Masjid Al-Aqsa Ditutup 16 Hari Oleh Israel, Larangan Tarawih Pertama Sejak 1967 Guncang Yerusalem

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 17:23 WIB
Masjid Al-Aqsa Ditutup 16 Hari Oleh Israel, Larangan Tarawih Pertama Sejak 1967 Guncang Yerusalem
Ilustrasi Masjid Al-Aqsa (freepik.com)
  • Otoritas Israel menutup akses Masjid Al-Aqsa selama 16 hari, melarang jamaah Muslim Palestina beribadah saat Ramadhan.
  • Penutupan ini diklaim alasan keamanan terkait perang AS-Israel versus Iran, memicu ketegangan di Yerusalem Timur.
  • Dampaknya, warga terpaksa salat di luar tembok kota, mengancam status quo keagamaan situs suci sejak 1967.

Suara.com - Otoritas penjajah Israel dilaporkan telah menutup akses ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem selama 16 hari berturut-turut.

Kebijakan penutupan yang masih berlangsung hingga saat ini dilakukan dengan cara mencegat masuk jamaah Muslim Palestina yang hendak melaksanakan ibadah di situs suci tersebut.

Langkah ini memicu ketegangan hebat di wilayah Yerusalem Timur, mengingat Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu tempat paling suci bagi umat Islam di seluruh dunia.

Rezim Zionis yang mendapatkan dukungan penuh dari Amerika Serikat memberikan dalih bahwa penutupan total tersebut dilakukan atas dasar alasan keamanan.

Pihak otoritas mengklaim tindakan ini berkaitan erat dengan dinamika perang antara Amerika Serikat-Israel terhadap Iran yang hingga kini masih terus berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Alasan keamanan ini menjadi dasar bagi aparat kepolisian dan militer Israel untuk memperketat barikade di gerbang-gerbang menuju kompleks masjid.

Dampak dari penutupan Masjid Al-Aqsa yang terus berlanjut selama beberapa hari terakhir di bulan suci Ramadhan ini sangat dirasakan oleh warga Palestina.

Untuk pertama kalinya, ibadah salat tarawih dan i'tikaf dilarang dilakukan di dalam masjid tersebut pada momen-momen krusial menjelang Idul Fitri.

Situasi ini tercatat sebagai peristiwa pertama yang terjadi sejak dimulainya pendudukan Yerusalem pada tahun 1967 silam, menandakan adanya pergeseran kebijakan yang sangat drastis di wilayah tersebut.

Pemerintah Kegubernuran Yerusalem telah mengeluarkan peringatan keras mengenai adanya eskalasi hasutan berbahaya yang dipimpin oleh organisasi-organisasi ekstremis Bukit Bait Suci terhadap Masjid Al-Aqsa.

Hasutan ini muncul di tengah situasi penutupan yang sedang berlangsung, yang dikhawatirkan akan memicu bentrokan fisik antara warga sipil dan kelompok ekstremis yang mencoba merangsek masuk ke area kompleks suci tersebut.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pembatasan akses tidak hanya menyasar pria dewasa, tetapi juga lansia dan pemuda yang biasanya memadati masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk mencari malam Lailatul Qadar.

Penjagaan ketat di pintu-pintu masuk Kota Tua Yerusalem membuat ribuan jamaah terpaksa melaksanakan salat di jalan-jalan aspal dan trotoar di luar tembok kota, di bawah pengawasan ketat senjata aparat keamanan.

Pihak kegubernuran menekankan bahwa apa yang terjadi tidak dapat dianggap sebagai tindakan keamanan sementara, seperti yang diklaim otoritas penjajah, tetapi lebih merupakan agenda politik dan ideologis yang bertujuan untuk mengubah status quo keagamaan, sejarah, dan hukum yang ada di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Pernyataan ini merujuk pada kekhawatiran jangka panjang bahwa Israel berusaha melakukan pembagian ruang dan waktu di Al-Aqsa, serupa dengan apa yang telah terjadi di Masjid Ibrahimi di Hebron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Tolak Negosiasi Gencatan Senjata Saat Serangan Israel Terus Berlanjut: Kami Siap Membela Diri

Iran Tolak Negosiasi Gencatan Senjata Saat Serangan Israel Terus Berlanjut: Kami Siap Membela Diri

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:46 WIB

Identitas Barista Cantik di Video Netanyahu Terbongkar, Pihak Keluarga Ungkap Fakta Lain

Identitas Barista Cantik di Video Netanyahu Terbongkar, Pihak Keluarga Ungkap Fakta Lain

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:24 WIB

Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel

Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel

News | Senin, 16 Maret 2026 | 15:08 WIB

Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang

Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:48 WIB

Iran Ringkus 500 Mata-mata Musuh, Terlibat Bocorkan Data Serangan Pasca Gugurnya Khamenei

Iran Ringkus 500 Mata-mata Musuh, Terlibat Bocorkan Data Serangan Pasca Gugurnya Khamenei

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:37 WIB

Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi, Grok: 100 Persen Palsu, Buatan AI

Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi, Grok: 100 Persen Palsu, Buatan AI

News | Senin, 16 Maret 2026 | 12:14 WIB

Kesaksian Anak Selamat Bikin Merinding, Satu Keluarga di Tepi Barat Dibunuh Tentara Israel

Kesaksian Anak Selamat Bikin Merinding, Satu Keluarga di Tepi Barat Dibunuh Tentara Israel

News | Senin, 16 Maret 2026 | 11:42 WIB

Terkini

Dasco Tegaskan Pemerintah Siap Ambil Alih Perusahaan yang Kesulitan untuk Cegah PHK

Dasco Tegaskan Pemerintah Siap Ambil Alih Perusahaan yang Kesulitan untuk Cegah PHK

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:44 WIB

Audiensi dengan Serikat Pekerja, Dasco Minta Buruh Segera Siapkan Materi Isi UU Ketenagakerjaan

Audiensi dengan Serikat Pekerja, Dasco Minta Buruh Segera Siapkan Materi Isi UU Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:36 WIB

DPR Buka Ruang untuk Buruh Susun UU Ketenagakerjaan, Target Rampung 2026

DPR Buka Ruang untuk Buruh Susun UU Ketenagakerjaan, Target Rampung 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:29 WIB

Curhat Driver Ojol di May Day 2026: Potongan Ganda Bikin Penghasilan Tergerus hingga 40 Persen

Curhat Driver Ojol di May Day 2026: Potongan Ganda Bikin Penghasilan Tergerus hingga 40 Persen

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:24 WIB

May Day 2026: Ratusan Buruh Mulai Kepung Gedung DPR, Aksi Besar Digelar Usai Salat Jumat

May Day 2026: Ratusan Buruh Mulai Kepung Gedung DPR, Aksi Besar Digelar Usai Salat Jumat

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:20 WIB

Ambisi Baru Prabowo: Bangun Kota Buruh Terintegrasi, Hunian hingga Transportasi Disubsidi

Ambisi Baru Prabowo: Bangun Kota Buruh Terintegrasi, Hunian hingga Transportasi Disubsidi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:08 WIB

Di Depan Peserta Aksi May Day, Prabowo Umumkan UU PPRT Disahkan: Akhiri Penantian 22 Tahun

Di Depan Peserta Aksi May Day, Prabowo Umumkan UU PPRT Disahkan: Akhiri Penantian 22 Tahun

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:58 WIB

Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026

Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:51 WIB

Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair

Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:41 WIB

Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?

Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:38 WIB