Piton Telan Penyadap Karet, Bagaimana Ular Bisa Menelan Manusia Utuh?

Siswanto, BBC

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:21 WIB
Piton Telan Penyadap Karet, Bagaimana Ular Bisa Menelan Manusia Utuh?
BBC

Suara.com - Kasus ular piton menelan manusia kembali terjadi di Indonesia. Kali ini korbannya adalah seorang perempuan bernama Jahrah, warga Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi.

Kejadian bermula ketika perempuan berusia 52 tahun itu pergi ke kebun untuk menyadap karet pada Minggu (23/10).

Namun, hingga sore dia tidak kunjung pulang ke rumah yang kemudian dilaporkan hilang setelah sempat dicari keluarga dan warga.

"Korban pergi ke kebun miliknya untuk menyadap karet, tetapi hingga pukul 18.00 WIB korban belum pulang ke rumahnya, sehingga sang suami menjemput korban ke lokasi kebun dan tidak berhasil menemukan korban," papar Kapolsek Betara Jambi, AKP S Harefa, seperti dilansir detik.com, Rabu (26/10/2022).

Saat tiba di lokasi, suami Jahrah hanya menemukan sandal, pisau deres, jilbab, dan jaket milik Jahrah. Kemudian, suami Jahrah melaporkan kejadian itu ke Desa Terjun Gajah untuk meminta bantuan pencarian istrinya.

Masyarakat setempat lantas melakukan pencarian Jahrah di kebun karet tersebut.

Baca juga:

Keesokan harinya, sekitar pukul 09.00 WIB, mereka menemukan ada kejanggalan pada seekor ular piton sepanjang tujuh meter.

"Kita sudah melakukan pencarian dari Minggu malam dan setelah kita lanjutkan pencarian pada hari ini, masyarakat melihat dan menemukan ular piton yang besar yang ada di semak perkebunan warga," kata Kepala Desa Terjun Gajah, Anton, pada Senin (24/10), sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

baca juga

Birin, seorang warga setempat, mengaku masyarakat beraksi lantaran curiga pada penampakan ular piton tersebut.

"Ular itu ditangkap dan kemudian dibunuh warga. Karena curiga perutnya yang besar, maka dibedah. Di sana kita temukan jenazah Ibu Zahara," kata Birin kepada Kompas.com.

Birin menjelaskan, saat ditemukan Jahrah sudah meninggal dunia. Tidak ada yang melihat dia ditelan ular, karena dia menyadap karet sendirian.

Tubuh mendiang Jahrah masih utuh diduga karena korban baru dimangsa oleh ular tersebut.

"Tubuh korban juga tidak hancur ketika ditemukan di dalam tubuh ular, lantaran diduga baru dimangsa," jelas Kapolsek Betara Jambi, AKP S Harefa.

Setelah ditemukan warga, jasad Jahrah langsung dibawa ke rumah duka. Korban juga sudah dimakamkan di TPU setempat.

Kasus kesekian ular piton telan manusia di Indonesia

Kejadian yang menimpa mendiang Jahrah adalah kasus kesekian ular piton menelan manusia di Indonesia.

Pada 2017, seekor ular piton atau sanca kembang dengan panjang mencapai tujuh meter di Desa Salubiro, Karossa, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dilaporkan memangsa seorang petani kelapa sawit di desa tersebut. 

Pada 2018, seorang perempuan usia 54 tahun di Muna, Sulawesi Tenggara, ditemukan dalam tubuh seekor ular sanca sepanjang tujuh meter.

Sejauh ini ular yang menelan manusia, di Indonesia, jenisnya sama, ular sanca kembang (Python reticulatus), menurut Herna Hadi Prasetyo, dari lembaga penanganan ular, Sioux Indonesia.

Jenis ular ini ada di hampir seluruh wilayah Indonesia, kecuali di Papua.

Mereka memangsa mamalia ukuran besar, yang bisa 10 kali lebih besar dari ukuran mulut mereka, kata Herna.

Bagaimana ular piton bisa memangsa manusia?

Ular piton atau sanca kembang (Python reticulatus) merupakan ular yang sangat kuat.

Mereka melumpuhkan lawan atau mangsa dengan melilitnya, dan menghancurkannya, membunuhnya sampai mati lemas atau menderita serangan jantung.

Namun memakan mangsanya adalah masalah lain. 

Ular piton tidak mengunyah makanan mereka, mereka harus menelan utuh mangsanya. Untungnya rahang mereka dihubungkan oleh berbagai ligamen yang sangat fleksibel, sehingga rahangnya mampu meregang jika memakan mangsa dalam ukuran besar. 

"Faktor yang membatasi adalah tulang belikat manusia karena mereka tidak bisa dilipat," ujar Mary-Ruth Low, staf konservasi & riset dari lembaga Wildlife Reserves Singapore sekaligus pakar ular piton mengatakan kepada BBC dalam wawancara beberapa waktu lalu. 

Menurut Herna, ular sanca biasanya menanti di atas pohon, untuk kemudian ketika mangsanya lewat dia akan menjatuhkan diri, lalu membelitnya. 

Tapi sesekali mereka bisa bernasib nahas. Seperti yang dialami seekor ular di Riau, Oktober tahun lalu: orang yang diserangnya bisa melawan. 

Dan akhirnya ular sanca itu yang mati dan jadi santapan warga desa. 

