Akun Polri Pamer Video 'Kesigapan' Evakuasi Korban Kanjuruhan, Banjir Amukan Warganet

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:43 WIB
Akun Polri Pamer Video 'Kesigapan' Evakuasi Korban Kanjuruhan, Banjir Amukan Warganet
Seorang warga melihat mobil satuan K-9 milik Polres Malang yang hancur akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc]

Suara.com - Pasca tragedi Kanjuruhan, Polri melalui akun Twitter @DivHumas_Polri membagikan video dengan keterangan "KESIGAPAN POLRI EVAKUASI KORBAN KANJURUHAN" pada Senin (3/10/2022). Namun unggahan ini justru dihujat warganet.

Video berdurasi 72 detik itu sudah ditonton lebih dari 65 ribu kali. Di dalamnya tertulis sejumlah keterangan, seperti para personel Polri yang bekerja sama membantu para korban di Stadion Kanjuruhan.

"Personel Polri saling bahu membahu untuk menyelamatkan para korban supporter pasca kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10)," begitulah keterangan tertulis dalam video.

"Para insan bhayangkara ini membawa para korban yang terlihat lemas dan tak sadarkan diri ke tempat yang lebih aman, agar mereka bisa segera mendapatkan penanganan terbaik," tulis keterangan itu lebih lanjut.

"Dengan penuh kemanusiaan, terlihat para personel Polri ini juga mengipasi para supporter yang diduga kehabisan oksigen. Pray for Kanjuruhan," lanjutnya lagi.

Namun, video Polri pamer kesigapan itu malah menerima hujatan dari para warganet. Ribuan komentar mengkritik unggahan tersebut karena Polri dianggap bersih-bersih dari aksi nyatanya.

Sebelumnya, tak sedikit warganet menganggap polisi menjadi dalang atas kematian ratusan penonton Arema FC vs Persebaya di Kanjuruhan. Hal ini didasarkan pada banyaknya gas air mata yang ditembakkan hingga membuat mereka kesulitan bernapas.

"Bayangin, ada ratusan orang meninggal, sebagian besar anak muda, terus ini institusi sibuk perbaikin nama dan ngaku-ngaku sigap. Emang pada gak tau malu," semprot warganet.

"'Sigap' aja yang meninggal sebanyak itu," kritik seorang warganet.

baca juga

"Ini bukan soal kesigapan, ini akibat ulah kalian sendiri main tembak gas air mata ke berbagai penjuru tribun!!" kritik warganet lain.

Sebagian dari warganet ini juga menyindir mengapa oknum yang melakukan kekerasan tidak dibuatkan kompilasi videonya.

"'Oknum' yang nyemprot gas air mata gak dibuatin kompilasi vidio kak?" komentar salah seorang warganet.

"Yang 'rombongan oknum' mukul, nendang, nembak gas air mata, gak dibikin video kek gini juga pak? Bagus tuh pake lagu tendangan tsubasa," sindir warganet.

Kemudian, ada pula yang menyinggung dosa polisi, apa yang ada di video memang tanggung jawab polisi, sehingga tak perlu pamer, dan kritik lainnya lagi.

"Itu sudah tugasmu, Pak. Kewajiban yang memang sudah seharusnya dilakukan. Pernah liat kurir paket flexing kesigapan mereka ngirim barang? Pernah liat jukir meromantisasi cara mereka ngatur parkiran? Ya biasa aja, udah tugas mereka," tulis warganet.

"Mau bikin video sebagus apapun, instansi ini udah terlanjur buruk di segala sisi.Kasus sambo belum selesai, masyarakat seolah diberi distraksi kasus kanjuruhan yang menelan banyak nyawa," timpal lainnya.

"Ooo nembakin tear gas cuma buat bahan bikin konten self-proud??" kecam warganet.

"Agak jahat sih pak kalau kata saya. 100+ nyawa lebih lho bayarannya," tambah warganet.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Nico Afinta mengakui sejumlah petugasnya menembakan gas air mata ke arah tribun penonton yang diisi Aremania (sebutan suporter Arema FC).

Irjen Nico mengungkapkan alasan penembakan gas air mata itu karena Aremania dianggap melakukan aksi yang membahayakan keselamatan para pemain serta tim ofisial.

"Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen,"  jelasnya mengutip Antara pada Minggu (2/10/2022)

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pele Sebut Tragedi Kanjuruhan Salah Satu Bencana Terbesar dalam Sepak Bola

Pele Sebut Tragedi Kanjuruhan Salah Satu Bencana Terbesar dalam Sepak Bola

Bola | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:36 WIB

Belum Rencana Tengok Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Beri Santunan 50 Juta

Belum Rencana Tengok Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Beri Santunan 50 Juta

Video | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:35 WIB

Gas Air Mata Jadi Polemik, Menilik Penerapan Aturan FIFA dalam Tragedi Kanjuruhan

Gas Air Mata Jadi Polemik, Menilik Penerapan Aturan FIFA dalam Tragedi Kanjuruhan

Bola | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:35 WIB

Timnas U-17 Palestina Tak Takut ada di Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

Timnas U-17 Palestina Tak Takut ada di Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

Bola | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:29 WIB

Ratusan Suporter Bola Karawang Gelar Doa Bersama Untuk Korban Kerusuhan Kanjuruhan Malang, Ini Harapannya

Ratusan Suporter Bola Karawang Gelar Doa Bersama Untuk Korban Kerusuhan Kanjuruhan Malang, Ini Harapannya

Purwasuka | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:28 WIB

Ade Armando Tuding Aremania Akar Masalah Tragedi Kanjuruhan, Publik: Nggak Kapok Pernah Bonyok?

Ade Armando Tuding Aremania Akar Masalah Tragedi Kanjuruhan, Publik: Nggak Kapok Pernah Bonyok?

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:26 WIB

Terkini

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

Gerakan Italia Sadar: Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Gaji dan Protes Biaya Hidup

Gerakan Italia Sadar: Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Gaji dan Protes Biaya Hidup

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:00 WIB

Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan

Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:00 WIB

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 19:57 WIB

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

×