Ma'ruf Amin Bahas Banyak Ormas Islam Masih Punya Sifat Ananiah

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 14 September 2022 | 18:52 WIB
Ma'ruf Amin Bahas Banyak Ormas Islam Masih Punya Sifat Ananiah
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. (ANTARA/HO-BPMI Setwapres/aa.)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyentil banyaknya organisasi masyarakat (ormas) Islam yang masih memiliki sifat ananiah. Artinya, mereka ingin tampil sendiri dan tidak membangun ukhuwah atau persaudaraan antar-umat.

Menurut Ma'ruf, sifat ananiah merupakan ego yang tidak menjadi bagian dari kesatuan. Ego tampil sendiri itu dinilainya sangat merugikan ormas.

"Masih banyak ormas, bahkan individual, masih ada sifat ananiah. Ananiah ini ego ingin tampil sendiri, bukan menjadi satu kesatuan, sehingga tidak terjadi koordinasi," kata Ma'ruf Amin di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Hal ini disampaikan Ma'ruf dalam acara pembukaan Muktamar Al Ittihadiyah XX yang dilakukan secara "hybrid". Dalam acara ini, sebagian peserta muktamar hadir di Istana Wakil Presiden dan sebagian berada di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur.

Adpun ananiah yang dimaksud adalah sikap seseorang yang selalu mementingkan diri sendiri tanpa memperdulikan orang lain di sekitarnya.

"Kalau istilah Majelis Ulama itu tidak ada gerakan yang terorganisasi. Ukhuwah Islamiyah itu penting apa sebabnya? Agar yang petunjuk dan tidak petunjuk itu sudah jelas," jelas Ma'aruf.

"Jadi tidak lagi ada kesaruan sehingga tidak perlu ada perbedaan. kalau pun ada perbedaan itu dikhilafiyah, sudah ada rumusnya, yaitu mazhab ente mezhab ente, mazhab saya ya mazhab saya. Jadi masing-masing," lanjutnya.

Apalagi saat ini perbedaan itu dikembangkan menjadi perbedaan antarpartai.

"Cuma sekarang dikembangkan 'Lakum partai dinukum waliyadin', partai anda partai anda, partai saya partai saya. Ini tidak perlu, kenapa? Yang ditakutkan apa?" lanjutnya.

baca juga

"Kata imam Ibnu Atha'illah yang dikhawatirkan itu hawa nafsu jadi kalau tidak terjadi ini atau terjadi konflik, ketidakutuhan itu sebenarnya bukan cara-cara berpikir dalam menyampaikan satu tujuan tapi itu dorongan hawa nafsu, ini yang harus dihindari karena sikap-sikap ego kelompok itu juga harus dihindari," tambah Wapres.

Menurut Wapres, ormas Islam saat ini memiliki penyakit terkait ananiah (egoisme) sehingga tidak ada keutuhan.

"Dan kita juga sebagai bangsa membangun ukhuwah wathaniyah (persaudaraan antarsesama bangsa). Kenapa? Karena kita menjadi negara sudah menjadi negara kesepakatan dengan semua golongan untuk hidup bareng di sini dengan semua golongan," ucapnya.

"Maka itu saya sebut adalah kesepakatan nasional, maka saya menamakan negara 'darul mitsaq' itu negara kesepakatan," sambungnya.

Wapres pun meminta agar masyarakat Indonesia menjadi Muslim yang tetap memegang kesepakatan nasional.

Di samping itu, menurut Wapres, Islam di Indonesia adalah Islam yang kaffah maal mitsaq (penerapan Islam yang menyeluruh dengan kesepakatan kebangsaan yang beragam) sesuai dengan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.

"Menurut saya, karena kita membangun persaudaraan sebangsa dan setanah air, aspirasi di negara ini boleh disampaikan dengan cara yang baik," pesannya.

"Ada aturan main-nya, ada tata krama-nya semua diatur, menyampaikan aspirasi, sehingga di negara kita, demokrasi semua boleh sepanjang dalam kerangka kesepakatan nasional," tandas Wapres Ma'ruf Amin. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Kuantitas Dakwah di Indonesia sudah Melimpah, Ma'ruf Amin Soroti Kualitas Pendakwah yang Belum Maksimal

Sebut Kuantitas Dakwah di Indonesia sudah Melimpah, Ma'ruf Amin Soroti Kualitas Pendakwah yang Belum Maksimal

Jogja | Rabu, 14 September 2022 | 18:10 WIB

Wakil Presiden Ma'ruf Amin: Kualitas Konten Dakwah Perlu Ditingkatkan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin: Kualitas Konten Dakwah Perlu Ditingkatkan

Sulsel | Rabu, 14 September 2022 | 17:01 WIB

Wapres Maruf Amin Janji Sediakan Lingkungan Kerja Inklusif dan Aman untuk Para Buruh

Wapres Maruf Amin Janji Sediakan Lingkungan Kerja Inklusif dan Aman untuk Para Buruh

Bisnis | Rabu, 14 September 2022 | 14:31 WIB

Wapres Minta Perkuat Perlindungan Sosial dan Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi

Wapres Minta Perkuat Perlindungan Sosial dan Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi

Metro | Rabu, 14 September 2022 | 13:14 WIB

Wapres Ma'ruf Amin Paparkan 4 Langkah Bentuk Dunia Kerja Baru Kepada Anggota G20

Wapres Ma'ruf Amin Paparkan 4 Langkah Bentuk Dunia Kerja Baru Kepada Anggota G20

Bali | Rabu, 14 September 2022 | 11:20 WIB

Unit Usaha Syariah Perbankan Harus Segera Memisahkan Diri

Unit Usaha Syariah Perbankan Harus Segera Memisahkan Diri

Tantrum | Senin, 12 September 2022 | 17:49 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×