Bayi dalam Kandungan Tersenyum Ketika Merasakan Wortel

Siswanto, BBC

Selasa, 27 September 2022 | 09:52 WIB
Bayi dalam Kandungan Tersenyum Ketika Merasakan Wortel
BBC

Suara.com - Jika rasa sayuran kale membuat Anda meringis, Anda tidak sendirian.

Para ilmuwan menemukan janin di dalam rahim tampak tersenyum setelah sang ibu makan wortel dan terlihat seperti cemberut usai si ibu makan kale.

Laboratorium Penelitian Janin dan Neonatal Universitas Durham, Inggris, mengungkapkan itu merupakan bukti langsung pertama yang menunjukkan janin merespons rasa yang berbeda secara nyata atau sejak berada dalam kandungan.

Para peneliti mempelajari lebih dari 100 perempuan hamil dan bayi yang belum lahir di Inggris.

Mereka memberikan 35 perempuan kapsul berisi bubuk wortel dan 34 perempuan lain bubuk kale. Sisa 30 perempuan lagi adalah bagian dari kelompok yang tidak makan kedua bubuk itu.

Reaksi nyata melalui pemindaian 4D

Kelompok tersebut melaporkan dalam jurnal Psychological Science, bahwa 20 menit setelah ibu menelan kapsul, pemindaian melalui ultrasound 4D menunjukkan sebagian besar janin yang terpapar kale tampak meringis. Sementara itu, mereka yang terpapar wortel terlihat tersenyum.

Adapun kelompok dari 30 perempuan hamil yang tidak makan apa-apa, tidak memiliki respons yang sama.

Penelitian sebelumnya menunjukkan preferensi makanan kita mungkin dimulai sebelum kelahiran, karena cairan ketuban yang mengelilingi janin memiliki rasa yang berbeda tergantung pada diet si perempuan yang sedang hamil tersebut.

Tetapi studi terbaru dari Universitas Durham mengatakan ini adalah gambar pertama secara langsung atas respons bayi yang belum lahir terhadap rasa yang berbeda-beda.

baca juga

Kapan janin mulai mencicipi makanan?

"Kami tahu dari penelitian sebelumnya bahwa nutrisi yang diterima janin melalui makanan sang ibu, sangat penting untuk perkembangan kesehatannya di kemudian hari. Namun yang tidak kami ketahui adalah kapan itu dimulai," kata Nadja Reissland, rekan penulis studi tersebut yang juga kepala Laboratorium Penelitian Janin dan Neonatal di Universitas Durham.

"Bayi yang belum lahir menunjukkan preferensi mereka terhadap gula sejak usia kandungan 14 minggu," ujarnya kepada BBC.

"Sebagai percobaan, kami memberikan kapsul bubuk kepada bayi yang belum lahir di usia kehamilan 32 dan 36 minggu, karena ekspresi mereka cenderung semakin kompleks."

"Kami ingin melanjutkan penelitian dan terus merekam data bayi yang belum lahir ini hingga nanti setelah lahir, serta mengamati apakah mereka bereaksi terhadap wortel dan kale seperti yang mereka tunjukkan ketika di dalam rahim."

"Kami berharap mereka terbiasa dengan sayuran hijau setelah lahir, dan oleh karena itu mereka bisa makan sayuran hijau untuk diet sehat."

Apa yang ditunjukkan eksperimen ini kepada kita tentang perkembangan rasa pada bayi?

Reissland berkata percobaan ini menunjukkan bahwa rasa berkembang sangat awal dan juga tergantung pada enkulturasi atau pembudayaan lingkungan setempat terhadap makanan.

"Begitu janin ikut mengalami diet dari sang ibu, setelah lahir mereka akan terbiasa dengan diet tersebut dan terus melanjutkan makanan untuk diet."

Rasa pahit mengindikasikan racun

Reissland kemudian menunjukkan alasan lain bahwa janin mungkin menolak rasa pahit.

"Kami juga mengasosiasikan rasa pahit dengan bahaya, dan bereaksi sesuai dengan hal itu. Tapi karena tidak semua rasa pahit mengindikasikan racun, kita harus mendidik diri kita sendiri dan anak-anak kita untuk mengatasi reaksi ini. Makanan pahit tertentu sebetulnya sehat dan baik untuk mereka."

Namun dia menambahkan, ketika gambar ultrasound menunjukkan reaksi yang mirip dengan orang dewasa yang sedang merasakan sesuatu yang pahit, masih belum diketahui apakah bayi yang belum lahir ini benar-benar mengalami emosi atau ketidaksukaan.

Mimik menyeringai dan senyuman yang terlihat pada ultrasound "mungkin hanya gerakan otot yang bereaksi terhadap rasa pahit," kata Reissland.

