Pulau Obi di Maluku Utara yang Kaya Nikel

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 23 September 2022 | 19:03 WIB
Pulau Obi di Maluku Utara yang Kaya Nikel
Bahan baku baterai kendaraan listrik hasil olahan nikel oleh Harita Nickel di Pulau Obi. (Istimewa)

Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia menjadi salah satu negara di dunia dengan sumber daya alam yang sangat melimpah. Kondisi excellent tectonic dan geologi yang membawa Indonesia menjadi salah satu produsen terbesar emas, tembaga, nikel dan timah. Oleh karena itu, Indonesia menjadi negara dengan peringkat nomor 2 di dunia untuk cadangan nikel sebesar 72 juta ton. Jumlah ini merupakan 52 persen dari total cadangan nikel dunia sebanyak 139.419.000 ton.

Selain di Sulawesi, Kalimantan dan Papua, Maluku Utara khususnya di Pulau Obi juga menjadi penghasil tambang nikel terbesar di Indonesia. Di antara hamparan dan panorama yang begitu indah, pulau di wilayah Timur Indonesia ini menyimpan cadangan nikel yang begitu besar. Diperkirakan, cadangan nikel di Kawasan Maluku Utara mencapai 1,4 miliar ton bijih.

Bahkan wilayah ini disebut sebagai penyumbang terbesar pertambangan nikel di Indonesia dengan cadangan nikel sebesar 39% dan tembaga 92,48% dari total nasional.

Di sini juga telah beroperasi industri pengolahan dengan produk berupa feronikel, produk yang banyak kita manfaatkan sehari-hari sebagai pelapis barang stainless steel dan industri pemurnian dengan produk akhir berupa Mixed Hydroxide Precipitate. Produk terakhir ini sedang naik daun karena menjadi material penting bahan baku baterai kendaraan listrik.

Selain stok yang melimpah, kualitas nikel dan tembaga yang dihasilkan dari Pulau Obi juga telah diekspor ke beberapa negara seperti Tiongkok, Jepang, Korea, Filipina dan masih banyak lainnya.

Laporan Perekonomian Maluku Utara yang dipublikasikan Bank Indonesia pada Agustus lalu, menyebutkan perekonomian Provinsi Maluku Utara pada triwulan II 2022 tumbuh sebesar 27,74% year on year (yoy), tetap tumbuh tinggi meskipun mengalami deselerasi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 28,33% (yoy).

Maluku Utara menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia untuk periode triwulan II 2022, bersama dengan Papua sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua, dan Sulawesi Tengah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga.

Dilihat dari sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi tetap didorong oleh pertumbuhan masif ekspor luar negeri sejalan dengan terus meningkatnya produksi komoditas hilir nikel, serta pertumbuhan investasi yang masuk sejalan dengan operasional smelter di Maluku Utara.

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, Indonesia berkembang pesat dalam pengembangan industri besi dan baja, yakni industri turunan dari nikel.

baca juga

“Sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar di dunia, Indonesia berkembang pesat dalam industri besi dan baja, dan saat ini menjadi negara penghasil besi baja stainless terbesar nomor dua di dunia. Transformasi ini akan diikuti dengan barang-barang tambang, seperti tembaga dan bauksit untuk aluminium yang akan menjadi tulang punggung industri energi baru dan terbarukan, termasuk baterai litium dan mobil listrik,” ujar Jokowi saat “ASEAN-US Special Summit with Business Leaders”, pada bulan Mei lalu.

Beberapa perusahaan tambang nikel di Pulau Obi telah menjalankan amanat hilirisasi dengan meningkatkan nilai tambah, melalui proses pengolahan atau biasa disebut smelter dan pemurnian.

Jokowi juga mengatakan bahwa hilirisasi nikel telah meningkatkan ekspor besi baja 18x lipat dengan nilai Rp306 triliun di tahun 2021. Sebelumnya di tahun 2014 hanya sekitar Rp16 triliun. Manfaat lain dari hilirisasi nikel tentu saja berupa kontribusi peningkatan pendapatan ekonomi daerah, jumlah serapan tenaga kerja, dan kontribusi bagi masyarakat setempat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Baterai Beroperasi, Harga Mobil Listrik di Indonesia Diharapkan Turun

Pabrik Baterai Beroperasi, Harga Mobil Listrik di Indonesia Diharapkan Turun

Otomotif | Kamis, 22 September 2022 | 22:06 WIB

Kinerja Ekspor Sektor Industri Manufaktur Terus Melambung

Kinerja Ekspor Sektor Industri Manufaktur Terus Melambung

Tantrum | Senin, 19 September 2022 | 10:41 WIB

Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Periksa Dirut RSU Chasan Boesoerie Terkait Dugaan Korupsi

Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Periksa Dirut RSU Chasan Boesoerie Terkait Dugaan Korupsi

Sulsel | Minggu, 18 September 2022 | 14:01 WIB

Indonesia Mulai Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Tahun 2024

Indonesia Mulai Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Tahun 2024

Serang | Sabtu, 17 September 2022 | 18:14 WIB

Gaikindo: Indonesia Produksi Baterai Mobil Listrik Mulai 2024

Gaikindo: Indonesia Produksi Baterai Mobil Listrik Mulai 2024

Otomotif | Sabtu, 17 September 2022 | 16:59 WIB

Uni Eropa Ngambek Ekspor Tambang Mentah Dihentikan, Menteri Bahlil Minta ASEAN Kompak

Uni Eropa Ngambek Ekspor Tambang Mentah Dihentikan, Menteri Bahlil Minta ASEAN Kompak

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 11:38 WIB

Terkini

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Manggarai Waspada Mecet! Ada Peresmian LRT Jakarta, Warga Bisa Gunakan Jalur Alternatif Ini

Manggarai Waspada Mecet! Ada Peresmian LRT Jakarta, Warga Bisa Gunakan Jalur Alternatif Ini

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:22 WIB

Bolehkah Pelajar Tidak Ikut TKA? Ini Penjelasan Resmi BKPDM Kemendikdasmen

Bolehkah Pelajar Tidak Ikut TKA? Ini Penjelasan Resmi BKPDM Kemendikdasmen

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:20 WIB

×