Tentang ular piton atau sanca kembang

  • Hewan ini merupakan ular terpanjang di dunia. Panjang ular ini diyakini mampu mencapai lebih dari 10 meter.
  • Berdasarkan catatan Guinness World Records, ular piton yang berhasil ditangkap dan dimasukan ke penangkaran di Kansas City, AS, memiliki panjang 7,6 meter.
  • Hewan ini tinggal di dalam hutan, biasanya jarang terlihat dan takut terhadap kehadiran manusia.
  • Seringkali dianggap sebagai hewan suci di beberapa wilayah di Indonesia.
  • Merupakan salah satu dari puluhan spesies python, yang ditemukan di Afrika sub-Sahara, Australia, Nepal, India, Sri Lanka, Myanmar, China, dan Asia Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Bakauheni

Terungkap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Bakauheni

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:49 WIB

Diduga Protes Pemotor Rampas Hak Pejalan Kaki, Pria Ini Bentangkan Ular 2 Meter di Trotoar

Diduga Protes Pemotor Rampas Hak Pejalan Kaki, Pria Ini Bentangkan Ular 2 Meter di Trotoar

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 18:22 WIB

Buton Selatan Geger: Petani 63 Tahun Ditelan Ular Piton 8 Meter, Warga Curiga Lihat Perutnya Aneh

Buton Selatan Geger: Petani 63 Tahun Ditelan Ular Piton 8 Meter, Warga Curiga Lihat Perutnya Aneh

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 10:58 WIB

Sadis! Pria Ini Melakukan Upaya Pembunuhan Menggunakan Ular Piton

Sadis! Pria Ini Melakukan Upaya Pembunuhan Menggunakan Ular Piton

News | Senin, 24 Februari 2025 | 12:01 WIB

Lansia Dililit Ular 2 Jam, Penyelamatan Dramatis Dilakukan oleh Polisi

Lansia Dililit Ular 2 Jam, Penyelamatan Dramatis Dilakukan oleh Polisi

News | Jum'at, 20 September 2024 | 14:46 WIB

Rayakan Ultah, Pecinta Reptil Tidur Bersama Puluhan Ular Piton Raksasa: Pesta Paling Keren!

Rayakan Ultah, Pecinta Reptil Tidur Bersama Puluhan Ular Piton Raksasa: Pesta Paling Keren!

News | Senin, 16 September 2024 | 22:00 WIB

Ular Piton Diternakkan di Thailand, Dagingnya Jadi Sumber Protein Alternatif

Ular Piton Diternakkan di Thailand, Dagingnya Jadi Sumber Protein Alternatif

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 00:00 WIB

Tragis! Ular Piton Kembali Makan Korban, Perempuan di Luwu Tewas Ditelan

Tragis! Ular Piton Kembali Makan Korban, Perempuan di Luwu Tewas Ditelan

Video | Sabtu, 06 Juli 2024 | 14:05 WIB

Heboh Video Piton Telan Perempuan Tua, Publik: Salah Ular atau Manusia?

Heboh Video Piton Telan Perempuan Tua, Publik: Salah Ular atau Manusia?

Lifestyle | Selasa, 07 Mei 2024 | 16:30 WIB

Sopir Travel Geram, Baru Sadar Bawa Paket Berisi Ular Piton Usai Lepas dari Karung

Sopir Travel Geram, Baru Sadar Bawa Paket Berisi Ular Piton Usai Lepas dari Karung

News | Rabu, 24 April 2024 | 11:48 WIB

Terkini

Berkat Inovasi Digital dan Layanan Nasabah, BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Berkat Inovasi Digital dan Layanan Nasabah, BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Bekaci | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Dinkes DKI Klaim Kenaikan DBD Cuma Pola Musiman, DPRD: 1.314 Kasus Bukan Sekadar Statistik!

Dinkes DKI Klaim Kenaikan DBD Cuma Pola Musiman, DPRD: 1.314 Kasus Bukan Sekadar Statistik!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:41 WIB

BRI Sabet 36 Penghargaan TBCCI 2026, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah

BRI Sabet 36 Penghargaan TBCCI 2026, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah

Surakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:39 WIB

BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina dan BRImo Jadi Pendukung Utama

BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina dan BRImo Jadi Pendukung Utama

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Transformasi Layanan Makin Kuat, BRI Boyong 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Transformasi Layanan Makin Kuat, BRI Boyong 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Kapan Waktu yang Tepat Pakai Skincare Malam? Ini Jawabannya agar Kulit Glowing Maksimal!

Kapan Waktu yang Tepat Pakai Skincare Malam? Ini Jawabannya agar Kulit Glowing Maksimal!

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Banyak Antrean di Berbagai Daerah, Cadangan Stok BBM Aman?

Banyak Antrean di Berbagai Daerah, Cadangan Stok BBM Aman?

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Inovasi Digital Sukses Mengantarkan BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Inovasi Digital Sukses Mengantarkan BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Profil Aisyah Thisia Halijam, Istri Gubernur Kalteng yang Fashion Show di Tengah Karhutla

Profil Aisyah Thisia Halijam, Istri Gubernur Kalteng yang Fashion Show di Tengah Karhutla

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:29 WIB

BRI Raih 36 Penghargaan di The Best Contact Center Indonesia 2026 Berkat Transformasi Layanan

BRI Raih 36 Penghargaan di The Best Contact Center Indonesia 2026 Berkat Transformasi Layanan

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:28 WIB

×