Makan Semangka pada 6.000 Tahun Lalu Bisa Mematikan, Mengapa?

Siswanto, BBC

Selasa, 30 Agustus 2022 | 21:37 WIB
Makan Semangka pada 6.000 Tahun Lalu Bisa Mematikan, Mengapa?
BBC

Suara.com - Semangka sudah dikonsumsi khalayak luas di Mesir sekitar 4.300 tahun lalu, menurut rangkaian gambar kuno yang ditemukan pada lembaran papirus dari era tersebut.

Namun biji semangka tertua yang diketahui sejauh ini ditemukan di Libya dan berumur 6.000 tahun lampau.

Sekelompok peneliti internasional menganalisa DNA biji-biji ini dan mendapati bahwa korelasinya amat berbeda dengan semangka yang kita santap zaman sekarang.

Isi buah semangka dari 6.000 tahun lalu ditengarai terasa pahit dan berwarna putih. Manusia yang menyantapnya bisa meninggal dunia.

Kerja detektif

Biji semangka kuno ditemukan di situs arkeologi bernama Uan Muhuggiag, di wilayah yang kini dikenal Gurun Sahara, sebelah selatan Libya.

Baca juga:

Untuk mengungkap asal-usul biji tersebut, para ilmuwan menggunakan teknik arkeogenomi atau analisis genom-genom purba.

Arkeogenomi adalah mesin waktu dan kerja detektif, menurut peneliti asal Kolombia, scar Alejandro Prez-Escobarpemimpin kajian ini sekaligus pakar DNA purba dan analisa anggrek di Taman Botani London, Kew Gardens.

Ketika sebuah urutan dari sisa-sisa tanaman berumur ribuan tahun, rerata suksesnya sangat rendah, biasanya satu atau dua persen DNA tanaman ini yang bisa terungkap, kata Prez-Escobar kepada BBC Mundo.

baca juga

Salah satu aspek paling orisinal dalam kajian kami adalah kami bisa memecahkan sekitar 30% dari kode genetika biji berumur 6.000 tahun yang identitasnya belum diketahui.

Dari semua sisa tanaman sangat tua yang telah digolongkan secara genetika, ini adalah tanaman tertua yang diurutkan sejauh ini.

Para ilmuwan membandingkan DNA biji semangka tua tersebut dengan biji lainnya dari Sudan yang sebagian berumur 3.000 tahun serta dengan biji dari herbarium di Kew Garden yang dikoleksi selama 150 tahun terakhir.

Dan kami menyadari biji-biji dari Libia ini, meski secara genetika berkorelasi dengan semangka yang kita makan sekarang, sangatlah berbeda.

Putih, pahit, dan berpotensi mematikan

Dengan mengkaji gen-gen mana yang ada pada biji-biji dari Libya dan mengetahui sifat yang dikendalikan setiap gen, para ilmuwan bisa menebak seperti apa semangka yang dikonsumsi 6.000 tahun lalu.

Itulah cara kami memahami dengan tingkat kemungkinan yang tinggi bahwa semangka ini pahit, dan di dalamnya berwarna putih, kata Prez Escobar.

Isi semangka tersebut juga punya senyawa bernama cucurbitacin dalam jumlah banyak. Senyawa itu membuat semangka terasa pahit.

Jika dikonsumsi dalam jumlah signifikan, senyawa tersebut bisa membuat mati.

Cucurbitacin utamanya ditemukan di kelompok tanaman Cucurbitaceae, yang mencakup labu, melon, dan semangka. Kadar racun pada senyawa ini muncul sebagai adaptasi untuk mencegah kerusakan akibat predator.

Hingga saat ini beberapa spesies semangka liar bisa menyebabkan keracunan pada manusia akibat kandungan cucurbitacin yang tinggi, menurut Prez Escobar.

Kasus-kasus keracunan, atau bahkan kematian, dilaporkan di Eropa dan Asia pada orang-oerang yang mengira semangka liar dengan cucurbitacin yang tinggi bisa disantap seperti semangka biasa.

Para ilmuwan meyakini dalam kasus semangka berumur 6.000 tahun di Libya, hanya biji yang dimakan.

Tidak seperti buah semangka, bijinya tidak mengandung cucurbitacin, yang luar biasa pahit, kata Susanne Renner, peneliti dari Universitas Washington di AS yang merupakan sesama penulis kajian tersebut.

Penulis lainnya, Guillaume Chomicki dari Universitas Sheffield di Inggris, mengatakan semangka yang ditemukan timnya tampak dikumpulkan atau awalnya dibudidayakan untuk diambil bijinya. Ini konsisten dengan tanda gigitan manusia pada biji-biji yang ditemukan di Libya.

Misteri domestikasi

Para ilmuwan meyakini semangka yang kita santap sekarang, memiliki nama ilmiah Citrullus lanatus subsp. Vulgaris, bukan merupakan keturunan langsung spesies dalam kajian melainkan dari populasi lain yang sempat bertukar gen dengan semangka Libya 6.000 tahun lalu.

Salah satu pertanyaan besar yang belum terjawab adalah kapan semangka yang kita konsumsi zaman sekarang didomestikasi? Dengan kata lain, pada tahun berapa seseorang mulai menyeleksi semangka-semangka ini untuk dicari sifat yang diinginkan lalu membudidayakanya?

Satu hipotesis yang kami punya adalah sebelum semangka didomestikasi untuk tipe kegunaan apapun, apakah bijinya atau buahnya yang merah, nenek moyang spesies ini adalah semangka yang pahit, buahnya yang putih, dan berbiji kecil, papar Perez-Escobar.

Kemudian suatu hari seseorang secara kebetulan menemukan tanaman yang bermutasi sehingga dagingnya merah atau kuning manis.

Lantas orang itu mengambil bijinya dan mulai membudidayakannya.

Mengapa temuan di Libya penting?

Memahami semangka di masa lampau krusial untuk masa depan, menurut Prez-Escobar.

Manakala manusia mendomestikasi sebuah tanaman selalu ada keragaman genetika yang hilang. Dengan kata lain, ada suatu rangkaian karakter yang dulu dimiliki sebuah tanaman tapi itu lenyap.

Karena itu, memahami sejarah tanaman membuat kita bisa megidentifikasi kumpulan genetika pada tanaman-tanaman yang pada masa lalu berbagi gen dengan tanaman yang kita konsumsi sekarang.

Kini dengan perubahan iklim, kita dihadapkan pada urgensi besar untuk memproduksi tanaman pada skala besar dan sangat cepat, yang lebih bisa beradaptasi pada berbagai kondisi, misalnya, di cuaca yang lebih kering, jelas Prez-Escobar kepada BBC Mundo.

Adapun varietas-varietas yang berhubungan dekat dengan semangka yang kita santap sekarang mungkin punya gen yang membuat mereka bisa menoleransi hama tertentu atau tahan pada kekeringan, atau kondisi yang airnya asin.

Mengkaji masa lalu dengan menggunakan arkeogenomi membuat kita bisa memahami bagaimana nenek moyang tanaman yang kita santap sekarang bisa beradaptasi pada perubahan iklim dan menoleransi penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cleanser dengan Ekstrak Semangka untuk Wajah Bersih dan Glowing Alami

5 Cleanser dengan Ekstrak Semangka untuk Wajah Bersih dan Glowing Alami

Your Say | Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30 WIB

Solidaritas Palestina, Esther Ouwehand Kenakan Baju Semangka di Parlemen

Solidaritas Palestina, Esther Ouwehand Kenakan Baju Semangka di Parlemen

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 13:20 WIB

4 Pelembab dengan Ekstrak Semangka untuk Rahasia Kulit Kenyal dan Cerah

4 Pelembab dengan Ekstrak Semangka untuk Rahasia Kulit Kenyal dan Cerah

Your Say | Kamis, 18 September 2025 | 19:44 WIB

Miris! Viral Semangka Setipis Tisu di Program Makan Gratis Rp71 T, Netizen: Kayak Makanan Penjara

Miris! Viral Semangka Setipis Tisu di Program Makan Gratis Rp71 T, Netizen: Kayak Makanan Penjara

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 23:41 WIB

Nilai Gizinya Dipertanyakan, Penampakan Semangka Setipis Kertas di Menu MBG Picu Protes Warganet

Nilai Gizinya Dipertanyakan, Penampakan Semangka Setipis Kertas di Menu MBG Picu Protes Warganet

Entertainment | Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:48 WIB

Semangka Setipis Harapan: Viral Menu MBG Bikin Siswa Geleng-Geleng Kepala!

Semangka Setipis Harapan: Viral Menu MBG Bikin Siswa Geleng-Geleng Kepala!

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:08 WIB

Bikin Optimis! Ulasan Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya

Bikin Optimis! Ulasan Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya

Your Say | Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:24 WIB

Buah Apa Saja yang Tidak Boleh Dibekukan? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Buah Apa Saja yang Tidak Boleh Dibekukan? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Lifestyle | Senin, 11 Agustus 2025 | 16:10 WIB

Tak Harus Tinggi untuk Berarti: Kisah Wanita yang Ingin Jadi Pohon Semangka

Tak Harus Tinggi untuk Berarti: Kisah Wanita yang Ingin Jadi Pohon Semangka

Your Say | Senin, 05 Mei 2025 | 11:09 WIB

Daftar 3 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Buah Semangka, Wajib Tahu!

Daftar 3 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Buah Semangka, Wajib Tahu!

Lifestyle | Sabtu, 28 Desember 2024 | 17:33 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB