Ribuan Warga Australia Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir Besar

SiswantoABC Suara.Com
Senin, 17 Oktober 2022 | 23:51 WIB
Ribuan Warga Australia Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir Besar
Banjir yang merendam bangunan di Melbourne, Victoria, Australia. (William WEST / AFP)

Suara.com - Ribuan warga Australia terpaksa mengungsi karena banjir serta masih ada ancaman hujan deras dan sungai yang meluap.

Saat ini banjir terjadi di sejumlah kawasan di negara bagian Victoria, New South Wales, serta Tasmania. 

Banjir juga merusak dan memutuskan jalan sejauh ratusan kilometer di negara bagian Victoria.

Senin pagi (17/10), Perdana Menteri Australia mengunjungi Forbes, salah satu kawasan yang terdampak banjir di New South Wales.

PM Anthony Albanese mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah menjadi relawan, juga petugas gawat darurat yang terus berupaya mengatasi dan membantu warga.

"Tapi masih akan ada perkiraan hujan turun pekan ini dan situasi yang tetap akan sangat membahayakan," ujar PM Albanese.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI