Korban Tewas Tembus Ratusan Orang, Ini Kronologi Versi Polisi Soal Kerusuhan Di Stadion Kanjuruhan

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:25 WIB
Korban Tewas Tembus Ratusan Orang, Ini Kronologi Versi Polisi Soal Kerusuhan Di Stadion Kanjuruhan
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Pihak Kepolisian menyatakan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam bermula sekitar pukul 21.58 WIB, atau tak lama setelah wasit meniup peluit panjang, tanda berakhirnya pertandingan antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afianta mengatakan, saat itu para suporter Arema FC melempari pemain dan offisial Persabaya Surabaya saat masuk ke ruang ganti. Massa melemparkan botol bekas air mineral dan benda lainnya.

Saat itu, tuan rumah Arema FC harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya meski bermain di kandang sendiri dengan skor 2-3.

Kemudian, saat pemain Arema dan offisial hendak meninggalkan lapangan menuju ruang ganti, ratusan suporter merangsek masuk ke dalam lapangan.

“Suporter Aremania turun ke lapangan dan menyerang pemain dan offisial Arema FC, oleh petugas keamanan dilindungi dan dibawa masuk ke dalam kamar ganti pemain,” kata Nico, dalam keterangannya, diterima Suara.com, Minggu (2/10/2022).

Massa Aremania disebut semakin banyak yang masuk ke dalam lapangan. Kata Nico, berupaya menyerang pihak keamanan. Saat itu, Nico mengklaim pihaknya telah memperingati para suporter, namun peringatan itu tidak dihiraukan.

“Kemudian aparat keamanan mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah suporter Aremania yang menyerang tersebut,” katanya.

Penyerangan itu, kata Nico, tidak sampai di situ, para suporter disebut sempat menyerang kendaraan yang membawa pemain dan official Pesebaya yang saat itu hendak meninggalkan Stadion Kanjuruhan menggunakan kendaraan taktis (Rantis).

“Suporter Arema menghadang dengan meletakkan pagar besi pembatas di jalur sebelum pintu keluar Stadion Kanjuruha serta melempari kendaraan rombongan dengan paving blok, botol air mineral, batu, kayu dan lain lain,” beber Nico.

baca juga

Massa yang mengamuk juga merusak dua mobil Patwal Sat Lantas dan membakar satu truk Brimob dan dua mobil yang terparkir di pintu masuk depan Stadion Kanjuruhan. Polisi merespons tindakan massa tersebut dengan menembakan gas air untuk mengurainya.

Buntut dari insiden ini 130 orang meninggal dunia, sementara 180 lainnya mengalami luka-luka.

Sebagai informasi, ribuan Aremania (Supporter Arema) menerobos masuk ke dalam stadion Kanjuruhan Malang, usai Arema Malang kalah 2-3 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

Usai wasit meniup peluit panjang, suporter Arema Malang merangsek masuk sebagai tanda kekecewaan terhadap tim mereka.

Untuk mengurai massa, aparat kepolisan menembakan gas air mata. Alih-alih membubarkan massa yang berada di dalam stadion, tembakan gas air mata itu malah membuat supporter yang berada di atas tribun stadion berjatuhan. Total 130 supporter dinyatakan tewas lantaran hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Penonton Tewas, Tragedi Laga Arema FC vs Persebaya Viral di China

Ratusan Penonton Tewas, Tragedi Laga Arema FC vs Persebaya Viral di China

Riau | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:22 WIB

Tragedi Stadion Kanjuruhan Telan Ratusan Korban Jiwa, Ini Kata Polisi

Tragedi Stadion Kanjuruhan Telan Ratusan Korban Jiwa, Ini Kata Polisi

Depok | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:14 WIB

PSSI Kecam Kejadian di Stadion Kanjuruhan, Ini Sederet Sanksi yang Bisa Diterima Arema FC

PSSI Kecam Kejadian di Stadion Kanjuruhan, Ini Sederet Sanksi yang Bisa Diterima Arema FC

Jogja | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:14 WIB

Duga Ada Pelanggaran HAM, YLBHI Kecam Sikap Represif Aparat Tangani Kerusuhan Di Kanjuruhan

Duga Ada Pelanggaran HAM, YLBHI Kecam Sikap Represif Aparat Tangani Kerusuhan Di Kanjuruhan

News | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:13 WIB

Penuturan Penonton Selamat Atas Tragedi Kanjuruhan. Hingga Peluit Akhir Dibunyikan Arema Tidak Bisa Menambah Golnya... Disinilah Awal Mula Tragedi.

Penuturan Penonton Selamat Atas Tragedi Kanjuruhan. Hingga Peluit Akhir Dibunyikan Arema Tidak Bisa Menambah Golnya... Disinilah Awal Mula Tragedi.

Selebtek | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:11 WIB

Korban Tewas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang Bertambah Jadi 129 Orang

Korban Tewas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang Bertambah Jadi 129 Orang

Jatim | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:12 WIB

BRI Ucapkan Belasungkawa atas Tragedi Stadion Kanjuruhan

BRI Ucapkan Belasungkawa atas Tragedi Stadion Kanjuruhan

Bisnis | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:09 WIB

Terkini

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

×