Dia juga berkata, bagaimanapun, janin tahu membuat ekspresi wajah.

Apa pendapat ilmuwan lain?

Dr Daniel Robinson, seorang profesor neonatologi di Northwestern University Feinberg School of Medecine di AS, tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Dia mengatakan kepada NBC, orang tidak boleh menafsirkan gambar ultrasound yang memperlihatkan janin menunjukkan kebahagiaan atau ketidaksukaan.

Dr Julie Mennella dari Monell Chemial Senses Center yang berbasis di Philadelphia, juga tidak terlihat di penelitian ini, tapi ahli di bidangnya.

The Guardian mengutip pernyataannya bahwa eksperimen tersebut mendukung temuan sebelumnya, yaitu keturunan belajar tentang diet yang diterapkan ibu mereka melalui rasa makanan dalam cairan ketuban.

Media itu juga mengutip Prof Catherine Forestell dari College of William & Mary di Virginia yang menyambut penelitian di masa depan soal bagaimana janin merespons apa yang ibu mereka makan.

Rewel soal makanan

Beyza Ustun yang memimpin penelitian ini mengatakan, "Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa bayi bisa merasakan dan mencium bau ketika di dalam kandungan. Tapi itu berdasarkan pada hasil pascakelahiran, sementara penelitian kami adalah yang pertama untuk melihat reaksi bayi sebelum kelahiran."

"Kami berpikir bahwa paparan berulang terhadap rasa sebelum kelahiran dapat membantu menetapkan preferensi makanan setelah melahirkan, yang mungkin penting ketika memikirkan seputar makanan sehat dan potensi menghindari 'rewel soal makanan'."

Jadi secara praktis, penelitian ini bisa memberikan petunjuk bagi ibu dan ayah baru yang ingin memastikan anak-anak mereka tidak pilih-pilih soal makanan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Divine Rivals: Keajaiban Kata-kata di Tengah Kegelapan Perang

Novel Divine Rivals: Keajaiban Kata-kata di Tengah Kegelapan Perang

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:30 WIB

4 Serum Wortel Kaya Vitamin C, Solusi Atasi Kulit Kusam dan Bekas Jerawat

4 Serum Wortel Kaya Vitamin C, Solusi Atasi Kulit Kusam dan Bekas Jerawat

Your Say | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:42 WIB

5 Makanan Sehari-hari yang Bantu Samarkan Kerutan, Mudah Ditemukan di Dapur!

5 Makanan Sehari-hari yang Bantu Samarkan Kerutan, Mudah Ditemukan di Dapur!

Lifestyle | Rabu, 26 November 2025 | 18:35 WIB

4 Toner Premium Berbahan Wortel, Rahasia Kulit Glowing Seperti Artis Korea!

4 Toner Premium Berbahan Wortel, Rahasia Kulit Glowing Seperti Artis Korea!

Your Say | Senin, 06 Oktober 2025 | 06:20 WIB

Beredar Potret Ahmad Sahroni Tersenyum di Pesawat Usai Rumahnya Dijarah

Beredar Potret Ahmad Sahroni Tersenyum di Pesawat Usai Rumahnya Dijarah

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:15 WIB

Makna Emoji Tersenyum bagi Gen Z: Ternyata Bukan Tanda Ramah, tapi ...

Makna Emoji Tersenyum bagi Gen Z: Ternyata Bukan Tanda Ramah, tapi ...

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 15:53 WIB

Manfaat Ajaib Resep Jus Wortel dan Madu untuk Penglihatan yang Lebih Tajam

Manfaat Ajaib Resep Jus Wortel dan Madu untuk Penglihatan yang Lebih Tajam

Health | Minggu, 20 April 2025 | 10:37 WIB

Trump Gunakan Strategi "Wortel dan Tongkat" untuk Akhiri Konflik Rusia-Ukraina

Trump Gunakan Strategi "Wortel dan Tongkat" untuk Akhiri Konflik Rusia-Ukraina

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 03:10 WIB

Ada Jus Jeruk hingga Wortel, 5 Jus Ini Mampu Tingkatkan Daya Ingat

Ada Jus Jeruk hingga Wortel, 5 Jus Ini Mampu Tingkatkan Daya Ingat

Your Say | Minggu, 05 Mei 2024 | 12:56 WIB

Apakah Anak Dalam Kandungan Wajib Bayar Zakat Fitrah? Begini Kata Ustaz Abdul Somad

Apakah Anak Dalam Kandungan Wajib Bayar Zakat Fitrah? Begini Kata Ustaz Abdul Somad

Lifestyle | Selasa, 26 Maret 2024 | 16:54 WIB

Terkini

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

×