Pendekatan Personal, Alasan Jemaah Lebih Bahagia Dirawat Dokter Indonesia

Chyntia Sami Bhayangkara, Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:21 WIB
Pendekatan Personal, Alasan Jemaah Lebih Bahagia Dirawat Dokter Indonesia
Petugas bandara membantu jemaah haji saat berada di Tanah Suci. [Dok. MCH 2022]

Suara.com - Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, dr Budi Sylvana mengungkapkan, tim dokter yang menjadi tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan di Arab Saudi memiliki cara masing-masing dalam melakukan pendekatan kepada jemaah yang sakit.

Salah satunya adalah, tim dokter dan tenaga kesehatan melakukan pelayanan seperti layaknya kepada orang tua, nenek atau keluarganya sendiri. Alhasil, dengan sentuhan-sentuhan tersebut, membuat pasien nyaman selama menjalani perawatan.

"Pendekatan ini pasti tidak ada kalau mereka dirawat di rumah sakit Arab Saudi," kata dr Budi Sylvana kepada Tim MCH (Media Center Haji) di Madinah, Selasa 9 Agustus 2022.

"Jadi memang rata-rata jemaah kita yang dirawat maunya di KKHI. Tim kita dengan gaya Indonesia-nya bisa melakukan pendekatan mempercepat penyembuhan pasien dan Alhamdulillah ini cukup efektif," imbuhnya.

Selain melakukan pendekatan yang membuat para jemaah yang sedang dirawat merasa nyaman, tim dokter di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah juga memberikan terapi spiritual dalam mempercepat penyembuhan jemaah.

Ziad Batubara, salah seorang dokter yang bertugas di pos kesehatan bandara, pernah merawat jemaah yang kakinya diamputasi. Dalam video yang beredar, terlihat Ziad merawat pasien tersebut hingga memanjakannya seperti ibu sendiri.

Menurut Ziar, seluruh jemaah haji dianggap sebagai saudara sendiri, saudara se-Tanah Air. "Bahkan seperti ayah ibu kami. Andaikan ibu kita, pastinya kita ingin mereka diperlakukan sepantasnya," ujar Ziad.

Ziad mengatakan, tim kesehatan salah satunya di bandara berkomitmen menunaikan pelayanan yang terbaik. Sebab, imbuh Ziad, para jemaah merupakan titipan allah.

"Tugas kami, tanggung jawab kami yakni mengayomi jemaah haji dari kedatangan hingga tiba di Tanah Air nanti dalam kondisi sehat wal afiat," terang Ziad.

baca juga

Melihat ibu yang diamputasi tersebut, Ziad mengakui teringat dengan orangtuanya. Apalagi, ibu tersebut tidak memiliki pendamping ketika menunaikan ibadah haji. Ziad menegaskan, tenaga kesehatan lah pengganti dari pendamping mereka di Tana Suci.

Melihat ibu tersebut, saya sedih. Teringat ayah dan ibu saya, bagaimana saya merawat dan menggendong ibu serta ayah saya. Itu yang saya rindukan, itu yang saya lakukan untuk jemaah yang lansia," ujar Ziad menahan tangis.

Pendekatan tak jauh berbeda dilakukan oleh Oktavia Herman, salah seorang perawat di pos kesehatan bandara. Dia tak segan menggendong jemaah yang memiliki keterbatasan agar bisa melakukan mobilitas.

"Ketika itu, jemaah lansia tersebut kelelahan kemudian dibawa ke pos bandara Arab Saudi. Kami berupaya membawa ke pos kesehatan kita. Dari kamar mandi, saya gendong ketika posisi ibu tersebut sudah stabil," kata Okta.

Di pos kesehatan bandara Jeddah, Okta dan tenaga kesehatan lain merawat ibu tersebut hingga pasien terasa nyaman. "Kami temani seperi ibu sendiri, makan dan minum pun kami suapi." ujar Okta.

"Namun, yang membuat hatinya hancur ketika ibu tersebut berpulang di Makkah."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Badai Pasir dan Hujan di Madinah, Ini Imbauan untuk Jemaah

Hadapi Badai Pasir dan Hujan di Madinah, Ini Imbauan untuk Jemaah

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:56 WIB

Dokter Ungkap Ragam Masalah Penanganan Kasus Kanker pada Anak

Dokter Ungkap Ragam Masalah Penanganan Kasus Kanker pada Anak

Health | Selasa, 09 Agustus 2022 | 22:41 WIB

Terapi Kurma Efektif Percepat Penyembuhan Jemaah Haji

Terapi Kurma Efektif Percepat Penyembuhan Jemaah Haji

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:30 WIB

Pasien Positif Covid Hari Ini Bertambah 6.276 Orang

Pasien Positif Covid Hari Ini Bertambah 6.276 Orang

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:43 WIB

Haji 2022: 2.380 Pasien Dilayani selama 53 Hari Beroperasi

Haji 2022: 2.380 Pasien Dilayani selama 53 Hari Beroperasi

News | Minggu, 07 Agustus 2022 | 19:46 WIB

Tantangan Layanan Bimbad, Sang Pengawal Ibadah Para Jemaah Haji

Tantangan Layanan Bimbad, Sang Pengawal Ibadah Para Jemaah Haji

News | Minggu, 07 Agustus 2022 | 19:08 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×