Soleh Solihun Ungkap Praktik Pungli Perpanjangan STNK, Usai Viral Polisi Berdalih Ulah Oknum

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Selasa, 27 September 2022 | 17:39 WIB
Soleh Solihun Ungkap Praktik Pungli Perpanjangan STNK, Usai Viral Polisi Berdalih Ulah Oknum
Komika Soleh Solihun [Sumarni/Suara.com]

Suara.com - Komika Soleh Solihun mengungkap praktik pungutan liar alias pungli di Samsat Polda Metro Jaya. Praktik pungli itu ia temukan saat mengurus perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK lima tahunan.

Soleh lewat akun Twitter @solehsolihun menyebut dirinya ketika itu diminta uang senilai Rp30 ribu oleh petugas cek fisik kendaraan.

"Perpanjang STNK 5 tahunan. Jam 8 pagi sampai Samsat di Polda Metro, langsung cek fisik, bayar 30 ribu. Setelah cek fisik, motor diparkir, saya tunggu di ruang ini. Jam 8.13, berkas diterima. lanjut lantai 4," tulis @solehsolihun dikutip Suara.com, Selasa (27/9/2022).

Komika Soleh Solihun mengungkap praktik pungutan liar alias pungli di Samsat Polda Metro Jaya. (Twitter @solehsolihun)
Komika Soleh Solihun mengungkap praktik pungutan liar alias pungli di Samsat Polda Metro Jaya. (Twitter @solehsolihun)

Setelah berkicau di Twitter hingga viral terkait adanya biaya cek fisik Rp30 ribu, Soleh dihubungi oleh AKP Mulyono. Kepada Soleh, Mulyono mengaku sebagai Kanit Samsat Jakarta Selatan ingin memberi klarifikasi.

"Pak Mulyono mencoba menghubungi saya sejak pagi dan bilang begini:
'Selamat siang Pak Soleh..saya Mulyono Kanit Samsat Selatan. Ijin mau ngadep Pak Soleh..mau klarifikasi pak, tentang twit Pak Soleh..berkenan sy ngadep pak,'" tulis Soleh membeberkan pesan Mulyono.

Kepada Soleh, Mulyono menyebut tidak ada biaya cek fisik alias gratis. Dia berdalih pungli Rp30 ribu itu merupakan ulah oknum.

"Perkara Rp30 ribu cek fisik, ternyata ulah oknum. barusan AKP Mulyono Kanit Samsat Jakarta Selatan menghadap saya dan meminta maaf atas ulah oknum (di sebelah saya) dan mengatakan si oknum akan diberi hukuman. Pak mulyono sekali lagi memastikan: cek fisik gratis!," ungkap Soleh.

Atas hal itu, Soleh pun meminta Polda Metro Jaya untuk membuat papan informasi secara tegas yang menyebut tidak ada biaya cek fisik.

"Semoga itikad baik Pak Mulyono buat membersihkan pungli dari Samsat bisa terus terlaksana. Saya tadi kasih saran: pasang pengumuman di tempat cek fisik yang bertuliskan: "Cek Fisik, Gratis," ujarnya.

baca juga

Jurnalis Suara.com telah berupaya menghubungi Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman terkait kasus pungli tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan yang bersangkutan belum memberikan respons.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fisik Seharusnya Gratis, Soleh Solihun Kena Pungli Bayar Rp 30 Ribu, Atasan Langsung Turun Tangan 'Jewer' Oknum

Cek Fisik Seharusnya Gratis, Soleh Solihun Kena Pungli Bayar Rp 30 Ribu, Atasan Langsung Turun Tangan 'Jewer' Oknum

Hits | Selasa, 27 September 2022 | 16:57 WIB

Koper Misterius Tergeletak di Trotoar Depan Gerbang Utama Polda Metro Jaya, Brimob Turun Tangan

Koper Misterius Tergeletak di Trotoar Depan Gerbang Utama Polda Metro Jaya, Brimob Turun Tangan

News | Selasa, 27 September 2022 | 16:11 WIB

Atasi Kemacetan, Pemprov DKI Jakarta Berencana Atur Ulang Jam Kerja

Atasi Kemacetan, Pemprov DKI Jakarta Berencana Atur Ulang Jam Kerja

Foto | Senin, 26 September 2022 | 18:27 WIB

Terkini

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB