4 Fakta WNI di AS Tewas Diberondong Ratusan Tembakan Salah Sasaran

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 10 Oktober 2022 | 10:47 WIB
4 Fakta WNI di AS Tewas Diberondong Ratusan Tembakan Salah Sasaran
Fakta WNI di AS Salah Sasaran Ditembak 100 Peluru (istock)

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Amerika Serikat, di mana seorang warga negara Indonesia (WNI), bernama Novita Brazil, tewas di rumahnya di San Antonio, Texas, Amerika Serikat. Ia diberondong ratusan peluru hingga tewas di tempat kejadian. Novita menjadi korban salah sasaran karena pelaku sebetulnya menyasar rumah tetangganya.

Seperti apa fakta WNI di AS salah sasaran ditembak 100 peluru selengkapnya? Mari simak ulasannya di bawah ini. 

Kronologi Terjadinya Penembakan

Dilansir dari laman Indonesian Lantern, Novita Kurnia Putri atau akrab disapa Novita Brazil yang berusia 25 tahun, tengah mengetik di laptopnya di rumahnya di West Bexar County, San Antonio, Texas. Dirinya tertembak beberapa kali di bagian wajahnya pada hari Selasa 4 Oktober 2022 sekitar pukul 12.30 pagi dini hari, dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara itu, ada korban wanita lainnya berusia 41 tahun yang tengah menyewa rumah tak jauh dari lokasi, telah dirawat di ruang darurat rumah sakit setempat.

Pelaku Penembakan Adalah 2 Remaja Laki-Laki

Novita tewas seketika setelah peluru yang ditaksir berjumlah lebih dari 100 bulir ditembakkan oleh dua remaja laki-laki. Kedua pelaku penembakan telah ditangkap dan diamankan pihak kepolisian setempat, yaitu deputi Texas.

Petugas kepolisian tiba beberapa saat setelah tembakan senjata otomatis terdengar di sekitar kawasan Bexar County, dan mereka melihat sebuah mobil sedan putih mengebut meninggalkan lokasi.

Setelah pengejaran dilakukan dibantu oleh helikopter polisi, kedua pelaku tertangkap di jalan bebas hambatan 151 dan Acme Road. Dua remaja berusia 14 dan 15 tahun berhasil ditangkap. 

baca juga

Melalui konferensi pers terbaru pada Sabtu malam waktu setempat, Salazar mengatakan bahwa kedua remaja itu didakwa dengan pasal pembunuhan tingkat pertama dan penyerangan menggunakan senjata mematikan. Kedua remaja yang ditahan di Bexar County Juvenile Detention Center itu dikenai dua tuduhan, yaitu pembunuhan dan penyerangan berat dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup.

Penembakan Salah Sasaran

Rumah di samping kediaman Novita lah yang diduga kuat menjadi target yang dituju kedua pelaku. Selama penembakan, tiga remaja dari rumah tetangga, bersenjatakan pistol dan juga AR-15 sempat menembak balik ke arah pelaku.

Mereka keluar dari rumah samping kediaman korban WNI, kemudian menembaki sekitar lingkungan tempat tinggal di Texas untuk menargetkan kedua tersangka. Remaja yang berusia masing-masing 17, 15, dan 14 tahun itu kemudian ikut ditangkap pada hari Jumat, 6 Oktober.

Jenazah Dipulangkan ke RI

Konsulat Jenderal Republik indonesia Houston akan memulangkan jenazah Novita Brazil ke Indonesia. Pihaknya berusaha membantu mempercepat proses pemulangan agar jenazah bisa segera tiba di Tanah Air sesuia permintaan keluarga Novita.

KRI Houston juga sudah bertemu dengan Secretary of State di Austin, Texas sebagai bentuk upaya mempercepat pemulangan jenazah Novita Brazil.

Demikian ulasan singkat mengenai fakta WNI di AS salah sasaran ditembak 100 peluru yang perlu diketahui. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Pencari Fakta Masyarakat Sipil Ungkap 12 Temuan Tragedi Kanjuruhan

Tim Pencari Fakta Masyarakat Sipil Ungkap 12 Temuan Tragedi Kanjuruhan

Riau | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:02 WIB

12 Temuan Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil Tragedi Kanjuruhan: Soal Minuman Alkohol, Itu Menyesatkan

12 Temuan Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil Tragedi Kanjuruhan: Soal Minuman Alkohol, Itu Menyesatkan

Sumsel | Senin, 10 Oktober 2022 | 08:28 WIB

Korban Hilang Terseret Banjir Kebumen Ditemukan Meninggal Dunia

Korban Hilang Terseret Banjir Kebumen Ditemukan Meninggal Dunia

Purwokerto | Minggu, 09 Oktober 2022 | 22:52 WIB

Tiara Kartika Disebut Anak Kuntilanak, Cek 3 Fakta Terbarunya

Tiara Kartika Disebut Anak Kuntilanak, Cek 3 Fakta Terbarunya

Denpasar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 19:00 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Sebut Rizky Billar Layak Dapat Kesempatan Kedua, Netizen Auto Jodohkan Pada Wirda

Ustaz Yusuf Mansur Sebut Rizky Billar Layak Dapat Kesempatan Kedua, Netizen Auto Jodohkan Pada Wirda

Sumsel | Minggu, 09 Oktober 2022 | 18:46 WIB

Melihat Berbagai Ukiran Labu Halloween di Pameran Great Jack O'Lantern Blaze

Melihat Berbagai Ukiran Labu Halloween di Pameran Great Jack O'Lantern Blaze

Foto | Minggu, 09 Oktober 2022 | 15:51 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB