Dorong Disabilitas Jadi Pengusaha, Jurus Kemensos Atasi Terbatasnya Lapangan Kerja di Era Pandemi

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 17 Oktober 2022 | 14:32 WIB
Dorong Disabilitas Jadi Pengusaha, Jurus Kemensos Atasi Terbatasnya Lapangan Kerja di Era Pandemi
Mensos Tri Rismaharini dalam Media Briefing HLIGM-FRPD yang diselenggarakan di bawah UNESCAP. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) mengakui, hingga saat ini, kuota lapangan kerja untuk para penyandang disabilitas masih sangat terbatas. Ditambah lagi, mewabahnya Pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir menimbulkan banyak sekali dampak, khususnya di sektor perekonomian. Pengangguran contohnya, dengan semakin meluasnya penyebaran virus covid-19, tidak menutup kemungkinan tingkat pengangguran di Indonesia akan semakin meningkat karena banyaknya para pekerja yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengatakan, untuk menekan hal tersebut, pihaknya mendorong para penyandang disabilitas agar menjadi pengusaha. Selain bisa menyerap tenaga kerja, hal tersebut juga membuat mereka menjadi mandiri.

"Kita sudah membuat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 (tentang Pengesahan Convention on The Rights of Persons With Disabilities), di mana di dalamnya ada hak-hak pekerja. Tapi ada kejadian yang kita sama sekali menduga seperti kejadian kemarin Covid, itu yang normal saja terpuruk, apalagi mereka (penyandang disabilitas). Karena itu kami mencoba mengajarkan bagaimana mereka bisa berwirausaha untuk mereka bisa survive di kondisi apapun dengan cara mengajarkan mereka untuk mandiri," tutur Risma dalam Media Briefing yang diselenggarakan di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat pada Senin, (17/10/2022).

Perlu ada inovasi atau terobosan agar para penyandang disabilitas tidak hanya terfokus bekerja di sektor formal seperti pabrik atau perusahaan. Penyerapan tenaga kerja dari kalangan penyandang disabilitas yang hanya sebesar 1% di tiap perusahaan dikhawatirkan tidak dapat menyerap seluruh calon tenaga kerja yang tersedia.

Pada kesempatan tersebut, Risma juga menyampaikan bahwa Kemensos sempat memberikan tantangan kepada para penyandang disabilitas untuk menciptakan sejumlah alat bantu guna mempermudah diri mereka sendiri dalam beraktivitas. Contohnya, kursi untuk pengidap cerebral palsy.

"Di samping itu, kami juga coba tantang (mereka), kemudian kami fasilitasi. Dan hasilnya anak-anak yang punya cerebral palsy mereka bisa berdiri dengan teknologi kami yang dibuat oleh para penyandang disabilitas juga," tutur Risma.

Selain kursi diri untuk pengidap cerebral palsy, para penyandang disabilitas juga berhasil menciptakan tongkat getar air bagi para penyandang tunanetra. Tongkat ini diyakini bisa memudahkan para penyandang tunanetra, jika tiba-tiba terjadi banjir atau suatu musibah yang menimpa mereka.

"Itu adalah terobosan-terobosan yang berhasil dibuat oleh para penyandang disabilitas. Nanti kami akan ajukan sertifikatnya di internasional," katanya.

Risma menambahkan, terobosan-terobosan tersebut nantinya akan disampaikan di High-Level Intergovernmental Meeting on the Final Review of the Implementation of the Asian and Pacific Decade of Disabled Persons. Kegiatan ini akan diselenggarakan 19-21 Oktober 2022 di Fairmont Hotel, Jakarta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vino BastianPatah Hati Karena Anaknya Lakukan Ini

Vino BastianPatah Hati Karena Anaknya Lakukan Ini

Selebtek | Selasa, 11 Oktober 2022 | 23:02 WIB

Petugas SPBU di Medan Dikeroyok Gegara Keran Air, Korban: Mereka Mungkin Gak Sadar Saya Disabilitas

Petugas SPBU di Medan Dikeroyok Gegara Keran Air, Korban: Mereka Mungkin Gak Sadar Saya Disabilitas

Sumut | Selasa, 11 Oktober 2022 | 19:45 WIB

Waduh! Ada Ribuan Data Bansos Warga Banyuwangi Hilang, Mensos Diminta Turun

Waduh! Ada Ribuan Data Bansos Warga Banyuwangi Hilang, Mensos Diminta Turun

Malang | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:05 WIB

Keluarga Disabilitas dan Lanjut Usia di Tanjungpinang Terima Bantuan BLT BBM

Keluarga Disabilitas dan Lanjut Usia di Tanjungpinang Terima Bantuan BLT BBM

Batam | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:19 WIB

Bercermin pada Jepang sebagai Negara Paling Ramah Terhadap Disabilitas

Bercermin pada Jepang sebagai Negara Paling Ramah Terhadap Disabilitas

Your Say | Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:11 WIB

Dinsos Lampung Beri Keterampilan Orang Tua Pengasuhan Anak Penyandang Disabilitas

Dinsos Lampung Beri Keterampilan Orang Tua Pengasuhan Anak Penyandang Disabilitas

Metro | Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:52 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×