Kenapa Ada Pejabat yang Ingin Punya Banyak Jabatan dan Mengelola Semuanya?

Siswanto, ABC

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:53 WIB
Kenapa Ada Pejabat yang Ingin Punya Banyak Jabatan dan Mengelola Semuanya?
(Mantan) Perdana Menteri Australia Scott Morrison di gedung parlemen di Canberra, Australia, Januari 2022. (ANTARA/AAP Image/Lukas Coch/via Reuters/wsj)

"Sebagai perdana menteri saya menganggap perlu untuk memiliki pengaman, cadangan dan kepentingan untuk memastikan keberlanjutan dan pemerintah yang berjalan efektif selama periode krisis, yang diperpanjang dalam periode saya.

Lalu bagaimana selanjutnya?

Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan ia butuh menjelaskan saran apa yang ia dapatkan dari Jaksa Agung Muda sebelum ia mengambil keputusan. 

"Kami tahu ia membuat permintaan dari Departemen Perdana Menteri dan Kabinet. Perdana Menteri dan Kabinet memberikan arahan untuk ia tanda tangani," kata PM Albanese.

"Ia kemudian menandatangani sebuah surat yang dikirim ke Gubernur Jenderal dan Gubernur Jenderal mengangkatnya sesuai rekomendasi pemerintah saat itu."

Scott juga terancam mengundurkan diri dari keanggotaan parlemen saat ini, termasuk dari mantan menteri dalam negeri Karen Andrews yang posisinya diambil alih oleh Scott tanpa sepengetahuannya.

Ia menolak semua seruan itu dan belum memutuskan apakah ia akan ikut pemilu selanjutnya. 

"Saya akan tetap lanjut melayani [konstituen saya] sebagai anggota dari perwakilan untuk Cook dan saya akan ambil keputusan apa akan ikut pemilu atau tidak di saat yang tepat.

Seperti apa kementerian di Australia?

Di Australia, 'Minister' atau menteri adalah sebutan untuk anggota dari pemerintahan yang diberikan kewenangan untuk bertanggung jawab dan mengelola satu area atau departemen.

Area tanggung jawab menteri biasanya disebut portofolio dan setiap portofolio terdiri dari satu atau lebih departemen. Satu menteri juga bisa mengelola beberapa portofolio.

baca juga

Baik di tingkat federal atau negara bagian, daftar menteri bisa berubah, kadang ditambah, dikurangi, atau digabungkan sesuai dengan kebutuhannya. 

Ada pula daftar kementerian yang mungkin belum tentu ditemukan di negara lain, seperti menteri urusan kesehatan mental yang bertanggung jawab atas mereka yang hidup dengan masalah mental dan psikologis, juga keluarga mereka serta kebutuhan yang diperlukannya.

Beberapa negara bagian, seperti New South Wales dan Victoria juga memiliki menteri 'racing' atau balapan yang khusus mengurus kebijakan soal penyelenggaraan acara balapan dan mengawasi perekonomian dari industri ini.

Menteri untuk bantuan korban juga ada di sejumlah negara bagian, seperti di Kawasan Australia Utara, yang menyediakan layanan dan dukungan bagi korban kejahatan dan memastikan mereka menemukan inovasi dalam membantu para korban kejahatan.

Artikel ini diproduksi oleh Erwin Renaldi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×