Polisi Jelaskan Alasan Demonstrasi Tidak Boleh di Depan Istana Negara

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 15 September 2022 | 20:12 WIB
Polisi Jelaskan Alasan Demonstrasi Tidak Boleh di Depan Istana Negara
Massa demo dari BEM SI mencoba menyingkirkan kawat berduri yang ditempatkan untuk menghalau demonstran merangsek ke depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) Kombes Komarudin menjelaskan, alasan massa demonstrasi tolak kenaikan BBM tidak boleh berunjuk di depan Istana Negara, Jakarta Pusat (Jakpus) , tempat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkantor.

Terhitung, sejak Pemerintahan Jokowi menaikkan harga BBM pada Sabtu (3/9/2022) lalu, gelombang massa demontrasi hanya dapat menggelar aksi di Kawasan Patung Kuda atau Jalan Merdeka Barat yang berjarak sekitar satu kilometer ke Istana Negara.

"Undang-undang mengatur, kalau rekan-rekan lihat sepanjang akses Jalan Medan Merdeka Barat ini adalah objek vital semua, termasuk Kementerian Pertahanan, instansi militer yang memang tidak boleh ada aksi massa. Dan itu yg menjadi bahan pertimbangan," jelas Komarudin saat ditemui wartawan di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

"Dan rasanya itu sudah diketahui seluruh masyarakat pada umumnya yang sudah umum. Daerah-daerah mana yang tidak boleh ada aksi atau pun batas-batasan sampai mana yang boleh menyampaikan pendapat," sambungnya.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum Pasal 9 pada Ayat 2 disebutkan,

'Penyampaian pendapat di muka umum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dilaksanakan di tempat-tempat terbuka untuk umum, kecuali:

  1. di lingkungan istana kepresidenan, tempat ibadah, instalasi militer, rumah sakit, pelabuhan udara atau laut, stasiun kereta api, terminal angkutan darat, dan obyek- obyek vital nasional;
  2. pada hari besar nasional.'

"Intinya penyampaian pendapat tidak dibungkam namun ada batasan-batasan seperti lokasi waktu dan sebagainya," jelas Komarudin.

Diberitakan sebelumnya, massa mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas yang tergabung dalam BEM SI berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Ketika unjuk rasa berlangsung, sempat terjadi adu dorong antara mahasiswa dengan aparat kepolisian. Mahasiswa berhasil menerobos kawat berduri yang dipasang polisi di Jalan Merdeka Barat.

baca juga

Demonstrasi BEM SI yang digelar Kamis (15/9/2022) sore tadi , merupakan bentuk ultimatum kepada pemerintah atas tidak diresponsnya aksi mereka sebelumnya pada 8 September 2022 lalu.

"Sayangnya presiden beserta pihak pemerintah tidak menemui massa aksi. BEM SI memberikan ultimatum kepada pemerintah. Maka dari itu untuk menindaklanjuti ultimatum tersebut, BEM SI kembali turun aksi," kata Koordinator Media BEM SI Luthfi Yufrizal dalam keterangannya.

Luthfi mengatakan aksi itu akan berlangsung pukul 11.00 WIB. Sebanyak 1.000 peserta akan ikut serta dalam aksi tersebut.

"1.000 massa (yang datang)," ujar dia.

Berikut tiga tuntutan yang akan disampaikan massa BEM SI:

  1. Menuntut dan mendesak pemerintah untuk mencabut keputusan terkait kenaikan BBM
  2. Menuntut dan mendesak pemerintah menunda proyek strategis nasional yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat dan mengalihkan anggaran ke subsidi BBM
  3. Menuntut dan mendesak pemerintah untuk menerapkan regulasi pemakaian BBM bersubsidi secara tegas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Kombes Setyo Emosi Keluarkan Kata Binatang ke Mahasiswa

Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Kombes Setyo Emosi Keluarkan Kata Binatang ke Mahasiswa

Video | Kamis, 15 September 2022 | 19:00 WIB

Emak-Emak Demo di Patung Kuda: Kita Akan Berjuang sampai BBM Turun

Emak-Emak Demo di Patung Kuda: Kita Akan Berjuang sampai BBM Turun

Jakarta | Kamis, 15 September 2022 | 18:14 WIB

Aksi Demo Tolak Kenaikan di Bandung Memanas, Teriakan DPR Bodoh hingga Polisi Pembunuh Bergema

Aksi Demo Tolak Kenaikan di Bandung Memanas, Teriakan DPR Bodoh hingga Polisi Pembunuh Bergema

Jabar | Kamis, 15 September 2022 | 17:08 WIB

Tenaga Ahli KSP Diusir Mahasiswa saat Coba Jelaskan Alasan Jokowi Naikkan Harga BBM, Massa: Bapak Bisa Bikin BBM Turun?

Tenaga Ahli KSP Diusir Mahasiswa saat Coba Jelaskan Alasan Jokowi Naikkan Harga BBM, Massa: Bapak Bisa Bikin BBM Turun?

News | Kamis, 15 September 2022 | 16:34 WIB

Terkini

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 09:02 WIB

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

×