BLT Cair Usai Harga BBM Naik, Rocky Gerung: Kayak Kasih Oksigen Habis Orangnya Dicekik

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Senin, 05 September 2022 | 14:33 WIB
BLT Cair Usai Harga BBM Naik, Rocky Gerung: Kayak Kasih Oksigen Habis Orangnya Dicekik
Ilustrasi BLT, BST, PKH, BNPT, bantuan sosial, bansos. [Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang resmi diberlakukan sejak Sabtu (3/9/2022) tentu mengundang berbagai reaksi masyarakat.

Selain menaikkan harga BBM, pemerintah juga berencana mencairkan sejumlah program bantuan sosial (bansos) seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang masing-masing akan mendapatkan Rp 600 ribu.

Pemerintah disebut akan mulai memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM sebesar Rp 24,17 triliun.

Keputusan pemerintah yang berencana meberikan BLT usai menaikkan harga BBM rupanya juga tak lepas dari sorotan.

Ilustrasi BBM (unsplash)
Ilustrasi BBM (unsplash)

Salah satunya dinyatakan oleh pegamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung.

Dalam hal ini, Rocky Gerung menyebutkan bahwa pemberian BLT usai kenaikan harga BBM bak memberikan oksigen usai mencekik rakyat.

"Dari logika kita jadi BLT itu semacam oksigen setelah orangnya dicekik, kan begitu sebenarnya?" ujar Rocky Gerung melalui kanal Youtubenya yang diunggah pada Senin (5/9/2022).

"Udah dicekik enggak bisa napas baru dikasih oksigen, itu kan di situ pemerintah curangnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menambahkan bahwa ketika ada kebijakan BLT menandakan bahwa kemiskinan sudah terjadi. 

"Buruknya pemerintah menganggap bahwa untuk mencegah kebijakan yang memberatkan rakyat kami berikan BLT, kalau tahu memberatkan rakyat kenapa diambil," kata Rocky Gerung.

"Kita sedang dicekik lalu dibujuk dengan BLT, kenapa dicekik biar kita mudah disuap," imbuhnya.

Pengamat politik, Rocky Gerung. [Dok.Hops]
Pengamat politik, Rocky Gerung. [Dok.Hops]

Sebelumnya diketahui bahwa Harga BBM subsidi Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi 10.000 per liter. Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi 6.800 per liter.

Tak hanya itu Arifin juga menyebut harga Pertamax non subsidi juga alami penyesuaian harga yakni dari Rp 12.500 menjadi 14.500 per liter.

Sementara itu, BLT rencanya kan dicairkan untuk para pekerja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Naikkan Harga BBM, GP Ansor: Ini Keadilan Subsidi untuk Rakyat

Pemerintah Naikkan Harga BBM, GP Ansor: Ini Keadilan Subsidi untuk Rakyat

Jogja | Senin, 05 September 2022 | 13:55 WIB

Duh! BBM Naik, Sopir Angkot Kota Magelang Tombok Bensin Rp35 Ribu Sehari: Hidup Segan Mati Tak Mau

Duh! BBM Naik, Sopir Angkot Kota Magelang Tombok Bensin Rp35 Ribu Sehari: Hidup Segan Mati Tak Mau

Jawa Tengah | Senin, 05 September 2022 | 13:52 WIB

Ngeri! Nekad Lewat Lokasi Tawuran Demi Antar Paket, Kurir: Misi Bang

Ngeri! Nekad Lewat Lokasi Tawuran Demi Antar Paket, Kurir: Misi Bang

Kaltim | Senin, 05 September 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:10 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:59 WIB

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:57 WIB

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:54 WIB

Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar

Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:29 WIB

Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam

Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:28 WIB

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15 WIB

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:06 WIB