua pihak harus menunggu hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J. Ini untuk menjawab penyebab kematiannya.

Menurut Komnas HAM, dengan adanya autopsi ulang, maka semua pihak bisa menghindari perdebatan ataupun spekulasi. Terlebih tim yang ditunjuk melakukan autopsi ulang adalah para ahli yang kredibel dalam bidangnya.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bharada E Bukan Pelaku Tunggal, Sejumlah Nama Terlibat Kasus Kematian Brigadir J

Bharada E Bukan Pelaku Tunggal, Sejumlah Nama Terlibat Kasus Kematian Brigadir J

| Minggu, 07 Agustus 2022 | 15:46 WIB

Mau Jadi Justice Collaborator, Bharada E Ungkap Sejumlah Nama Termasuk Irjen Ferdy Sambo

Mau Jadi Justice Collaborator, Bharada E Ungkap Sejumlah Nama Termasuk Irjen Ferdy Sambo

News | Minggu, 07 Agustus 2022 | 15:31 WIB

Kata Mahfud MD Pengambilan CCTV Oleh Ferdy Sambo Masuk Juga Pelanggaran Pidana

Kata Mahfud MD Pengambilan CCTV Oleh Ferdy Sambo Masuk Juga Pelanggaran Pidana

| Minggu, 07 Agustus 2022 | 15:11 WIB

Bharada E Jadi Justice Collaborator, Pelaku Utama Pembunuhan Brigadir J Bakal Terungkap

Bharada E Jadi Justice Collaborator, Pelaku Utama Pembunuhan Brigadir J Bakal Terungkap

| Minggu, 07 Agustus 2022 | 15:01 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pelaku Pencopotan "CCTV" di Kediaman Ferdy Sambo Bisa Dipidana

Mahfud MD Tegaskan Pelaku Pencopotan "CCTV" di Kediaman Ferdy Sambo Bisa Dipidana

Jawa Tengah | Minggu, 07 Agustus 2022 | 14:48 WIB

Fakta-fakta dan Alasan Ferdy Sambo Ditahan di Tempat Khusus Selama 30 Hari

Fakta-fakta dan Alasan Ferdy Sambo Ditahan di Tempat Khusus Selama 30 Hari

News | Minggu, 07 Agustus 2022 | 14:44 WIB

Terkini

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:36 WIB

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:26 WIB

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:14 WIB

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:08 WIB

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:05 WIB

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:03 WIB

Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya

Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:01 WIB

6 Hari Hilang Keluarga Sudah Anggap Tewas, Pemandu Gunung Ini Tiba-tiba Muncul dan Hidup

6 Hari Hilang Keluarga Sudah Anggap Tewas, Pemandu Gunung Ini Tiba-tiba Muncul dan Hidup

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:53 WIB