APEKSI Tantang Anak Muda Kreatif di Youth City Changers

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:41 WIB
APEKSI Tantang Anak Muda Kreatif di Youth City Changers
Program Youth City Changers (YCC) di Youth Center Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (7/8/2022). (Dok: YCC)

Suara.com - Ratusan kawula muda dari berbagai kota di Tanah Air antusias mengikuti program Youth City Changers (YCC) di Youth Center Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu, (7/8/2022).

Program yang digagas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini diharapkan YCC yang akan meliputi para pemuda dapat menghasilkan isu dan solusi pembangunan kota melalui gagasan kreatif para pemuda. Tiga isu yang menjadi tema adalah sustainability (keberlanjutan), empowerment (pemberdayaan) dan digital.

Salah satu rangkaian YCC adalah talkshow inspiratif bersama para tokoh nasional seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bogor/Ketua APEKSI Bima Arya, Rektor IPB/Ketua ICMI Prof Arif Satria dan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.

Ridwan Kamil berbagi mengenai pengalamannya ketika masih menjadi aktivis komunitas kreatif yang berkeinginan kuat untuk mengubah kotanya saat itu.

"Saya pernah seperti kalian, menjadi aktivis komunitas kreatif karena kesal kepada walikotanya, lahan nganggur dibiarkan, ruang publik tidak ada, dikasih tahu tidak didengarkan. Kemudian saya bikin komunitas, lama-lama saya rebut kotanya dan Alhamdulillah jadi Wali Kota Bandung (2013-2015)," ungkap Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Kang Emil juga mengatakan, semua kota butuh ruang dan ruang harus ada yang mengisi.

"Siapa yang isi? Anak-anak muda seperti kalian. Anak muda ini harus jadi motor perubahan. Makanya judul acara kita hari ini Youth City Changer. Jadi, minta ke walikotanya sediakan ruang-ruang publik, kalau sudah tersedia kalian yang mengatur bagaimana mengisinya. Tidak harus selalu diatur negara," ujarnya.

Emil berharap, semoga kota-kota di Indonesia dibawah APEKSI ini bisa naik kelas menjadi kota yang mewadahi ide dan gagasan para kawula muda.

"Konsistensi menjadi penting dalam gerakan ekonomi kreatif. Saya titipkan masa depan Indonesia ke adik-adik semua, kuasai ilmu-ilmu menghadapi disrupsi. Pertama disrupsi digital. 80 juta pekerjaan akan hilang. Pekerjaan rutin akan diambil alih oleh mesin. Tapi akan hadir 100 juta pekerjaan baru. Kedua disrupsi pandemi dan isu lingkungan. Dunia makan panas, air laut makin naik, global warming sudah di depan mata. Di Jawa Barat sudah hilang 700 hektar tanah, sekarang sudah jadi laut," tandasnya.

baca juga

Kemudian, Ketua APEKSI Bima Arya mengatakan, generasi muda saat ini sering disebut dengan generasi strawberry. Apa itu?

"Ini bukan kata saya, ini adalah amatan dari para pengamat sosial, psikolog, dan pemerhati lainnya. Pinter iya, kreatif iya, cerdas iya. Tapi agak rapuh. Kerjanya seminggu, healing-nya dua minggu. Apa-apa healing. Kalau interview, pasti yg ditanya gajinya berapa, fasilitasnya apa saja, bisa cutinya berapa lama, maunya ditempatkan sesuai domisili. Tantangan generasi ini adalah bagaimana menjadi fighter, jadi generasi yang tahan banting. Padahal anak- sekarang ini potensial, kreatif, pintar," tambahnya.

Sedangkan Rektor IPB Arif Satria menyebut, kompetisi masa depan bukan soal kompetisi pengetahuan, tetapi yang menentukan masa depan adalah sejauh mana kita punya imajinasi dan kreatifitas.

Sementara itu, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung kegiatan YCC karena sejalan dengan visi Kemendag yakni percepatan dan perluasan ekosistem ekonomi digital.

Selain talkshow dan workshop, para peserta YCC ditantang untuk membuat program untuk diusulkan kepada APEKSI. 10 program terbaik akan didukung dengan realisasi pendanaan dan lain sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri Rakernas Apeksi di Padang, Bobby Nasution Bilang Begini

Hadiri Rakernas Apeksi di Padang, Bobby Nasution Bilang Begini

Sumut | Senin, 08 Agustus 2022 | 13:32 WIB

Dihadiri Wali Kota se-Indonesia, Padang Akhirnya Tuan Rumah Rakernas Apeksi setelah 20 Tahun Menunggu

Dihadiri Wali Kota se-Indonesia, Padang Akhirnya Tuan Rumah Rakernas Apeksi setelah 20 Tahun Menunggu

Ranah | Senin, 08 Agustus 2022 | 10:57 WIB

Inilah 5 Skill yang Perlu Dimiliki Anak Muda Zaman Sekarang

Inilah 5 Skill yang Perlu Dimiliki Anak Muda Zaman Sekarang

Your Say | Senin, 08 Agustus 2022 | 07:58 WIB

Suara Community Institute Batch 2 Kembali Hadirkan Inkubasi Digital Journalism untuk Anak Muda

Suara Community Institute Batch 2 Kembali Hadirkan Inkubasi Digital Journalism untuk Anak Muda

Your Say | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:37 WIB

400 Personel Dikerahkan Amankan Rakernas Apeksi di Padang

400 Personel Dikerahkan Amankan Rakernas Apeksi di Padang

Sumbar | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:30 WIB

93 Walikota Nyatakan Akan Hadir Rakernas ke-XV APEKSI  di Padang

93 Walikota Nyatakan Akan Hadir Rakernas ke-XV APEKSI di Padang

Metro | Senin, 01 Agustus 2022 | 19:52 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×