Putri Mahkota Kerajaan Belanda Jadi Target Kelompok Kejahatan Terorganisir

Diana Mariska

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 14:48 WIB
Putri Mahkota Kerajaan Belanda Jadi Target Kelompok Kejahatan Terorganisir
Pewaris takhta Kerajaan Belanda, Putri Amalia, pada tahun 2016. (PIERRE TEYSSOT / AFP)

Suara.com - Pewaris takhta Kerajaan Belanda, Putri Amalia, dikabarkan menjadi target kelompok kejahatan terorganisir, dan usaha pengamanan pun diperketat untuk melindungi sang putri.

BBC mengabarkan bahwa nama Putri Amalia dan Perdana Menteri Mark Rutte muncul dalam komunikasi sebuah organisasi kejahatan, yang mengindikasikan bahwa mereka kemungkinan menjadi sasaran.

Raja dan Ratu Belanda mengungkapkan putri mereka, yang kini berusia 18 tahun, tidak lagi dapat bergerak bebas karena adanya kemungkinan penyerangan atau penculikan.

Putri Amalia telah pindah dari tempat tinggalnya sebagai mahasiswanya di Amsterdam dan kini kembali berada di Den Haag.

Orang tua sang putri menceritakan keadaan Amalia kini dalam sebuah kunjungan kenegaraan di Swedia. Sang ibu, Ratu Maxima, terlihat berkaca-kaca ketika menjelaskan tentang “konsekuensi sulit” dari kejadian ini.

"Ia kini tidak punya kehidupan sebagai seorang mahasiswa seperti yang lainnya," ujarnya.

Bulan lalu, pihak kerajaan merilis foto-foto resmi yang menunjukkan Putri Amalia tersenyum pada hari pertamanya di semester yang baru.

Namun, laporan intelijen tentangnya memaksa Putri Amalia meninggalkan kehidupan barunya sebagai seorang mahasiswa.

Keluarganya berharap tindakan pencegahan intensif untuk memastikan keamanan sang putri hanya akan bersifat sementara.

Ratu Maxima mengatakan kepada wartawan di Swedia bahwa dia bangga dengan bagaimana Putri Amalia mengatasi masalah ini, dan sang ibu juga memuji keberaniannya.

Lebih lanjut, Ratu Maxima mengonfirmasi bahwa putrinya masih mengikuti perkuliahan.

Sementara itu, sang ayah, Raja Willem-Alexander, mengakui kejadian ini adalah "situasi yang berat" dan mengatakan dia tidak dapat menggambarkan dampaknya.

Di Belanda, bangsawan atau pejabat pemerintah sangat jarang membicarakan masalah keamanan.

Polisi, kejaksaan, dan kementerian yang mewakili House of Orange diperkirakan tidak akan memberikan komentar terkait informasi yang dibuka oleh pasangan kerajaan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Booming! Film Jagad Arwah 2022, Hantu Arwah Belanda Cantik

Booming! Film Jagad Arwah 2022, Hantu Arwah Belanda Cantik

Surabaya | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:55 WIB

Terpopuler: Analisis Menohok Profesor Belanda Soal Tragedi Kanjuruhan, Remaja Bergentayangan Bawa Sajam di Bekasi

Terpopuler: Analisis Menohok Profesor Belanda Soal Tragedi Kanjuruhan, Remaja Bergentayangan Bawa Sajam di Bekasi

Bekaci | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:15 WIB

Analisis Menohok Profesor Belanda Soal Tragedi Kanjuruhan: Sikap Represif Aparat dan Suara Akar Rumput

Analisis Menohok Profesor Belanda Soal Tragedi Kanjuruhan: Sikap Represif Aparat dan Suara Akar Rumput

Bekaci | Minggu, 09 Oktober 2022 | 16:32 WIB

Belanda, Belgia, Luxemburg dan Jerman Tidak Akui Paspor Indonesia Akibat Masalah Kolom TTD

Belanda, Belgia, Luxemburg dan Jerman Tidak Akui Paspor Indonesia Akibat Masalah Kolom TTD

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 19:51 WIB

Cerita Usep Petani Asal Cianjur, Sedang Mencangkul Ladang Hingga Temukan Mortir Aktif Sisa Zaman Perang

Cerita Usep Petani Asal Cianjur, Sedang Mencangkul Ladang Hingga Temukan Mortir Aktif Sisa Zaman Perang

Bogor | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 12:43 WIB

Asal Usul Yogyakarta hingga Kini Dikenal sebagai Daerah Istimewa

Asal Usul Yogyakarta hingga Kini Dikenal sebagai Daerah Istimewa

Indotnesia | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 10:03 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×