Miris Nasib Prabowo 'Ditikung' Jokowi sampai Anies Baswedan di Pilpres, Pengamat Malah Bilang Begini

Dany Garjito | Elvariza Opita | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:32 WIB
Miris Nasib Prabowo 'Ditikung' Jokowi sampai Anies Baswedan di Pilpres, Pengamat Malah Bilang Begini
Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto memberikan sambutan saat Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto adalah salah satu politikus yang nyaris dipastikan akan maju di Pemilihan Presiden 2024.

Prabowo tentu menghadapi pesaing-pesaing hebat di Pilpres 2024, salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Keberadaan Anies memunculkan kembali isu "jegal-menjegal", lantaran Anies pernah menyatakan tidak ingin menjegal Prabowo yang sudah mengusungnya di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Narasi ini pun menuai banyak sorotan lantaran Anies ternyata bukan gubernur pertama yang meninggalkan Prabowo.

Pasalnya Prabowo juga mengusung Joko Widodo di Pilgub DKI Jakarta 2012, tetapi berujung saling berhadapan di Pilpres 2014 dan 2019.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto usai meninjau Pasar Bangkal Baru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Rabu (20/4/2022). (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto usai meninjau Pasar Bangkal Baru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Rabu (20/4/2022). (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Salah satu yang ikut membahasnya adalah peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro. Namun Bawono ternyata menilai tidak ada etika yang dilanggar sekalipun nantinya Anies berhadapan dengan Prabowo di Pilpres 2024, seperti Jokowi pernah berhadapan dengan Prabowo di Pilpres 2014 dan 2019.

Bawono mengingatkan bahwa Jokowi dan Anies bukanlah kader Partai Gerindra. Karena itulah, narasi Prabowo ditikung oleh orang-orang yang pernah diusungnya sebagai calon gubernur dinilai kurang tepat.

Alasannya, dijelaskan lebih lanjut oleh Bawono, karena Indonesia menganut demokrasi elektoral yang menggunakan metode pemilihan presiden secara langsung.

Jadi walaupun seorang capres maju dan diusung oleh partai politik tertentu, sejatinya partai tersebut tidak mengikat capres yang bersangkutan supaya tidak melampaui kepentingan partai pengusungnya.

Anies Baswedan dan Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Rabu (19/4).
Anies Baswedan dan Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Rabu (19/4).

Apalagi dalam kasus ini, menurut Bawono, Jokowi dan Anies bukanlah kader Partai Gerindra yang diketuai Prabowo. Jokowi adalah kader PDI Perjuangan, sementara Anies tidak tergabung di parpol manapun saat ini.

Karena itulah, tidak ada yang perlu dipermasalahkan apabila nantinya Anies akan benar-benar berhadapan dengan Prabowo di Pilpres 2024. Sebab hal itu tidak melanggar hukum maupun etika politik.

'Saya Tidak Ingin Menjegal Prabowo', Janji Anies Baswedan Beberapa Tahun Silam

Lewat sebuah wawancara yang ditayangkan di kanal YouTube, Anies Baswedan pernah mengatakan tidak ingin menjegal promotornya.

Hal ini disampaikan berkenaan dengan munculnya isu Anies siap mencalonkan diri di Pemilihan Presiden 2019, yang otomatis dapat membuatnya melawan Prabowo serta Jokowi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Arga)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Arga)

Saat itu Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, yang pencalonannya diusung oleh Partai Gerindra dan PKS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Mesti Menimbang Omongan Relawan GP Mania, Terancam Ditinggal Pemilih Muda jika Tak Usung Ganjar Capres

PDIP Mesti Menimbang Omongan Relawan GP Mania, Terancam Ditinggal Pemilih Muda jika Tak Usung Ganjar Capres

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:21 WIB

Gaya Kepemimpinan Anies Dinilai Kombinasi Soeharto-SBY: Soft dan Hard

Gaya Kepemimpinan Anies Dinilai Kombinasi Soeharto-SBY: Soft dan Hard

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:12 WIB

PDIP Belum Kasih Kepastian Soal Pemilu 2024, Pengamat Nilai Ganjar Pranowo Pilih Jalan Sendiri

PDIP Belum Kasih Kepastian Soal Pemilu 2024, Pengamat Nilai Ganjar Pranowo Pilih Jalan Sendiri

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:03 WIB

Kalah Tak Jadi Masalah! Demi Usung Puan Maharani PDIP Siap Jadi Oposisi, Ganjar Tetap Jadi Anak Kos Partai?

Kalah Tak Jadi Masalah! Demi Usung Puan Maharani PDIP Siap Jadi Oposisi, Ganjar Tetap Jadi Anak Kos Partai?

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Ganjar Masih Punya Harapan Nyapres Meski Tak 'Naik Banteng', Opsi Lain Terbuka Kalau Direstui Jokowi

Ganjar Masih Punya Harapan Nyapres Meski Tak 'Naik Banteng', Opsi Lain Terbuka Kalau Direstui Jokowi

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:22 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:20 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB