Elizabeth II: Anak Perempuan yang Tak Menyangka Akan Menjadi Ratu

SiswantoABC Suara.Com
Selasa, 20 September 2022 | 11:40 WIB
Elizabeth II: Anak Perempuan yang Tak Menyangka Akan Menjadi Ratu
Prajurit kerajaan mengawal iring-iringan yang membawa peti mati Ratu elizabeth II saat tiba di Kastil Windsor, Inggris, Senin (19/9/2022). [Ryan Pierse / POOL / AFP]

Suara.com - Di usianya yang baru 25 tahun, Ratu Elizabeth harus menerima takhta yang tak ia duga sebelumnya. Artinya ia harus mengabdikan dirinya untuk memberikan pelayanan kepada warganya dan menjaga monarki di saat dunia berubah.

Sepanjang 1.200 tahun peperangan, kematian, dan pengembangan kerajaan, suksesi dalam monarki Inggris jarang turun dalam satu garis darah yang lurus.

Ada takhta yang diwarisi dari ayahnya yang meninggal, ada pula yang harus merebutnya lewat perang, bahkan sampai pembunuhan.

Tapi bagi Elizabeth yang masih muda, mahkota emas dengan 440 batu berlian didapatkannya lewat sebuah skandal, 'royal scandal'.

Dengan berat 2,3 kilogram, mahkota St Edward yang disematkan saat ia dinobatkan menjadi Ratu Inggris, mengubah hidup Lilibet Windsor yang harus menanggung berat kedaulatan. 

Di pundaknya, Elizabeth punya beban menanggung harapan dari kerajaan Inggris, orang-orang yang ia cintai, keinginan dan keinginan rakyatnya. Seringkali ia juga menanggung kekecewaan rakyatnya.

Tapi selama 70 tahun berkuasa, Ratu Elizabeth tetap teguh pada janjinya sendiri.

"Seluruh hidup saya, apakah itu panjang atau pendek, akan diabadikan untuk melayani Anda."

Ia hidup lebih lama dari yang ia bayangkan, tapi pengabdiannya tidak pernah goyah.

Baca Juga: Terungkap Makna Perhiasan Mutiara dari Ratu Elizabeth yang Dipakai Kate Middleton Hingga Meghan Markle

Tak dilahirkan jadi ratu

A black and white photo shows Queen Elizabeth II as a baby. Image: Queen Elizabeth II as a baby, taken in May 1926. Supplied: National Portrait Gallery, London

Elizabeth Alexandra Mary Windsor lahir pada 21 April 1926, di saat kakeknya, Raja George V berkuasa.

Sebenarnya ia berada di urutan ketiga dari garis penerus kerajaan, setelah ayahnya Albert, 'Duke of York' dan pamannya David.

Awalnya mungkin ia hanya jadi pelengkap di House of Windsor, di mana biasanya keturunan pria lebih mendapatkan pengakuan.

Tapi ada sesuatu dalam diri Elizabeth sejak kecil, sepertinya ia tahu jika ia ditakdirkan untuk menjadi seseorang yang besar. 

"Dia punya aura otoritas yang menakjubkan saat masih balita," kata Winston Churchill tentang Elizabeth yang berusia dua tahun, menggambarkannya sebagai seseorang yang memiliki "karakter".

Beberapa dekade kemudian, ketika Winston berusia 77 tahun dan Elizabeth berusia 25 tahun, Winston menjadi yang pertama dari 13 perdana menteri Inggris di bawah Elizabeth.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI