SBY Duga Pilpres Diatur Dua Paslon, NasDem Minta Elite-elite Bangsa Berhenti Saling Tuding dan Tuduh

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 19 September 2022 | 16:36 WIB
SBY Duga Pilpres Diatur Dua Paslon, NasDem Minta Elite-elite Bangsa Berhenti Saling Tuding dan Tuduh
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta berhenti saling tuding dan tuduh terkait Pilpres 2024. (tangkapan layar/istimewa)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali, menyampaikan kekinian sebenarnya tak perlu berandai-andai bicara kemungkinan Pilpres 2024 hanya diikuti berapa pasangan calon. Ali pun meminta para elite bangsa tak saling melempar tuduhan.

Hal itu disampaikan Ali menanggapi pernyataan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang siap turun gunung dan mewanti-wanti soal potensi adanya kecurangan untuk mengatur agar Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan calon.

"Nggak usahlah kita berandai-andai kemungkinan bisa jadi dua pasang itu tidak ditentukan oleh orang lain, itu oleh parpol," kata Ali kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

"Contohnya kalau Demokrat mau membentuk koalisi tapi Demokrat menentukan syarat yang tidak bisa disetujui oleh partai lain ya bahkan koalisi tidak bisa terbentuk. Apakah ada orang lain yang mengganjal Demokrat? kan tidak," sambungnya.

Menurutnya, jika kekinian memang ada yang membuat skenario Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan calon, maka hal itu sah saja. Namun, hal itu balik lagi akan ditentukan oleh partai politik itu sendiri.

"Skenario itu berjalan atau tidak itu tergantung parpol. Kalau kemudian parpol memandang bahwa enggak, kita juga punya pandangan lain," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap seharusnya para elite politik tak saling melempar tuduhan. Menurutnya, hal itu hanya akan membuat kegaduhan.

"Saya berharap kontestasi ini tidak usah saling menuding elite-elite bangsa menuduh ini ada begini karena pada akhirnya nanti akan membuat kegaduhan pada akhirnya tidak akan membuat kesejukan padahal kita mau Pemilu 2024 ini kita lewati dengan kesejukan dengan suasana suka ria," pungkasnya.

baca juga

SBY Turun Gunung

Sebelumnya meski Pemilu baru dilaksanakan tahun 2024 mendatang, ancang-ancang menyambut pesta demokrasi itu sudah disiapkan sejak sekarang.

Tak terkecuali dari Partai Demokrat yang belakangan mencuri perhatian publik karena pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono. Figur yang tak bisa lepas dari Partai Demokrat itu mengklaim siap turun gunung untuk mempersiapkan Pemilu 2024.

SBY dampingi klub bola volinya Lavani berlaga di Gunungkidul. [Kontributor / Julianto]
SBY di Gunungkidul. [Kontributor / Julianto]

Meski masih dua tahun lagi, SBY mengaku sudah mempersiapkan diri dari sekarang karena mencium adanya tanda-tanda kecurangan saat itu.

Hal ini seperti dilihat Suara.com di unggahan akun Instagram @jayalah.negeriku. Tampak SBY berdiri di podium dan memberi arahan kepada para kadernya.

"Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilu 2024 mendatang?" ucap SBY sebagai pembuka arahannya, dikutip pada Sabtu (17/9/2022).

"Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," sambung SBY yang bak langsung melempar bom.

Lalu dugaan kecurangan seperti apa yang dimaksud SBY?

"Konon akan diatur dalam Pemilihan Presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka, dua pasangan Capres dan Cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka," beber SBY.

"Informasinya, Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan Capres Cawapresnya sendiri, bersama koalisi tentu saja. Jahat bukan? Menginjak-injak hak rakyat bukan?" imbuhnya.

Kecurangan yang konon, menurut SBY, siap dilakukan di Pemilu 2024 ini pemicu sang mantan presiden untuk turun gunung. Tentu tujuannya hanya satu, mempertahankan Pemilu sebagai ajang untuk rakyat memilih dan dipilih alih-alih dikendalikan oleh penguasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentil SBY, Hasto Klaim PDIP Selalu Jadi Korban Penjegalan saat Pemilu

Sentil SBY, Hasto Klaim PDIP Selalu Jadi Korban Penjegalan saat Pemilu

News | Senin, 19 September 2022 | 16:24 WIB

PDIP dan Partai Demokrat 'Baku Hantam', PDIP: Jangan Ganggu Jokowi, Demokrat: Jangan Jegal AHY

PDIP dan Partai Demokrat 'Baku Hantam', PDIP: Jangan Ganggu Jokowi, Demokrat: Jangan Jegal AHY

Bandungbarat | Senin, 19 September 2022 | 16:01 WIB

SBY Dibisiki Info Dugaan Skenario Kecurangan Pemilu 2024: Atur Hanya 2 Paslon, Yang Lain Dijegal Pakai Instrumen Hukum

SBY Dibisiki Info Dugaan Skenario Kecurangan Pemilu 2024: Atur Hanya 2 Paslon, Yang Lain Dijegal Pakai Instrumen Hukum

News | Senin, 19 September 2022 | 15:55 WIB

SBY Masuk FYP TikTok, Momen Langka Nyanyi Lagu Tipe-X 'Kamu Nggak Sendirian' Ramai Dikomentari

SBY Masuk FYP TikTok, Momen Langka Nyanyi Lagu Tipe-X 'Kamu Nggak Sendirian' Ramai Dikomentari

News | Senin, 19 September 2022 | 15:55 WIB

PDIP: Pidato SBY Menggelikan, Playing Victim Takut Kalah Sebelum Bertanding

PDIP: Pidato SBY Menggelikan, Playing Victim Takut Kalah Sebelum Bertanding

News | Senin, 19 September 2022 | 16:17 WIB

PDIP: SBY Turun Gunung karena Khawatir AHY Tak Jadi Capres atau Cawapres

PDIP: SBY Turun Gunung karena Khawatir AHY Tak Jadi Capres atau Cawapres

News | Senin, 19 September 2022 | 15:25 WIB

Terkini

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

×