Geger Mahasiswi Diduga Hina Jokowi Saat Demo Kenaikan Harga BBM, Ada yang Sebut-sebut Nama Sambo

Reza Gunadha | Elvariza Opita | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 11:54 WIB
Geger Mahasiswi Diduga Hina Jokowi Saat Demo Kenaikan Harga BBM, Ada yang Sebut-sebut Nama Sambo
Beredar video mahasiswi diduga menghina Jokowi hingga menyebut Sambo ke polisi di demo kenaikan harga BBM. (Instagram/@polisipengabdian)

Suara.com - Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) digelar di beberapa titik di Indonesia pada Selasa (6/9/2022) kemarin. Beberapa di antaranya berujung ricuh karena terbakar emosi saat berhadapan dengan aparat.

Aksi unjuk rasa di video viral unggahan akun Instagram @newsupdateonline berikut ini juga tampaknya mulai panas. Massa demonstran yang mengenakan jas almamater menggunakan toa untuk menyampaikan tuntutan mereka supaya harga BBM diturunkan kembali.

Tampak sejumlah aparat kepolisian berjaga di depan mereka, meski sepertinya hal itu tak terlalu diindahkan karena nyatanya ada massa yang nekat naik ke pilar-pilar gedung.

Namun video ini menjadi sorotan karena kalimat tidak etis yang terdengar diteriakkan oleh peserta demonstrasi. Bukan hanya itu, ada pula yang mengaitkan para aparat yang berjaga dengan Ferdy Sambo.

"Aparat udah kek mantan, Penghianat," tulis pemilik video sembari memperlihatkan deretan petugas kepolisian yang membentuk barikade menghadapi massa demonstran, dikutip Suara.com, Rabu (7/9/2022).

Video yang semula diunggah akun Instagram @polisipengabdian itu lantas memperdengarkan suara seorang mahasiswi, yang diduga sebagai pemilik video tersebut, yang mengkritik pedas para polisi.

"Percuma ganteng tapi nyakitin!" serunya beberapa kali, bahkan memfokuskan kameranya kepada sosok seorang polisi yang cuma bisa tersenyum sungkan.

Lalu setelahnya terdengar demonstran yang bersahut-sahutan menyampaikan aspirasi mereka, termasuk memanggil para polisi itu dengan sebutan Sambo. Tentu saja hal ini merujuk pada sosok Ferdy Sambo yang menyeret banyak nama petugas kepolisian dalam kasus penembakan dan obstruction of justice Brigadir J.

Tak lama setelah itulah terdengar teriakan dari seorang mahasiswi yang sampai membuat kerumunan diam terkejut. Pasalnya mahasiswi itu berani menyebut Presiden Joko Widodo dengan kata-kata kasar.

"Jokowi jan***!" seru mahasiswi itu, yang membuat beberapa anggota polisi sampai melihat sangsi ke arahnya. Beberapa teman demonstrannya justru terdengar bersorak setelah ia mengumpat seperti itu.

Setelahnya pun terdengar ada mahasiswa yang berani menghina para polisi. "Polisi anj***!" ucap mereka sebelum video berakhir.

Situasi yang tampaknya diabadikan lewat fitur story di Facebook tersebut seketika menjadi sorotan publik. Pasalnya penyampaian aspirasi lewat unjuk rasa seharusnya dilakukan dengan tertib dan tidak menyakiti pihak manapun.

"Jaga bahasa tutur kata ya mba," kecam @polisipengabdian di kolom caption postingannya.

Beberapa pihak juga menyayangkan polisi yang malah menjadi sasaran amukan massa ketika mereka dinilai cuma bertugas untuk mengamankan situasi.

"Dalam menyampaikan kritik dan aspirasi itu memang wajib dalam negara Demokrasi, tapi jika melontarkan kata bersifat kebencian dan hinaan!!" tegas @newsupdateonline.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicari Massa Buruh Tolak BBM Naik Tapi Puan Maharani Asyik Rayakan Ulang Tahun, Netizen: Miris

Dicari Massa Buruh Tolak BBM Naik Tapi Puan Maharani Asyik Rayakan Ulang Tahun, Netizen: Miris

Sumsel | Rabu, 07 September 2022 | 10:59 WIB

Ironi Sopir Angkot, Malah Dicegat Dishub Gara-gara Naikkan Tarif di Tengah Kenaikan Harga BBM

Ironi Sopir Angkot, Malah Dicegat Dishub Gara-gara Naikkan Tarif di Tengah Kenaikan Harga BBM

News | Rabu, 07 September 2022 | 11:01 WIB

Masyarakat Jogja Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Siang Ini, Gejayan Memanggil: Semua Berhak Marah!

Masyarakat Jogja Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Siang Ini, Gejayan Memanggil: Semua Berhak Marah!

Jogja | Rabu, 07 September 2022 | 10:29 WIB

Bentrok saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa Ejek Polisi: Didikan Sambo Kalian Semua!

Bentrok saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa Ejek Polisi: Didikan Sambo Kalian Semua!

News | Rabu, 07 September 2022 | 10:25 WIB

Deretan Poster Nyeleneh di Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Singgung Sugar Daddy sampai Pesulap Merah

Deretan Poster Nyeleneh di Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Singgung Sugar Daddy sampai Pesulap Merah

News | Rabu, 07 September 2022 | 10:21 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB