Ikut Sengsara Gegara BBM Naik, Massa Ojol: Tarif Tak Berpihak, Kami Tidak Dilindungi Negara!

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 09 September 2022 | 16:06 WIB
Ikut Sengsara Gegara BBM Naik, Massa Ojol: Tarif Tak Berpihak, Kami Tidak Dilindungi Negara!
Penampakan massa Ojol saat ikut demonstrasi menolak kenaikan BBM di kawasan Patung Kuda, Jakarta. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Massa dari pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Laskar Malari menggelar Aksi 99 untuk menolak kenaikan harga BBM di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2022).

Berdasarkan keterangan pers yang dibagikan, sebagai pengemudi ojol mereka mengaku paling terdampak akibat kenaikan harga BBM.

"Bagi pengemudi ojek online yang dalam keseharian mencari nafkahnya sangat tergantung dengan suplai dan harga BBM," kata mereka dalam keterangannya.

Menurut mereka, kenaikan itu tidak dibarengi dengan kenaikan tarif yang maksimal bagi mereka.

"Tarif yang selama ini sangat tidak berpihak serta besarnya potongan yang dilakukan oleh aplikator sebesar 20 persen," ujar mereka.

Kondisi mereka juga diperparah dengan tidak adanya jaminan perlindungan.

"Tidak adanya perlindungan hukum saat kami mencari nafkah oleh pemerintah, jelas membuat pengemudi ojek online adalah yang terkena dampak terbesar dari kenaikan BBM ini," ungkapnya.

Karenanya dalam unjuk rasa ini mereka menyampaikan sejumlah tuntutannya, yaitu

baca juga
  1. Rasionalisasi tarif ojek online nasional atas dampak kenaikan harga BBM.
  2. Pemerintah harus mempercepat terwujudnya payung hukum bagi profesi ojek online.
  3. Biaya sewa aplikasi ojek online maksimal 10 persen untuk semua aplikator.

Untuk diketahui, unjuk rasa di kawasan Patung Kuda bukan hanya dilaksanakan oleh kelompok pengemudi ojek online, namun juga digelar oleh berbagai elemen masyarakat seperti mahasiswa.

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian memperketat keamanan menjelang aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM yang akan digelar sejumlah elemen masyarakat di kawasan Patung Kuda.

Kepolisian memblokade Jalan Merdeka Barat yang mengarah ke Istana Negara dan sebaliknya.

Blokade dilakukan dengan pemasangan kawat berduri dua lapis dan dipasangi separator sebanyak empat lapis. Kemudian di pembatas paling belakang dipasang water barrier.

Pemasangan berlapis itu dilakukan diduga untuk mengantisipasi massa berusaha menerobos blokade. Karena sebelumnya, saat unjuk rasa Kamis (8/9) kemarin yang digelar kelompok mahasiswa, dua lapis kawat berduri berhasil disingkirkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Penyesuaian Harga BBM, Ganjar Turunkan Suku Bunga Kredit Bank Jateng

Pasca Penyesuaian Harga BBM, Ganjar Turunkan Suku Bunga Kredit Bank Jateng

Bisnis | Jum'at, 09 September 2022 | 15:58 WIB

Geruduk DPR Demo Tolak Kenaikan BBM, Segelintir Orang Kibarkan Bendera Ar Rayah dan Al Liwa

Geruduk DPR Demo Tolak Kenaikan BBM, Segelintir Orang Kibarkan Bendera Ar Rayah dan Al Liwa

News | Jum'at, 09 September 2022 | 15:22 WIB

BBM Jenis Ini Bakal Dihapus dari Indonesia Mulai 2023, Pertalite Termasuk?

BBM Jenis Ini Bakal Dihapus dari Indonesia Mulai 2023, Pertalite Termasuk?

News | Jum'at, 09 September 2022 | 15:16 WIB

Cegah Massa Tolak Kenaikan Harga BBM Terobos Blokade, Kepolisian Pasang Pembatas Berlapis di Patung Kuda

Cegah Massa Tolak Kenaikan Harga BBM Terobos Blokade, Kepolisian Pasang Pembatas Berlapis di Patung Kuda

News | Jum'at, 09 September 2022 | 14:07 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×