Pertemuan Puan - AHY Diharapkan Turunkan Tensi Politik, Bisa Dobrak Sekat-sekat Politik Antara PDIP dan Demokrat

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 10:09 WIB
Pertemuan Puan - AHY Diharapkan Turunkan Tensi Politik, Bisa Dobrak Sekat-sekat Politik Antara PDIP dan Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Ketua DPR RI Puan Maharani. [ANTARA]

Suara.com - Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai bahwa jika pertemuan antara Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terjadi bisa menurunkan tensi politik.

Terlebih pertemuan tersebut diharapkan juga bisa menurunkan ketegangan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputeri.

Jamil menyampaikan, rencana pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentu dinantikan banyak pihak. Ada dua penyebabnya.

"Pertama, Puan dan AHY politisi muda yang diharapkan dapat memberi warna politik yang lebih demokratis di tanah air. Karena itu, pertemuan keduanya dapat mendorong keterbukaan dalam berbagai kehidupan di tanah air," kata Jamil kepada wartawan, Sabtu (1/10/2022).

Menurutnya, Puan dan AHY juga sama-sama tidak punya beban masa lalu, sehingga pertemuan mereka dapat lebih cair, terbuka, dan produktif.

Setidaknya, kata dia, mereka berdua dapat mendobrak sekat-sekat politik selama ini antara PDIP dan Partai Demokrat. Hal itu seharusnya dapat mereka lakukan mengingat PDIP dan Partai Demokrat sama-sama partai nasionalis.

"Dua, Puan dan AHY diharapkan dapat mencairkan hubungan Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Terutama Puan, diharapkan saat bertemu AHY, juga menyempatkan diri sowan ke SBY," ungkapnya.

Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Dok: DPR)
Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Jamil menilai memang AHY pernah berkunjung menemui Megawati dan Puan kala momen lebaran beberapa waktu lalu. Hal itu diharapkan bisa terulang kembali.

Menurut Jamil, kalau hal itu dapat dilakukan, Megawati diharapkan akan luluh dan mau lebih terbuka dengan Partai Demokrat. Megawati setidaknya, kata dia, akan merestui anaknya Puan untuk bersama AHY menata sistem politik yang lebih demokratis di tanah air.

"Hal itu juga dapat meredakan tensi politik nasional. PDIP dan Partai Demokrat setidaknya tidak lagi saling serang tapi justru bersinergi dan berkolaborasi memajukan negeri tercinta," pungkasnya.

Demokrat Terbuka

Partai Demokrat menyatakan terbuka jika PDIP melalui Ketua DPP PDIP Puan Maharani melakukan safari politik bersilaturami temui Demokrat khususnya Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. AHY selama ini disebut terbuka menjalin komunkasi dengan tokoh mana pun.

"Ya yang pasti Demokrat sangat terbuka. karena bagaimana pun mas AHY ini kan selama ini selalu menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh-tokoh bangsa lainnya, termasuk para ketum parpol," kata Koordinator Jubir DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2022).

Herzaky justru mengklaim, AHY sebelumnya juga sudah pernah bertemu dengan Puan Maharani. Bahkan, menurutnya, AHY menyambangi Puan di DPR RI.

"Jadi mas AHY datang bersama kami datang ke DPR mengunjungi mba Puan di ruang kerja beliau Ketua DPR RI beberapa waktu yang lalu," tuturnya.

"Jadi sekarang misalnya katakanlah apakah ada pertemuan dengan mba Puan misalnya apakah terbuka, ya kita sangat terbuka. Apalagi sebagai tokoh muda," sambungnya.

Lebih lanjut, saat ditanya soal jadwal pasti kapan Puan meyambangi Demokrat atau AHY, Herzaky belum bisa memberikan kepastian.

"Nanti lah, kalau misalnya ada informasi lebih lanjut saya sampaikan," pungkasnya.

Pertemuan Puan-AHY

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah mengatakan, bahwa Ketua DPR RI Puan Maharani bakal melakukan safari politik melakukan silaturami ke semua partai politik termasuk dengan Demokrat.

Namun, pertemuan Puan dengan Demokrat khususnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku ketua umum akan tergantung dengan komentar Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan tanggapan terkait kasus hukum yang menjerat Gubernur Papua yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Papua Lukas Enembe di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (29/9/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan tanggapan terkait kasus hukum yang menjerat Gubernur Papua yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Papua Lukas Enembe di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (29/9/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Awalnya Said menyampaikan, bahwa Puan akan berkunjung ke semua petinggi-petinggi partai politik untuk silaturami menyatukan visi. Menurutnya, PDIP enggan kejadian politik di 2019 terulang.

"Kenapa Mbak Puan sebenarnya melakukan silaturahmi ke semua partai? Karena keinginannya itu supaya Indonesia ke depan itu dalam kontestasi tidak mengulang 2019, karena itu pengalaman pahit bagi kita semua, membuat rakyat jadi terbelah," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Kemudian awak media menanyakan kepada Said soal peluang Puan bertemu dengan AHY. Said mengatakan, memang hingga kekinian belum ada informasi yang jelas soal pertemuan tersebut.

"Belum ada komunikasi blast (soal pertemuan Puan dan AHY)," tuturnya.

Saat ditanya lebih lanjut, soal kepastian pertemuan bakal terjadi atau tidak antara Puan dan AHY, Said malah menyebut semua tergantung Andi Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Plot Twist! PPP Dapat Saran Jangan Dukung Anies Tapi Usung Anak BJ Habibie

Plot Twist! PPP Dapat Saran Jangan Dukung Anies Tapi Usung Anak BJ Habibie

News | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 09:03 WIB

Terpopuler: Soal Muka Masam Puan Maharani saat Bagi-bagi Kaos, Inul Singgung Kepalsuan dan Settingan dalam Rumah Tangga

Terpopuler: Soal Muka Masam Puan Maharani saat Bagi-bagi Kaos, Inul Singgung Kepalsuan dan Settingan dalam Rumah Tangga

Banten | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 08:23 WIB

Anies Baswedan Dideklarasikan Jadi Capres 2024 oleh Demokrat, PKS, NaSdem, Zulfan: Cawapres Sudah Selesai ya

Anies Baswedan Dideklarasikan Jadi Capres 2024 oleh Demokrat, PKS, NaSdem, Zulfan: Cawapres Sudah Selesai ya

Bandung | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 07:01 WIB

Lihat Gaya Hidup Tokoh PDIP Tak Mungkin Itu Gaya Wong Cilik: Biasa di Istana, Puan Jangan Dipaksakan untuk Merakyat

Lihat Gaya Hidup Tokoh PDIP Tak Mungkin Itu Gaya Wong Cilik: Biasa di Istana, Puan Jangan Dipaksakan untuk Merakyat

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 06:00 WIB

Demokrat Sebut Pasangan Anies-AHY Hampir Tidak Ada Tandingannya

Demokrat Sebut Pasangan Anies-AHY Hampir Tidak Ada Tandingannya

Deli | Jum'at, 30 September 2022 | 22:16 WIB

Puan Maharani Dituding Capres Moody-an Buntut Bagi-bagi Kaos Pasang Muka Jutek

Puan Maharani Dituding Capres Moody-an Buntut Bagi-bagi Kaos Pasang Muka Jutek

Hits | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 07:14 WIB

Terkini

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB