PDIP Mesti Menimbang Omongan Relawan GP Mania, Terancam Ditinggal Pemilih Muda jika Tak Usung Ganjar Capres

Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:21 WIB
PDIP Mesti Menimbang Omongan Relawan GP Mania, Terancam Ditinggal Pemilih Muda jika Tak Usung Ganjar Capres
PDIP Mesti Menimbang Omongan Relawan GP Mania, Terancam Ditinggal Pemilih Muda jika Tak Usung Ganjar Capres. [Ist]

Suara.com - Ketua relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania), Immanuel Ebenezer, menilai bahwa jika Ganjar Pranowo tak diusung PDI Perjuangan atau PDIP menjadi calon presiden di Pilpres 2024, maka PDIP disebutnya akan alami kerugian dengan ditinggal para pemilih muda.

Ia menyebut, PDIP justru akan mendapatkan keuntungan atau memiliki efek ekor jas alias coat tail effect jika Ganjar diusung menjadi capres.

"Kalau bukan Ganjar yang menjadi Capres PDI Perjuangan, akan banyak pemilih muda yang meninggalkan partai berlambang banteng moncong putih itu. Sebaliknya, apabila Ganjar yang menjadi Capres, maka efek ekor jas akan sangat menguntungkan PDI Perjuangan," kata pria yang akrab disapa Noel kepada wartawan, Rabu (12/10/2022).

Potret sosok Immanuel Ebenezer, ketua Jokowi Mania yang sebelumnya menjabat sebagai komisiaris BUMN (Suara.com/Arga)
Immanuel Ebenezer. (Suara.com/Arga)

Sementara di sisi lain, Noel menilai, elektabilitas Puan Maharani kekinian sudah sulit untuk dikerek. Para elite PDIP, kata dia, tidak ada yang berani bersuara soal hal tersebut.

"Seperti misalnya ketika membagi kaos dengan wajah cemberut, membuat penerima kaos menilai bahwa pemberi tidak antusias. Ini bukan promosi baik," ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta PDIP beri kebebasan untuk Ganjar dalam bermanuver jelang Pilpres 2024. Ia membandingkan Ganjar dengan Puan yang diberikan tugas oleh partai untuk bersafari.

Noel mengaku menyambut baik PDIP menyebut jika pihaknya akan mengumumkan calon presiden yang bakal diusung setidaknya pada Juni 2023 atau bulan Bung Karno.

Namun, menurutnya, selama menunggu waktu itu seharusnya Ganjar diberikan kebebasan juga. Menurutnya, biarkan masyarakat nanti yang akan memilih, sementara partai memantau melalui elektabilitas figur.

"Di PDI Perjuangan kan banyak kader pintar, bahkan boleh dibilang persentasi kader pintar dan terdidik (educated), ada di PDI Perjuangan. Jadi pasti tahu, coat tail effect (efek ekor jas), terjadi bagi partai oleh kader yang mana. Tentu saja kader yang mempunyai elektabilitas tertinggi."

Baca Juga: PDIP Belum Kasih Kepastian Soal Pemilu 2024, Pengamat Nilai Ganjar Pranowo Pilih Jalan Sendiri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI