Alasan Anies Terima Pinangan NasDem: Surya Paloh dan Partai Tunjukkan Sikap Negarawan

Senin, 17 Oktober 2022 | 17:31 WIB
Alasan Anies Terima Pinangan NasDem: Surya Paloh dan Partai Tunjukkan Sikap Negarawan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kedua kanan) saat pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024 di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Anies Baswedan telah resmi menjadi bakal calon presiden (capres) usungan Partai NasDem untuk Pilpres 2024.

Sebelumnya, pada saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada bulan Juni lalu, ada tiga nama yang diusulkan oleh NasDem. Tiga nama tersebut, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa.

Terkait dengan pencalonannya sebagai capres, Anies Baswedan mengaku menerima pinangan dari NasDem karena suatu alasan, yaitu karena menurutnya Ketua Umum Partai NasDem memiliki sikap seperti negarawan.

Sikap negarawan yang ditunjukan oleh Surya Paloh dan partainya itulah yang menjadi pertimbangan ketika dirinya menerima pinangan dari NasDem.

Hal tersebut diungkapkan Anies saat berbincang-bincang dalam acara Point of View yang ditayangkan di kanal YouTube SCTV belum lama ini.

"Menurut saya kenapa saya meng-iyakan NasDem, Bang Surya Paloh dan NasDem telah menunjukkan sebuah sikap kenegarawanan," kata Anies seperti dikutip Suara.com pada Senin (17/10/22).

Lebih jelas, Anies menjelaskan bahwa NasDem tak hanya sekadar mencari kader partai, tapi mencari kader bangsa.

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya putra-putri bangsa yang direkrut oleh NasDem saat Pilkada.

Bahkan kemarin saat Rakernas, ketiga nama yang dicalonkan menjadi capres berasal dari luar NasDem.

Baca Juga: Momen Pertemuan Anies Baswedan Semeja dengan Surya Paloh, SBY Hingga Jusuf Kalla

"Cek aja ke mana-mana, NasDem kalau soal Pilkada, dia banyak rekrut orang-orang tanpa dimintai biaya untuk kampanye," ujar Anies.

"Ketika Rekernas bulan Juni 2022, NasDem menyebut 3 nama untuk dipertimbangkan. Tidak ada tiga-tiganya dari dalam NasDem," imbuhnya.

Dalam pernyataannya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantas mengungkapkan bahwa dirinya begitu respek dengan cara kerja NasDem.

"Ada banyak orang yang juga punya opsi untuk membawa namanya sendiri. Apa sih susahnya? Buat apa bikin partai kira-kira kalau ternyata bawahannya orang lain. Kan kalau orang banyak mikir sederhananya begitu. Dia tidak tuh. Saya melihat itu sebagai sesuatu yang saya hormat, respek," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI