Sejarah dan Arti Kode ACAB 1312 yang Muncul di Kanjuruhan, Jadi Simbol Kritik Polisi?

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:51 WIB
Sejarah dan Arti Kode ACAB 1312 yang Muncul di Kanjuruhan, Jadi Simbol Kritik Polisi?
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)

Suara.com - Tulisan ACAB dan kode 1312 sering kali ditemukan sebagai slogan dalam grafiti, tato dan gambar lain untuk memprotes perilaku polisi yang tidak etis.

ACAB sendiri adalah akronim dari bahasa Inggris yang memiliki kepanjangan "All Cops Are Bastards". Terkadang ACAB juga ditulis secara numerik yakni "1312" mengikuti urutan pada alfabet (A=urutan ke-1, C=urutan ke-3, B=urutan ke-2).  

Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)

Setelah insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022) lalu,  netizen ramai menuliskan simbol "1312" di media sosial.

Beberapa pengguna Twitter juga menuliskan simbol '1312' dan mengaitkan pada insiden kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Lantas bagaimana sejarah kode ACAB 1312 jadi slogan kritik polisi? Simak penjelasannya berikut ini.

Sejarah Kode 1312 atau ACAB

Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)

 

Ungkapan "All Cops Are Bastards" pertama kali muncul di Inggris pada 1920-an yang kemudian disingkat jadi "ACAB" oleh para pekerja yang mogok pada tahun 1940-an.

Pada abad 19 ketika dimunculkan pemerintah Inggris, tugas kepolisian adalah menghadapi warga sipil untuk menggebuki dan memadamkan unjuk rasa yang digelar petani miskin Irlandia karena kelaparan. 

Selain itu polisi juga diperintahkan mendisiplinkan para pekerja di kota besar seperti London dan Liverpool yang kondisi pabriknya buruk atau menganggur kemudian keleleran di jalan. Karena dirasa lahir untuk menertibkan aspirasi progresif, kelas pekerja Inggris di masa itu mencetuskan akronim "all coppers are bastards". 

Ketika konsep polisi menyebar ke negeri Eropa lain (dan jajahan mereka), kritik ACAB pun jadi ikut diadopsi. Bahkan penduduk Prancis menerjemahkan ACAB menjadi "Tout le monde déteste la police", yang secara harfiah berarti "semua orang benci polisi".

Selama tahun 1980-an, ACAB menjadi simbol anti-kemapanan terlebih dalam subkultur punk dan skinhead. Istilah itu dipopulerkan terlebih oleh lagu 1982 "ACAB" oleh Oi! band The 4-Skins. 

baca juga

Pada tahun-tahun berikutnya, ACAB berubah menjadi slogan populer di kalangan hooligan dan ultras sepak bola Eropa dan di antara gerakan anarkis dan anti-otoriter di seluruh dunia. Setelah pembunuhan George Floyd pada Mei 2020 lalu oleh petugas polisi Derek Chauvin, penggunaan istilah ACAB menjadi lebih sering digunakan oleh mereka yang menentang polisi.

Kepolisian Dianggap Buruk

Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)

Secara harfiah istilah ACAB dan 1312 adalah ungkapan kekesalan terhadap perilaku kepolisian yang dianggap buruk. Istilah tersebut sudah sejak lama digunakan dalam ranah kriminal dan anak jalanan bahkan sejak satu generasi sebelumnya.

Baru-baru ini, simbol '1312' kembali viral di media sosial Twitter setelah sebuah cuitan memancing banyak respons netizen.

"Kode 1312 bermunculan," tulis akun @RagilSemar dengan menyisipkan sebuah foto salah satu bagian dari gedung Stadion Kanjuruhan setelah insiden kericuhan terjadi beberapa waktu lalu. Hingga saat ini cuitan tersebut mendapat beragam respons hingga lebih dari 200 komentar.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut TGIPF masih Selidiki Tragedi Kanjuruhan, Menpora Pastikan Berjalan Transparan dan Berpihak ke Korban

Sebut TGIPF masih Selidiki Tragedi Kanjuruhan, Menpora Pastikan Berjalan Transparan dan Berpihak ke Korban

Jogja | Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:46 WIB

Menpora Jamin Tim Pencari Fakta Peristiwa di Stadion Kanjuruhan Bekerja Profesional dan Transparan

Menpora Jamin Tim Pencari Fakta Peristiwa di Stadion Kanjuruhan Bekerja Profesional dan Transparan

Jawa Tengah | Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:41 WIB

'Duit Rakyat Buat Bunuh Rakyat', Anggaran Gas Air Mata Hampir Rp20 Miliar Disorot Pasca Tragedi Kanjuruhan

'Duit Rakyat Buat Bunuh Rakyat', Anggaran Gas Air Mata Hampir Rp20 Miliar Disorot Pasca Tragedi Kanjuruhan

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:50 WIB

Dua Polisi Tewas di Kanjuruhan Bukan dari Polres Malang, Warganet: Bukti Kapolda Jatim Paling Bertanggung Jawab

Dua Polisi Tewas di Kanjuruhan Bukan dari Polres Malang, Warganet: Bukti Kapolda Jatim Paling Bertanggung Jawab

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:37 WIB

Minta Maaf Terkait Pengamanan di Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jatim: Ke Depan akan Kami Evaluasi

Minta Maaf Terkait Pengamanan di Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jatim: Ke Depan akan Kami Evaluasi

Kalbar | Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:36 WIB

Terkini

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

×