Disindir Said Didu Gegara Debat Panas dengan Deolipa Yumara, Ali Ngabalin Balik Serang: Bilang Ya Sama Said Didu...

Dany Garjito, Dita Alvinasari

Kamis, 01 September 2022 | 10:50 WIB
Disindir Said Didu Gegara Debat Panas dengan Deolipa Yumara, Ali Ngabalin Balik Serang: Bilang Ya Sama Said Didu...
Ali Ngabalin di Catatan Demokrasi (Youtube/TvOne)

Suara.com - Tenaga ahli Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Ali Mochtar Ngabalin serang balik Mantan Sekertaris Kementrian BUMN, Muhammad Said Didu yang menyindirnya.

Setelah sempat terlibat debat panas dengan Panda Nababan dan Deolipa Yumara dalam acara Catatan Demokrasi TvOne, Ali Ngabalin disindir oleh Said Didu.

"Hindari berdebat dengan pemaki dari Istana," cuit @msaid_didu pada Rabu (31/08/22).

Menanggapi sindiran dari Said Didu, Ali Ngabalin langsung balik menuliskan cuitan yang ia tujukan untuk Said Didu.

"Bilang ya sama Said Didu, "Lalat memang susah membedakan antara bunga dan sampah". Prasangka buruk selalu melahirkan otak kotor & busuk seperti isi kepala pengacara yang dipecat itu dengan gampang Dirtipidum Bareskrim dibilangin bodoh. Sama otakmu Said Didu yang penuh sampah. #SalamPresisi," cuit @AliNgabalinNew pada Kamis (01/09/22).

Unggahan dari Ali Ngabalin ini pun lantas menjadi sorotan dari netizen. Netizen memberikan komentar pro kontra atas cuitan ini.

"Maklumin aja bang. Orang sakit hati mah bebas ngelantur," tulis seorang netizen.

"Elit memalukan, nggak ada etika norak," imbuh netizen lain.

"Saya dukung Pak!Hajar terus sampah sampah negara. Kita memang harus bersihkan otak-otak sampah macam pecatan komisaris BUMN yang nggak berguna itu," ujar netizen lain.

baca juga

"Menurut saya nggak pantas bapak menjadi jubir presiden. Memalukan," tambah netizen lain.

"Bang Ngabalin, mau juga dong aku dimaki," komentar netizen lainnya.

Sebagai informasi, aksi sindir menyindir ini bermula saat Said Didu memberikan komentar menohok atas sikap Ali Ngabalin pada saat tampil menjadi salah satu pembicara yang menanggapi rekonstruksi kasus Brigadir J.

Pasalnya, saat berdebat dengan pembicara lain, yaitu mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara dan mantan anggota DPR RI Komisi III, Panda Nababan, ia tampak marah-marah.

Ali Ngabalin tampak tersulut emosi dan mengeluarkan makian karena tak sepakat dengan pembicara lainnya.

Kemarahan Ali Ngabalin bermula saat mantan anggota DPR RI Komisi III, Panda Nababan mengkritisi kinerja kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deolipa Menilai Dua Petinggi Polri Dianggap Biang Kerok Saat Rekontruksi Digelar

Deolipa Menilai Dua Petinggi Polri Dianggap Biang Kerok Saat Rekontruksi Digelar

Bandungbarat | Kamis, 01 September 2022 | 12:02 WIB

Putri Sambo Bikin Sejarah! Tersangka Pembunuhan Brigadir J Tak Ditahan dan Cukup Wajib Lapor

Putri Sambo Bikin Sejarah! Tersangka Pembunuhan Brigadir J Tak Ditahan dan Cukup Wajib Lapor

Denpasar | Kamis, 01 September 2022 | 09:36 WIB

Lirik Lagu Wake Me Up When September Ends yang Trending di Twitter

Lirik Lagu Wake Me Up When September Ends yang Trending di Twitter

Semarang | Kamis, 01 September 2022 | 09:20 WIB

Ulasan Buku 'Ini Aheng Bukan Dilan', Menyembunyikan Luka di Balik Tawa

Ulasan Buku 'Ini Aheng Bukan Dilan', Menyembunyikan Luka di Balik Tawa

Your Say | Kamis, 01 September 2022 | 08:14 WIB

Logika Deolipa: Putri dan Kuat Ma'ruf Otak Pembunuhan Brigadir J, Bukan Sambo

Logika Deolipa: Putri dan Kuat Ma'ruf Otak Pembunuhan Brigadir J, Bukan Sambo

Fresh | Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Komentari Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Eks Kuasa Hukum Bharada E: Cacat Karena Rasa Keadilan Masyarakat Dilanggar

Komentari Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Eks Kuasa Hukum Bharada E: Cacat Karena Rasa Keadilan Masyarakat Dilanggar

News | Rabu, 31 Agustus 2022 | 16:54 WIB

Terkini

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×