Ahli Komunikasi Politik Yakin SBY Turun Gunung Demi Cari Kambing Hitam: Demokrat Merasa Dipecundangi

Agatha Vidya Nariswari | Elvariza Opita | Suara.com

Jum'at, 30 September 2022 | 11:56 WIB
Ahli Komunikasi Politik Yakin SBY Turun Gunung Demi Cari Kambing Hitam: Demokrat Merasa Dipecundangi
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keterangan pers terkait KLB Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Suara.com - Pernyataan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengaku siap turun gunung di Pemilu 2024 menuai banyak sorotan, apalagi karena SBY turut menyinggung dugaan terjadinya kecurangan di pesta demokrasi tersebut.

Tak ayal hubungan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat pun memanas akibat pidato ini. PDIP menilai Demokrat jadi asal menuding, sementara Demokrat menilai pernyataan SBY sebatas untuk membakar semangat para kader.

Namun Pakar Komunikasi Politik Prof Tjipta Lesmana ternyata memiliki pandangan berbeda. Ia dengan terang menilai pernyataan SBY adalah upaya mencari kambing hitam.

"Kita buka-bukaan di sini, memang konteksnya hubungan Ibu Mega dan Bapak SBY, sejak 20 tahun yang lalu, sudah kurang baik. Makin lama makin panas, (apalagi) makin dekat 2024," kata Tjipta di program Dua Sisi, dikutip Suara.com dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (30/9/2022).

Di sisi lain, Partai Demokrat mulai dibuat kalang kabut dengan elektabilitas partainya yang tak kunjung naik. Hal inilah yang, menurut Tjipta, menjadi pemicu munculnya dugaan kecurangan pemilu hingga SBY siap turun gunung.

"Petinggi Demokrat melihat, 'Aduh partai kita masih rendah terus nih surveinya'. Mungkin ya, maaf, ini analisis saya, saya meskipun orang (pakar) komunikasi bisa salah. (Elektabilitas Demokrat rendah) lalu dicarilah semacam, maaf, kambing hitam," ungkap Tjipta.

"'Ini ada yang nggak beres ini. Waduh kita dipecundangi ini, cuma dua pasang (yang bisa maju di Pemilu 2024)'," sambungnya, seolah menirukan yang terjadi di internal Partai Demokrat.

Tjipta juga membantah pernyataan Politikus Partai Demokrat, Diska Putri, yang menyebut SBY tidak secara spesifik menuding pihak mana dengan pidatonya.

"Kalau kita tahu konteksnya, oh jelas, pernyataan itu dialamatkan kepada siapa. Bagi saya orang komunikasi, ini ditujukan kepada Bu Mega dan Pak Jokowi, jelas sekali," terangnya.

"Nah ini namanya konteks, karena memang sudah lama musuhan. Terus yang kedua, Pak Jokowi ini memang very very close, dekat dengan Bu Mega," sambung sang pakar komunikasi politik.

Kedekatan Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri yang disinggung Prof Tjipta Lesmana ini pun dibenarkan oleh Politikus PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu.

Perseteruan Megawati dan SBY Diduga Bermula dari Peristiwa Kuda Tuli

Megawati dan SBY (Kolase)
Megawati dan SBY (Kolase)

Panasnya hubungan antara kedua mantan presiden ini rupanya bermula sejak peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli alias Kuda Tuli.

Peristiwa kerusuhan yang menargetkan Megawati Soekarnoputri dan PDIP (kala itu masih dengan nama Partai Demokrasi Indonesia / PDI) itu disebut-sebut turut melibatkan SBY. Peristiwa ini juga menyebabkan PDI bertransformasi menjadi PDI Perjuangan.

Meski begitu, Megawati kemudian mengangkat SBY sebagai Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ketika ia menjabat sebagai Presiden periode 2001-2004.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat: Duet Anies - AHY Hampir Tanpa Tanding

Demokrat: Duet Anies - AHY Hampir Tanpa Tanding

| Jum'at, 30 September 2022 | 10:23 WIB

Peluang Puan Maharani dalam Pandangan Sejumlah Analis Politik

Peluang Puan Maharani dalam Pandangan Sejumlah Analis Politik

Bekaci | Jum'at, 30 September 2022 | 09:44 WIB

SMRC: Puan Maharani Bikin Suara PDIP Anjlok, jika Usung Ganjar Pranowo malah Melesat Naik

SMRC: Puan Maharani Bikin Suara PDIP Anjlok, jika Usung Ganjar Pranowo malah Melesat Naik

| Kamis, 29 September 2022 | 19:52 WIB

Soal Safari Politik Puan Maharani ke AHY, Demokrat: Kami Sangat Terbuka

Soal Safari Politik Puan Maharani ke AHY, Demokrat: Kami Sangat Terbuka

News | Kamis, 29 September 2022 | 17:38 WIB

Gaya Blusukan Puan, Ganjar, Anies, Prabowo Disoal! Pakar: Saya Khawatirkan Gaya Puan

Gaya Blusukan Puan, Ganjar, Anies, Prabowo Disoal! Pakar: Saya Khawatirkan Gaya Puan

News | Kamis, 29 September 2022 | 17:37 WIB

Terkini

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:53 WIB

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:49 WIB

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:26 WIB

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB